Soal Ujian CPNS 2013

Soal Ujian CPNS 2013

Soal CPNS 2014, Pelajari Materi 4 Pilar Kebangsaan Ini

Soal CPNS 2014 – Bagi para pelamar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), silakan belajar yang serius jika tak ingin gagal total. Nah, agar materi yang dipelajari lebih fokus, perhatikan Peraturan Kepala BKN Nomor 9 tahun 2012 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan CPNS, yang di dalamnya memuat kisi-kisi soal tes CPNS.

Ada tiga kelompok soal CPNS Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang diujikan, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Masing-masing kelompok soal harus mencapai skor yang ditetapkan, dengan kata lain menggunakan passing grade. Kalau tidak memenuhi, formasi dibiarkan tetap kosong.

“Soal tes CPNS tidak saja untuk menguji kemampuan intelegensia, tetapi juga karakteristik pribadi seseorang, karena sebagai CPNS nantinya harus bisa melayani masyarakat. Selain itu, CPNS juga harus memahami dan menjiwai hal-hal terkait dengan wawasan kebangsaan,” kata Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPAN-RB) Tasdik Kinanto kepada wartawan di Jakarta, kemarin (29/9).

TKD dimaksudkan untuk menggali pengetahuan, keterampilan,dan sikap/perilaku peserta ujian yang meliputi wawasan nasional, regional, dan internasional maupun kemampuan verbal, kemampuan kuantitatif, kemampuan penalaran, kemampuan beradaptasi, pengendalian diri, semangat berprestasi, integritas, dan inisiatif.

Untuk tes Wawasan Kebangsaan, ini menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai nilai 4 Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi : Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, hineka Tunggal Ika; dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Materi yang diujikan menyangkut antara lain sistem tata negara Indonesia, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa indonesia secara baik dan benar.

Sementara, tes Intelegensi Umum dimaksudkan untuk menilai Kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tertulis

Para peserta tes CPNS juga perlu belajar matematika dasar. Karena sesuai Peraturan Kepala BKN Nomor 9 Tahun 2012 itu, juga disebutkan adanya materi kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka.

Para peserta juga akan diukur Karakteristik Pribadi-nya untuk menilai integritas diri, semangat berprestasi, orientasi pada pelayanan, dan sebagainya.

Sedagkan Tes Kompetensi Bidang (TKB) dimaksudkan untuk mengukur kemampuan dan jabatan atau pekerjaan. Bagi pelamar Guru Matematika misalnya, materi ujian pengetahuan substansi yang berkaitan dengan pendidikan matematika.

Nah, khusus tenaga tertentu, juga ada ujian praktek. Contoh ujian praktek untuk jabatan di bidan. Juga untuk tenaga SAR harus memiliki kemampuan berenang dan mendaki gunung.

Untuk jabatan Pranata Komputer harus memiliki kemampuan mengoperasionalkan dan atau membangun aplikasi komputer. (sam/jpnn)

Contoh Soal CPNS 2014, Klik Disini

Ini Jumlah Soal CPNS 2013 Jalur Umum dan Nilai Kelulusan

Soal CPNS– Tes CPNS 2013 jalur umum melalui sistem Lembar Jawaban Komputer (LJK) secara serentak (kecuali Papua) akan dilaksanakan tanggal 3 November 2013 (4 hari lagi). Semua peserta ujian tentu sudah mempersiapkan diri, berlomba-lomba memperoleh nilai tinggi dengan berbagai cara tentunya dengan cara yang benar (belajar).

Pertanyaannya berapa nilai agar lulus CPNS jalur umum sistem LJK yang digelar 3 November nanti?

Berikut keterangannya berdasarkan Peraturan Menpan RB no 35 tahun 2013 tentang Nilai Ambang Batas TKD Seleksi CPNS dari Pelamar Umum Tahun 2013.

Jumlah Soal CPNS LJK Jalur Umum

Berbeda dengan sistem CAT CPNS dengan jumlah soal CPNS TKD 100 soal, jumlah soal CPNS 2013 jalur umum LJK yang diberikan nanti adalah sebanyak 120 soal CPNS. Berikut rinciannya:

  • Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) = 45 Soal
  • Soal Tes Intelejensi Umum (TIU) = 35 Soal
  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) = 40 Soal

Masing-masing nilai yang diberikan untuk menjawab soal benar 1 adalah 4 poin. Jadi total nilai adalah 480 Poin.

