CPNS Bidan

Gambaran Syarat Pendaftaran CPNS Untuk Guru, Bidan, Perawat dan Formasi Lain

Syarat Pendaftaran CPNS – Dalam setiap penerimaan CPNS sebanarnya tidak ada diskriminasi dalam penentuan persyaratan pendaftaran CPNS. Tidak ada perbedaan syarat Pendaftaran CPNS baik untuk formasi CPNS Guru, formasi CPNS Bidan, formasi CPNS Perawat dan formasi lainnya baik Fungsional maupun struktural. Secara umum yang membedakan hanya pada ijzah yang diminta dimana disesuaikan dengan formasi yang dibutuhkan.

Judul diatas sengaja kami buat seolah-olah spesifik hanya untuk menanggapi banyaknya pertanyaan teman-teman pada blog ini tentang syarat pendaftaran CPNS khususnya untuk formasi Guru, Bidan dan Perawat.

Persyaratan pendaftaran CPNS nantinya akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman pendaftaran CPNS termasuk didalamnya formasi yang dibutuhkan. Saat ini pengumuman penerimaan CPNS tahun 2018 secara resmi belum diumumkan. Namun banyak teman-teman yang sudah tidak sabar menanyakan apa saja syarat pendaftaran CPNS tahun 2018. Khususnya untuk syarat pendaftaran CPNS guru, bidan dan perawat ini yang paling banyak ditanyakan pada blog ini.

Persyaratan CPNS untuk formasi guru, bidan dan perawat ini sebenarnya sama dengan syarat pendaftaran CPNS formasi lain dan akan berada dalam satu pengumuman secara kolektif.

Dasar penentuan syarat pendaftaran CPNS ini mengacu pada Keputusan kepala badan kepegawaian negara Nomor 11 tahun 2002 Tentang Ketentuan pelaksanaan Peraturan pemerintah nomor 98 tahun 2000 Tentang pengadaan pegawai negeri sipil Sebagaimana telah diubah dengan peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2002 (Silahkan cari mungkin sudah ada ketentuan baru).

Persyaratan berkas CPNS yang ditetapkan tidak akan berbeda jauh dari tahun-ketahun sebelum peraturan tersebut diubah. Hal ini juga bisa dilihat seperti syarat yang diminta saat pendaftaran CPNS tahun 2014 yang lalu. Jika anda sudah tidak sabar menunggu pengumuman resmi pendaftaran CPNS meski saat ini belum dibuka berikut ini adalah gambaran umum persyaratan pendaftaran CPNS tahun untuk formasi guru, bidan dan perawat dan sebenarnya juga berlaku bagi formasi lainnya.

A. PERSYARATAN UMUM PENDAFTARAN CPNS

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. Memiliki Integritas yang tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  4. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai
  5. kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;
  6. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat
  7. sebagai Pegawai Negeri Sipil atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
  8. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil;
  9. Mempunyai kualifikasi pendidikan, kecakapan, keahlian dan keterampilan yang diperlukan;
  10. Berkelakuan baik;
  11. Sehat jasmani dan rohani; dan
  12. Syarat lain yang ditentukan dalam persyaratan jabatan.

B. PERSYARATAN KHUSUS PENDAFTARAN CPNS

  1. Berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) tahun dan setinggi-tingginya 35 (tiga puluh lima) tahun per-1 Desember 2014 (Untuk penerimaan CPNS 2014), ditunjukkan dengan Fotocopy Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku dan sesuai dengan yang tertera pada Ijazah;
  2. Bagi yang usianya lebih dari 35 (Tiga puluh lima) tahun sampai dengan 40 (empat puluh) dapat mengikuti pendaftaran dengan syarat memiliki masa kerja pada instansi pemerintah atau lembaga swasta yang berbadan hukum yang menunjang kepentingan nasional dan masih bekerja terus-menerus sampai dengan dibukanya pendaftaran CPNS, yang dibuktikan dengan melampirkan fotocopy sah surat keputusan bukti pengangkatan pertama dan terakhir; (persyaratan khusus yang digeneralisasi dari syarat pendaftaran CPNS 2012).
  3. Persyaratan administrasi pelamar yakni:
    1. Fotokopi ijazah beserta transkrip nilai
    2. Pasfoto terbaru berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak empat lembar
    3. Fotokopi KTP,
    4. Surat keterangan berbadan sehat dari dokter pemerintah terbaru (asli)
    5. Kartu tanda pencari kerja dari Dinas Tenaga Kerja.

Nantinya pendaftaran CPNS guru, bidan dan perawat serta formasi lain harus dilakukan secara online. Setiap pelamar harus melakukan pendaftaran secara secara online pada situs yang dibuat khusus oleh panitia penerimaan CPNS. Alamat website pendaftaran CPNS ini akan diumumkan saat pengumuman pendaftaran sudah dibuka. Pelamar yang telah melakukan pendaftaran secara online akan mendapatkan nomor pendaftaran.

Setelah melakukan pendaftaran online, peserta wajib mengirimkan berkas pendukung dengan gambaran sebagai berikut :

  1. Surat Lamaran dibuat dengan tulisan tangan sendiri memakai tinta hitam ditujukan Kepada sesuai instruksi pada pengumuman.
  2. Fotocopy KTP yang dilegalisir pejabat berwenang;
  3. Foto Copy Ijazah dan transkrip nilai (masing-masing dilegalisir); Catatan : ijazah yang diakui adalah yang sah dikeluarkan dari Sekolah/Perguruan Tinggi Negeri atau dari Sekolah/Perguruan Tinggi swasta yang terakreditasi atau yang telah mendapat ijin operasional/penyelenggaraan dari DIRJEN DIKTI DEPDIKNAS, serta dilegalisir/disahkan oleh Pejabat yang berwenang;
  4. Surat Keterangan Sehat dari Dokter Pemerintah (asli);
  5. Pas photo terbaru ukuran 4 x 6 cm berwarna sebanyak 3 (tiga) lembar;
  6. Surat Keterangan Pencari Kerja dari Dinas Tenaga Kerja (kartu kuning) asli;
  7. Lamaran dan lampirannya ini kemudian dimasukan dalam amplop kemudian dikirim melalui PO BOX yang ditentukan panitia sesuai batas waktu yang ditentukan.

Selanjutnya akan dilakukan seleksi berkas dan diumumkan nama-nama yang lulus seleksi berkas ini. Bagi yang lulus seleksi berkas akan diberikan nomor ujian tes CPNS dan setelah itu siap mengikuti tes CPNS yang terdiri dari dua tahap yaitu mengerjakan soal tes kompetensi dasar (TKD), kemudian bagi yang lulus TKD berhak mengikuti tahapan tes terakhir yaitu tes kompetensi bidang (TKB). Namun pengalaman tahun-tahun lalu TKB hanya diberlakukan untuk formasi tertentu

Perlu juga diketahui sistem penerimaan CPNS merupakan sistem rekrutment yang baru yang mengutamakan transparansi dan kejujuran dalam proses seleksi. Sehingga yang bisa lulus CPNS tahun adalah orang-orang yang benar-benar bisa menyeselaikan soal-soal CPNS dengan nilai tertinggi.

Sekjen Kemenkes: Jadwal Tes CAT CPNS Kemenkes Juli 2016

Jadwal CPNS Kemenkes 2016 – Informasi penerimaan CPNS kali ini berisi tentang info penerimaan CPNS di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2016 yaitu tentang pelaksanaan tes CAT CPNS untuk pengangkatan CPNS dokter dan PTT. Sebagaimana sebelumnya beredar info akan ada pengangkatan dokter dan bidan PTT  menjadi CPNS tahun 2016 melalui proses seleksi dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Berikut kutipan beritanya seperti dikutip dari JPNN (10/5):

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhirnya secara resmi mengumumkan penerimaan PNS‎ dari dokter dan bidan PTT. Namun, yang bisa masuk dalam rekrutmen adalah dokter dan bidan PTT dalam database Kemenkes.

Ada sekitar 43 ribu dokter, dokter gigi, dan bidan PTT yang masuk daftar database. Proses ‎rekrutmennya dimulai 25 Mei berupa pengumuman. Pendaftaran dimulai awal Juni. Sedangkan seleksi administrasi akhir Juni.

“Pengumuman siapa saja yang lulus administrasi awal Juli mendatang. Sedangkan tes CAT serentak pekan kedua Juli,” terang Sekjen Kemenkes Untung Suseno Sutarjo, Selasa (10/5).