Nilai Kelulusan CPNS LJK Jalur Umum

Kemudian agar dinyatakan lulus TKD, untuk nilai ambang batas minimal kelulusan (passing grade) sistem ujian CPNS LJK ini adalah sebagai berikut:

  • Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) = minimal 60% atau menjawab benar 27 soal dari 45 soal.
  • Soal Tes Intelejensi Umum (TIU) = minimal 50% atau menjawab benar 18 soal dari 35 soal.
  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) =minimal 40% atau menjawab benar 16 soal dari 40 soal.

Jadi agar bisa lulus passing grade TKD CPNS LJK harus menjawab benar 61 Soal dari jumlah soal 120 soal dengan total nilai 242.

Apa kamu bisa mencapainya..? Semoga, dan terus semangat belajarnya sebelum hari H.

Tapi tidak berhenti disitu. Pada tahap akhir agar benar-benar lulus tahap seleksi TKD CPNS ini, jika banyak yang lulus passing grade, maka dilakukan pemeringkatan yang berhak mengikuti TKB yaitu tiga kali lipat dari kuota yang tersedia. Misalnya yang lulus passing grade adalah 1.000 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 50 orang, maka yang berhak ikut TKB adalah 150 orang dengan nilai tertinggi.

Susah ya lulus CPNS…? Tentu tidak bagi yang mau berusaha 🙂

Latihan Praktek Ujian CAT CPNS : Dengan aplikasi simulasi interaktif Belajar jadi senyaman main Game. Informasi lengkap Baca Disini

Soal CPNS Honorer Kategori 2 Banyak Menjebak

CPNS Honorer K2 – Pelaksanaan ujian tulis atau tes kompetensi dasar (TKD) rekrutmen CPNS baru semakin dekat. Jadwal resmi yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menyebutkan TKD dilaksanakan pada 3 November mendatang.

Menteri PAN-RB Azwar Abubakar menuturkan, seluruh peserta ujian CPNS tidak boleh meremehkan soal yang akan diujikan. “Khusus bagi pelamar kelompok tenaga honorer kategori II juga diminta tidak meremehkan,” katanya.

Azwar menuturkan, scoring atau penilaian hasil ujian pelamar honorer itu tetap dari soal ujian yang dikerjakan. Bukan dari lama mereka mengabdi sebagai tenaga honorer.

“Kami berupaya benar-benar menyaring tenaga honorer kategori II berdasarkan kualitas kompetensinya,” ujar Azwar.

Saat ini Kemen PAN-RB memperkirakan jumlah tenaga honorer kategori II di seluruh instansi mencapai 500 ribu orang lebih. Tetapi untuk tahun ini, kuota pengangkatannya hanya sekitar sepertiganya atau 150 ribu formasi.

Azwar berharap tenaga honorer harus mempersiapkan diri menghadapi ujian sejak dini. Dia mengatakan pengalaman tahun lalu banyak sekali soal-soal ujian yang mengecoh peserta ujian.

Sehingga para peserta ujian TKD mendapatkan nilai di bawah ambang batas atau passing grade kelulusan. Materi ujian tulis TKD yang akan diujikan terdiri dari wawasan kebangsaan, intelegensia umum, dan karakteristik pribadi. “Semua kategori soal ujian itu harus dipelajari,” katanya.

Saat ini muncul tudingan bahwa pemerintah sengaja mempersulit pengangkatan tenaga honorer kategori II. Pengangkatan ini berbeda jauh dengan tenaga honorer kategori I yang diangkat langsung menjadi CPNS tanpa tes. Tetapi Azwar menampiknya. Dia menyebut skema pengangkatan honorer kategori II dengan ujian tulis ini sudah seadil-adilnya.

“Siapa yang berhak ya diangkat menjadi CPNS. Tetapi yang tidak, ya tidak diangkat,” katanya. Keputusan pengangkatan melalui ujian tulis itu diambil karena jumlah tenaga honorer kategori II sangat banyak.

Kondisi itu terjadi karena instansi selama ini seenaknya merekrut pegawai tanpa melalui prosedur rekrutmen CPNS resmi. (wan/JPNN)

Ini Nilai Passing Grade Kelulusan CPNS 2013 Jalur Umum

Passing Grade CPNS – Kemenpan RB telah menetapkan passing grade kelulusan CPNS 2013 untuk pelamar umum adalah 400 poin. Logikanya, peserta yang tidak tembus 400 poin, dinilai gagal karena kecerdasannya tidak memenuhi standar yang dibutuhkan.

Dan untuk memperoleh nilai passing grade (nilai batas kelulusan) tersebut ternyata sangat sulit. Hal ini dilihat dari hasil ujian CAT yang sudah dilakukan beberapa kementerian belum ada yang dinyatakan lulus.

“Iya memang pak menteri menetapkan batas minimal nilai kelulusan 400. Tapi hingga hari ini belum ada yang capai angka itu. Kita berharap banyak yang akan lulus karena tesnya berakhir November,” tutur Kepala Biro SDM dan Umum yang juga Plt Karo Hukum dan Humas KemenPAN-RB, Otok Kuswandaru kepada JPNN, Rabu (2/10).

Parahnya, Hingga hari keempat penerimaan CPNS 2013 lewat sistem computer assisted test (CAT), belum ada satupun peserta yang memperoleh poin 400 passing grade (batas minimal kelulusan). Hasil tertinggi hanya hanya 383 poin yang diraih peserta seleksi CPNS di di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), disusul 381 peserta dari Kementerian Luar Negeri.

Rendahnya perolehan nilai ini, menyita perhatian pemerintah. Pasalnya MenPAN-RB Azwar Abubakar telah menetapkan passing grade untuk pelamar umum adalah 400. Logikanya, peserta yang tidak tembus 400, dinilai gagal karena kecerdasannya pas-pasan.

Dia membeberkan, hingga hari ini, satu-satunya peserta yang bisa mencapai angka 425 hanya satu pelamar dari STAN. “Alumni STAN  ini lulus waktu penerimaan CPNS di Kementerian Keuangan yang digelar Agustus lalu. Pesertanya sekitar 3500 orang khusus lulusan STAN,” bebernya.

Otok berharap, dalam dua bulan ini akan banyak peserta yang lulus passing grade. Mengingat materi yang dites, tingkat kesulitannya setingkat di bawah ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri.

“Yang diterima CPNS kali ini adalah orang-orang cerdas dan brilian otaknya. Jadi bukan modal uang atau punya kenalan pejabat,” tegasnya.

Contoh Soal CPNS Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Soal CPNS Wawasan Kebangsaan – Soal CPNS yang diujikan bagi setiap peserta ujian CPNS dikenal dengan istilah Tes Kompetensi Dasar (TKD). Tes TKD ini sendiri terdiri dari tiga bidang tes dengan soal CPNS yang berbeda. Ketiga bidang TKD tersebut adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelejensi Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Diantara ketiga bidang soal TKD tersebut yang sering menjebak adalah pada tes wawasan kebangsaan (TWK). Hal ini diakui oleh menteri Kemenpan RB berdasarkan pelaksanaan ujian CPNS yang sudah dilakukan. Menurut menteri para pelamar CPNS agar serius belajar mengenai wawasan kebangsaan.

Berdasar pengalaman tes CPNS tahun 2012, banyak peserta tes yang tidak lulus lantaran nilai wawasan kebangsaannya tidak memenuhi passing grade. “Bahkan ada di antaranya yang melamar untuk menjadi dosen dan dokter. Nilai mereka tinggi untuk intelegensia umum dan karakteristik pribadi, tetapi wawasan kebangsaannya rendah,” ujar Azwar Abubakar di Jakarta, kemarin seperti diberitakan JPNN.

Bukti lainnya adalah tes CPNS 2013 yang sudah dijalankan pada Kemenpan RB. Tanda-tanda sulitnya merebut kursi CPNS disampaikan Kepala Biro SDM dan Umum yang juga Plt Karo Hukum dan Humas KemenPAN-RB Oto Uswandaru. Dia menyebutkan,  dua hari tes CPNS 2013 di Kemenpan-RB, belum ada satupun peserta mendapatkan poin 400 sesuai passing grade (nilai minimal standar kelulusan). Nilai tertinggi baru 383. Salah satu kendala paling dominan kemungkinan sulitnya peserta menyelesaikan Tes Wawasan Kebangsaan ini.

Apa Itu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)?