Terkait dengan tes CAT, menurut Untung, harus dilakukan karena‎ sesuai amanat UU 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi menyatakan, sekitar 43 ribu bidan PTT dan dokter PTT harus melalui proses tes CAT.

Namun, tes tersebut bukan untuk menggugurkan kepesertaannya, mengingat jasa-jasa pengabdian dan pengorbanannya. ‎”Tes dimaksud untuk menentukan siapa yang lebih dahulu diangkat menjadi CPNS,” ujar Yuddy.

Dia menambahkan, bila pada 2016 belum bisa terangkat seluruhnya, maka yang lain akan diangkat tahun berikutnya. “Yang lebih dahulu mengabdi sebagai PTT, atau mereka yang sudah diperpanjang lebih dari satu atau bahkan dua kali menjadi prioritas,” tegasnya.
Sumber: JPNN (10/5)
URL: http://www.jpnn.com/read/2016/05/10/404965/Kapan-Tes-CAT-Dokter-dan-Bidan-PTT-Baca-Ini-Deh-

Latihan Praktek Ujian CAT CPNS : Dengan aplikasi simulasi interaktif Belajar jadi senyaman main Game. Informasi lengkap Baca Disini

Lowongan CPNS Pemkot Jambi 2014 Untuk Perawat, Bidan dan Dokter

Info CPNS Pemkot Jambi 2014 – Pemkot Jambi provinsi Jambi akan membuka lowongan CPNS tahun 2014. Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kemungkinan besar hanya akan mengajukan formasi CPNS 2014 untuk tenaga kesehatan saja seperti formasi CPNS perawat, dokter dan bidan pada penerima CPNS pemkot Jambi tahun 2014 ini.

Kepastian ini disampaikan oleh Walikota Jambi SY Fasha saat dikonfirmasi Jambi Ekspress (2/3). ‘‘Untuk tahun ini, kita hanya ingin mengajukan formasi tenaga medis saja. Tenaga medis ini nantinya akan ditempatkan di beberapa lembaga kesehatan yang masih kekurangan pegawai, dan juga akan diperbantukan untuk program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS),’’ ujar Fasha.

Kendati hanya mengajukan lowongan CPNS untuk tenaga kesehatan (medis) saja seperti dokter, bidan dan perawat, namun Fasha tidak menampik kalau Pemkot Jambi masih kekurangan tenaga PNS, tidak hanya untuk medis saja.

Namun demikian, Pemkot tidak akan gegabah untuk mengisi kekurangan itu, karena dengan banyaknya PNS tersebut, maka akan semakin banyak pula beban pemerintah daerah untuk membayar gaji PNS tersebut.

‘’Kalau untuk guru dan tenaga lainnya akan nyusul,’‘ tambahnya. Hanya saja, walikota juga memiliki solusi lain bagi SKPD yang kekurangan pegawai. Instansi itu bisa bisa saja melakukan perekrutan honorer tidak tetap, jika itu memang dibutuhkan.

‘‘Seperti dinas PU, saat ini di Dinas PU memang sangat kekurangan tenaga tekhnis. Dinas PU boleh merekrut pegawai kontrak tidak tetap terlebih dahulu menjelang PNS-nya ada,’‘ pungkasnya seperti diberitakan Jambi Ekspress (3/3).

Lowongan CPNS Kemenkes 2014, Bidan PTT Masuk Prioritas

Info CPNS Kemenkes 2014 – Lowongan penerimaan CPNS Kementerian Kesehatan (CPNS Kemenkes) dipastikan akan dibuka lagi pada penerimaan CPNS 2014 tahun ini. Beberapa jurusan formasi CPNS paling dibutuhkan tahun ini berasal dari instansi Kementerian Kesehatan ini seperti lowongan CPNS dokter, lowongan CPNS Perawat, Lowongan CPNS Bidan dan tenaga kesehatan lain.

Salah satu prioritas penerimaan CPNS 2014 pada instansi kemenkes adalah pengangkatan bidan PTT menjadi PNS yang sudah lama mengabdi. Menurut pengakuan Menteri Kesehatan pada Rapat Kerja Komisi IX dengan Kementerian Kesehatan (Kemkes/Kemenkes) yang membahas Anggaran Kemkes 2014, Selasa (5/9) seperti diberitakan Gatra, Kementrian Kesehatan akan memprioritaskan bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dalam seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2014. Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi bidan PTT yang sudah lama mengabdi.