Soal CPNS Wawasan Kebangsaan adalah soal CPNS yang akan mengukur kemampuan wawasan berbangsa dan bernegara seorang calon PNS. Soal ini adalah merupakan gabungan soal dari Pancasila, UUD 1945, Sejarah Indonesia, Wawasan Nusantara dan pengetahuan berbangsa dan bernegara.

Contoh Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Tes Wawasan kebangsaan itu berisi empat pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Sejarah juga termasuk di dalamnya. Contoh soal Wawasan Kebangsaan ini seperti peristiwa Rengas Dengklok, siapa itu Sukarni, tanggal bersejarah bagi bangsa Indonesia, peristiwa penting pada perang kemerdekaan, sumpah pemuda, poin-poin ketetapan MPR dan sebagainya.

Berikut satu contoh tampilan aplikasi latihan soal CPNS Wawasan Kebangsaan, Klik Untuk Menjalankan.

Untuk mendownload bahan latihan yang lebih lengkap termasuk tips-tips cara menjawab soal CPNS wawasan kebangsaan kunjungi situs pengembangnya disini.

Cara Mempelajari Soal Wawasan Kebangsaan

Satu-satunya cara untuk mempelajari tes wawasan kebangsaan agar memperoleh nilai yang baik dalam setiap tes penerimaan CPNS adalah dengan membaca materi-materi wawasan kebangsaan sesering dan sebanyak mungkin. Namun kendalanya adalah karena banyaknya materi wawasan kebangsaan yang harus dipelajari sementara tidak dapat diprediksi materi yang mana yang akan diujikan. Solusinya adalah dengan fokus mempelajari soal-soal CPNS pada tahun-tahun sebelumnya.

Tambahan saat ini sudah ada pengembang yang membuat soal CPNS dalam bentuk software. Didalamnya disajikan ribuan soal CPNS termasuk didalamnya soal tes wawasan kebangsaan dari tahun-tahun sebelumnya. Kelebihannya adalah karena dalam bentuk software maka belajar soal CPNS menjadi lebih mudah dan cepat, sangat nyaman dibanding belajar dengan menggunakan buku. Untuk mendapatkan software ini anda bisa mengunjungi situs pengembangnya di link ini.

Ini Proses Ujian CAT CPNS, 1 Soal 54 Detik

Tes CAT CPNS 2013 – Tes CPNS sistem CAT (Computer Assisted Test) pada penerimaan CPNS 2013 dipastikan berlangsung ketat. Tidak hanya jumlah peserta tes yang yang memperebutkan formasi perbandingan jumlahnya sangat jauh, tetapi, soal-soal yang diujikan juga cukup banyak dengan sistem baru CAT ini.

Untuk mengerjakan 100 soal CAT CPNS hanya diberi waktu 90 menit. Berarti satu soal tes harus bisa dikerjakan dalam waktu kurang dari satu menit atau sekitar 54 detik.

Padahal, ada tiga bidang yang bakal diujikan dalam tes CPNS tersebut. Yakni, wawasan kebangsaan, inteligensi umum, dan karakteristik personal atau semacam tes psikologi. Ada kemungkinan setiap bidang terdiri atas 33 soal yang harus dihadapi peserta.

Soal tes CAT CPNS tiga bidang bakal diujikan tersebut dibikin pemerintah pusat. Karena itu, instansi penerima CPNS 2013 tidak mengetahui sama sekali konsep setiap bidang yang diujikan.

Namun, yang paling utama adalah soal tersebut berbentuk multiple choice atau pilihan ganda. Setiap peserta tes bisa memilih satu jawaban terbaik di antara empat jawaban yang ada. “Tinggal memilih”.

CPNS CAT (Computer Assisted Test)

CPNS CAT (Computer Assisted Test)

Bentuk soal bisa jadi mirip dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, ada perbedaan mencolok dalam tes CPNS kali ini. Yaitu, cara menjawab. Jika tahun sebelumnya peserta tes menulis jawaban di lembar jawaban (LJK) atau di kertas, tahun ini CPNS paling tidak harus bisa mengoperasikan komputer.

Sebab, tahun ini mereka mengerjakan soal di depan komputer. Dipastikan peserta dilarang menggunakan keyboard. Setelah peserta memasukkan password dengan menggunakan keyboard, perangkat tersebut akan diambil pengawas.

Lalu, bagaimana peserta bisa mengerjakan soal tes? Penggunaan mouse sangat representatif. Peserta tes CPNS tinggal mengeklik setiap jawaban yang dinilai paling benar. “Tinggal klik”.

Ketatnya tes CPNS tersebut bukan berarti tidak memungkinkan peserta mengerjakan soal dengan curang, seperti menyontek. Namun, langkah tersebut bisa menjadi blunder. Sebab, Sistem CAT CPNS memastikan tes dengan sistem computer assisted test (CAT) tersebut dibuat acak untuk setiap peserta. Jadi berbeda soal antar setiap peserta.

Peserta jangan sekali-sekali menyontek saat mengerjakan soal. Sebab, di antara 100 soal, semua diacak komputer. Contohnya, soal nomor 1 milik salah seorang peserta dipastikan berbeda dengan peserta yang lain. “Jangan menyontek karena malah salah.”

Terkait jadwal pelaksanaan tes CAT CPNS antar setiap instansi berbeda-beda tergantung kesiapannnya. Informasi jadwal ujian CAT termasuk lokasi ujian dapat diperoleh pada pengumuman masing-masing instansi.

Tes CPNS dengan menggunakan komputer tersebut bakal offline atau tidak tersambung dengan internet. Namun, ada sebuah server yang menghubungkan setiap komputer (Intranet). Hal itu ditujukan untuk mengantisipasi adanya upaya hacker mencuri data atau lainnya.

Setelah peserta selesai mengerjakan tes, data pada server tersebut akan dibawa pengawas ujian yang ditunjuk pemerintah pusat. Pengawas yang langsung membawa data ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dijamin Soal CPNS 2013 Tidak Bocor

Soal CPNS 2013 – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar menyaksikan penandatanganan pakta integritas penyelenggaraan seleksi CPNS tahun 2013, oleh Ketua Pelaksana Panselnas beserta jajarannya. Acara yang dilaksanakan di ruang Sriwijaya Kementerian PANRB Jakarta, Selasa (24/9) juga disertai dengan penyerahan master soal tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB) untuk seleksi CPNS pelamar umum dan honorer kategori 2 (K-2) tahun 2013.

Pakta integritas penyelenggaraan seleksi CPNS tahun 2013 ditandatangani oleh Ketua Pelaksana Nasional Panselnas Eko Soetrisno yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Ketua Tim Konsorsium 10 PTN Ainun Na’im, Ketua Tim Pengawas Mardiasmo yang juga Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Ketua Tim Audit Teknologi Marzan A. Iskandar yang juga Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Ketua Tim Pengaman Soal Djoko Setiadi yang juga Kepala lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), Koordinator Distribusi dan Pengumpulan LJK Sulardi (Deputi BKN), Koordinator Pengolahan Hasil Test Yulina Setiawati (Deputi BKN).

Dalam kesempatan itu, Menteri selaku Ketua Tim Pengarah Panselnas Seleksi CPNS 2013 menegaskan agar seluruh Panselnas bekerja dan berjalan sebagai satu tim, bukan hanya tempel nama.

“Untuk melawan calo, kita harus bergandengan tangan dengan semua pihak, mulai BPPT, Kemendikbud, konsorsium 10 PTN, Lemsaneg, Polri, BIN, BPKP, Ombudsman, ICW, dan media massa,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (25/9).

Diingatkan bahwa pekerjaan ini merupakan tugas kebangsaan. Diibaratkan, memilih bibit pohon meranti atau jati harus dipastikan, tidak ada virus, lurus, batangnya bagus agar 30 tahun mendatang menghasilkan kayu yang bagus, tidak bolong, dan tidak sekadar menjadi kayu bakar.

“Saya selalu cerewet untuk mengatur agar terjadi perubahan. Menambah keyakinan muda mudi supaya tidak ada permainan, dan berharap akan ada efek positif yang bisa didapat,” tambahnya.

Melalui penandatanganan pakta integritas ini diharapkan ada komitmen dari seluruh anggota panitia seleksi nasional. Jangan ada terpikir untuk macam-macam.

“Cek and ricek, karena pihak yang mengganggu memiliki kekuatan besar sekali. Kita ini sedang meluruskan perjalanan NKRI, untuk meraih kembali kepercayaan anak bangsa. Buktikan dengan kerja keras, cerdas,” tandas Menteri.