Selain pengangkatan Bidan PTT menjadi PNS, kebutuhan dokter, bidan dan perawat melalui jalur umum untuk mengisi formasi tenaga kesehatan diberbagai daerah masih banyak dibutuhkan. Sehingga, Kemenkes diperkirakan akan tetap menjadi instansi yang paling banyak membuka lowongan CPNS pada penerimaan CPNS 2014 tahun ini.

Namun perlu dicatat, dalam rekrutmen penerimaan CPNS 2014 Kemenkes ini akan tetap dilakukan secara ketat karena kebijakan moratorium masih berlaku dan kuota penerimaan CPNS serta anggaran terbatas.

ropeg-kemenkes.or.id – Pendaftaran CPNS Kemenkes Online

Pendaftaran Online CPNS 2013: Kemenkes – Pemerintah akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) reguler atau melalui jalur umum sebanyak 60 formasi dimana pengumuman pendaftaran direncankan dibuka usai lebaran 2013. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) salah satu instansi yang dipastikan membuka lowongan CPNS 2013.

Klik Untuk Daftar CPNS Kemenkes

Download Latihan Soal CPNS Kemenkes

Penerimaan CPNS Kemenkes 2013 akan menjadi salah satu instansi dengan formasi terbanyak, hal ini karena selain formasi guru (tenaga pendidik) formasi tenaga kesehatan dibawah naungan Kemenkes menjadi prioritas penerimaan CPNS 2013 seperti kebutuhan formasi bidan, perawat, dokter dan tenaga kesehatan lain.

Seperti tahun 2012 yang lalu Pendaftaran CPNS Kemenkes secara online melalui website Biro Kepegawaian (www.ropeg-kemenkes.or.id) dan website Kementerian Kesehatan (www.depkes.go.id). Kemungkinan situs resmi pengumuman dan pendaftaran CPNS Kemenkes 2013 juga ada di alamat http://www.ropeg-kemenkes.or.id.

Dari komentar pengunjung CASN Media, banyak pengunjung yang mencari dan bertanya tentang informasi pendaftaran CPNS Kemenkes. Mengingat pola rekrutmen tahun ini akan berbeda dari sebelumnya yakni akan jauh lebih transparan, memang banyak perbedaan yang ditemui dibanding sistem sebelumnya. Termasuk sistem pendaftaran CPNS Kemenkes akan dilakukan secara online, sesuai instruksi presiden ujian CPNS 2013 juga dilakukan secara online dengan metode ujian CPNS yang dikenal dengan Computer Assisted Test (CAT) untuk menyelesaikan soal ujian CPNS Test Kompetensi Dasar (TKD).

Dari informasi yang beredar pengumuman pedaftaran online CPNS Kemenkes 2013 rencannya akan dibuka pada bulan Agustus usai lebaran. Namun berdasarkan Standar Prosedur Operasional Administrasi Kepegawaian Kemenkes menyatakan bahwa Rekrutmen CPNS Kemenkes dilakukan setelah alokasi formasi yang diajukan disetujui oleh Menpan. Menurut SOP Kemenkes ini jadwalnya September untuk Pengumuman alokasi formasi, Oktober untuk Pendaftaran, Seleksi administrasi, Ujian tulis (ujian CAT) dan November untuk Pengumuman kelulusan dan Pemberkasan. Tentu jadwal ini bisa berubah sesuai instruksi dari Kemenpan RB.

Bagi teman-teman yang masih bingung bagaimana sistem pendaftaran online CPNS Kemenkes nanti, sebagai gambaran, berikut ini adalah Cara Pendaftaran Online CPNS Kemenkes pada tahun 2012 yang lalu di alamat ecpns.ropeg-kemenkes.or.id. Kemungkinan untuk pendaftaran online CPNS Kemenkes tahun 2013 ini nantinya tidak akan jauh berbeda.