Ketua Pelaksanana Seleksi CPNS 2013, Eko Sutrisno mengungkapkan, instansi yang akan melakukan tes dengan sistem lembar jawaban komputerr (LJK), hari ini memperoleh master soal dari konsorsium, kemudian dilakukan inscribe oleh Lemsaneg, dan dikirim ke instansi untuk penggandaan dan seterusnya.

Adapun instansi yang menggunakan sistem computer assisted test (CAT), terdiri dari 70 instansi, yakni 50 instansi pusat, ada 8 pemerintah provinsi, dan 12 kabupaten/kota.

“Sebenarnya CAT tidak didesain untuk massal, tapi saat ini terus bergulir. Dalam tiga bulan ke depan, kami akan melakukan kerjasama dengan setiap instansi agar menyiapkan infrastrukturnya,” ujar Kepala BKN.

Di tempat yang sama, Kepala Lemsaneg Djoko Setiadi mengatakan, tugas yang dilakukan dalam pelaksanaan seleksi CPNS ini merupakan sebuah karya kebersamaan untuk kepentingan nasional yang harus didukung oleh semua sistem dan komponennya.

“Seluruh sektor saling mengisi, menguatkan dan mengamankan. Sehingga lancar, tertib, aman, transparan, akuntabel, humanis dan bisa dipertanggungjawabkan,” ucapnya.

Dikatakan, pihaknya ditugaskan utnuk menjaga keamanan informasi untuk menjamin keamanan master soal yang dikirimkan ke instansi. Namun diakui bahwa pengamanan secara fisik tidak kalah pentingnya, mulai saat soal dicetak.

Lemsaneg juga akan melaksanakan pemeriksaan keamanan di tempat-tempat pelaksanaan CAT.

“Komputer sangat rawan, karena itu harus bekrjasama dengan Mabes Polri. Soal datang dari Mabes Polri dan akan dibuka di polda, sudah dikunci master soalnya,” tutur Djoko.

Pengawasan mesin cetaknya dilakukan 24 jam. Untuk pengamanan informasi juga harus didukung oleh semua komponen, dengan standar operating procedure (SOP) yang jelas, harus ditaati bersama dan didukung dengan SDM yang mumpuni.

“SDM harus mengerti betul tugasnya dan punya kemampuan yang baik. Kalau semua langkah itu berjalan dengan bauik, ditanggung soal tidak akan bocor,” imbuh Djoko Setiadi. [Suara Pembaruan]

Soal CPNS Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Menjebak

Soal CPNS – Bagi para peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS), persiapkan diri Anda dengan baik saat mengikuti tes kompetensi dasar (TKD), khususnya soal CPNS tes wawasan kebangsaan (TWK). Menurut Asisten Deputi Perencanaan Bidang SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi A Rizal, soal bagian ini sering menjadi titik gagal para peserta. Bahkan, mereka yang sudah bergelar doktor sekali pun.

Rizal mengungkapkan, hal itu pernah terjadi pada 15 orang peserta yang mengikuti seleksi untuk formasi doktor di salah satu PTN di Bandung. Mereka terpaksa tak mengikuti proses selanjutnya karena gagal dalam TKD yang meliputi wawasan kebangsaan, intelegensi umum, serta karakteristik pribadi.

“Bangsa ini kan enggak mau kalau wawasan kebangsaan (aparatnya) diragukan. Perlu orang berintegritas,” kata Rizal, saat ditemui di Kompas Karier Fair (KKF) 2013, di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Sabtu (31/8/2013).

“Tapi mereka sudah cuek lah terkait itu (wawasan kebangsaan). Makanya banyak yang jatuh (gagal) di situ,” ujarnya.

Menurut Rizal, sebenarnya tidak ada posisi yang sulit untuk dipenuhi. Kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan untuk CPNS, standar. Hanya saja, sebagian peserta memang tidak lolos karena tak mengerti soal wawasan kebangsaan, sebelum melangkah ke Tes Kompetensi Bidang (TKB).

Dari data Kemenpan-RB, pada seleksi CPNS tahun lalu, posisi kosong paling banyak di Kementerian Keuangan.

“Tahun 2012 kalau enggak salah itu 16 persen posisi kosong. Kemenkeu yang selama ini selalu penuh, (tahun lalu) kosong 250-an posisi,” kata Rizal.

Kemenpan-RB saat ini tengah berupaya mendapatkan birokrat berintegritas, bersih, dan bebas KKN. [kompas]

Ini Rincian & Jumlah Soal CAT CPNS 2013

Soal CPNS 2013 – Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja seperti diungkapkan dalam website Kemendagri mengatakan, pelaksanaan tes CPNS akan dibagi dalam dua metode. Yaitu sitem yang menggunakan LJK dan sistem CAT.

Pelaksanaan tes CPNS dari pelamar umum dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) akan dimulai pada 29 September 2013. Sedangkan tes CPNS melalui sistem lembar jawaban komputer (LJK) untuk honorer katagori dua maupun pelamar umum akan digelar serentak pada 3 November 2013.

Dengan sistem tes CPNS CAT, peserta diwajibkan menyelesaikan 100 soal CAT CPNS. Soal CAT CPNS ini terdiri dari 35 soal tes wawasan kebangsaan (TWK), 30 soal tes intelegensia umum (TIU), dan 35 soal tes karakteristik pribadi (TKP). Untuk TWK dan TIU, kalau salah nilainya nol, kalau betul nilainya 5.

Untuk mengatasi keadaan itu, harus diciptakan sebuah sistem yang bisa memutus mata rantai transaksi illegal, yang merusak sendi-sendi kehidupan bernegara itu.

Pemerintah yakin, test CPNS dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang akan dilaksanakan mulai tahun 2013 ini dapat menghindari terjadinya praktek-praktek tidak terpuji itu.

Dalam pelaksanaannya, panitia seleksi nasional pengadaan CPNS bekerjasama dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) yang membantu proses pengamanan sistem teknologinya.

“Lemsaneg akan mem-protect supaya soal-soal pada sistem CAT tidak bocor. Dijamin seratus persen aman” imbuh Setiawan.

Download Aplikasi Latihan CAT CPNS Bergaransi

Latihan CAT CPNS – Ujian CPNS sistem Computer Assisted Test (CAT) akan mulai diterapkan pada penerimaan CPNS tahun 2013 melalui jalur umum. Pada tahap awal tes CPNS sistem CAT ini hanya diterapkan oleh instansi tertentu yang sudah sanggup menerapkan CAT. Khusus untuk tes CPNS honorer K2 masih menggunakan sistem LJK (Lembar Jawaban Komputer). Kemudian pada penerimaan CPNS tahun 2014 semua instansi yang membuka lowongan CPNS diwajibkan menggunakan sistem CAT.

Karena sistem CAT CPNS baru pertama kali diterapkan di Indonesia pastinya calon peserta seleski CPNS sistem CAT masih banyak yang bingung seperti apa dan bagaimana sebenarnya cara kerja ujian CAT CPNS.

Dari sisi materi, pada dasarnya ujian sistem CAT dan sistem LJK tidak jauh berbeda. Materi tes CPNS sistem CAT terdiri atas Tes Kompetensi Dasar (TKD), yang kisi-kisinya terdiri dari tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP).

Untuk memahami gambaran bagaimana sistem ujian CAT CPNS, bagi calon peserta ujian CPNS sistem CAT bisa menggunakan aplikasi latihan CAT CPNS. Aplikasi ini dikembangkan oleh pihak ketiga dimana isinya sesuai kisi-kisi resmi soal ujian CPNS.

Aplikasi latihan CAT CPNS harus anda instal di komputer. Setelah di instal anda tinggal menjalankannya. Cara kerja aplikasi latihan CAT CPNS ini cukup dengan mengklik dan klik. Anda harus mengerjakan soal-demi soal sampai selesai dengan batas waktu yang ditentukan persis seperti saat ujian CAT CPNS yang sebenarnya yang akan anda hadapi nanti.

Selesai latihan CAT CPNS dengan Aplikasi CAT CPNS, akan diketahui skor yang anda peroleh, jumlah soal yang benar dan salah serta akan dapat diketahui apakah anda bisa memenuhi passing grade kelulusan CPNS atau tidak. Berikut tampilan aplikasi latihan CAT saat dijalankan di laptop saya:

Tampilan Aplikasi Latihan CAT CPNS

Tampilan Aplikasi Latihan CAT CPNS

Anda juga bisa menginstal aplikasi latihan CAT CPNS langsung ke komputer/laptop anda. Kunjungi situs pengembangnya di link ini: Download Aplikasi Latihan CAT CPNS