Cara Pendaftaran CPNS Online Kemenkes – Kementrian Kesehatan 2013, sulit dilakukan atau tidak akan diketahui secara jelas pada saat melakukan pendaftaran online CPNS Online Kemenkes setelah anda mencobanya nanti. Berikut ini adalah gambaran Cara Pendaftaran CPNS Online Kemenkes dengan tahapan pendaftaran online yang harus dilakukan dengan benar :
  1. Informasi resmi pengumuman dan pendaftaran pelamar CPNS Kemenkes secara on-line melalui website Biro Kepegawaian (www.ropeg-kemenkes.or.id) dan website Kementerian Kesehatan (www.depkes.go.id) dengan jadwal mulai dan batas pendaftaran yang akan dimumkan nanti.
  2. Pelamar harus memperhatikan langkah-langkah pengisian secara cermat dan hati-hati. Kesalahan pengisian yang tidak sesuai dengan dokumen pendukung dapat mengakibatkan ketidaklulusan seleksi administrasi.
  3. Setiap pelamar hanya diperkenankan mendaftar pada 1 (satu) peminatan unit kerja dan tidak diperkenankan untuk mengubah pilihan peminatan yang sudah diisikan pada saat pendaftaran secara on-line.
  4. Bagi pelamar yang bersedia ditempatkan di mana saja di seluruh wilayah Indonesia; maka disamping mengisi peminatan unit kerja (sesuai ketentuan dalam angka 3 di atas), dapat mengisi pilihan bersedia (Ya/Tidak) ditempatkan di mana saja pada form registrasi on-line.
  5. Mencetak hasil pendaftaran secara on-line dan menempel 1 (satu) lembar pas foto berwarna terbaru berukuran 4 x 6 serta menandatangani print out pendaftaran secara on-line tersebut.
  6. Pendaftaran secara on-line akan diproses setelah berkas lamaran diterima Panitia yang dikirimkan melalui PO BOX di masing-masing Provinsi peminatan.

Nantinya bagi anda yang mendaftar pada penerimaan CPNS Kemenkes 2013 ini dan menemui kesulitan saat melakukan pendaftaran online, semoga kami bisa membantu, kami akan mengupdate posting ini dengan tutorial Cara Pendaftaran CPNS Online Kemenkes 2013 – Kementrian Kesehatan 2013. Silahkan kembali lagi ke blog ini menjelang pembukaan pendaftaran, untuk mengetahui tutorial cara pendaftaran online CPNS Kementrian Kesehatan (kemenkes) 2013.

Penerimaan CPNS 2013 Pemkot Malang Jawa Timur Dibutuhkan Segera

Info CPNS 2013 Pemkot Malang – Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang provinsi Jawa Timur Supriyadi menyatakan Rumah Sakit Umum Daerah kekurangan tenaga medis menyusul beroperasi sepenuhnya rumah sakit tersebut pada 2014.

“Kebutuhan tenaga medis melalui rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini sangat mendesak dan sudah kami usulkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) sekitar sebulan lalu. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada jawaban dan dikabulkan,” katanya di Malang, Ahad.

Menurut dia, jumlah PNS tenaga kesehatan yang diusulkan ke pusat tersebut sebanyak 80 orang, di antaranya adalah dokter spesialis, dokter umum, tenaga perawat serta tenaga administrasi rumah sakit.

Selain tenaga kesehatan, katanya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) juga mengusulkan CPNS untuk tenaga gizi serta kependidikan sebanyak 270 orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Supranoto mengakui pihaknya memang membutuhkan tenaga kesehatan yang akan ditempatkan di RSUD Kota Malang.

Ia mengatakan pembangunan RSUD dipastikan tuntas akhir tahun ini dan tahun depan langsung operasional secara penuh. “Sejak pertengahan tahun lalu sudah operasional, namun hanya untuk poliklinik saja, karena peralatan dan bangunannya belum lengkap,” katanya.

Untuk itu, Sekretaris Komisi Komisi D DPRD Kota Malang Tri Yudiani mendesak Pemkot Malang agar segera membuat peraturan daerah (perda) terkait RSUD tersebut, karena perda itu nantinya yang akan menjadi dasar pengelolaan RSUD.

“Tenaga kesehatan memang harus sudah disiapkan mulai sekarang agar pada saat pembangunan selesai dan siap beroperasi, tidak lagi bingun dengan tenaga kesehatan. Kami juga berharap kebeardaan RSUD ini mampu membantu masyarakat khususnya yang kurang mampu untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik,” ujar politisi dari PDIP tersebut. [antara]

Penerimaan CPNS 2013 Kemenkes Mendesak

CPNS 2013 Kemenkes – Penerimaan CPNS Kemenkes 2013 dipastikan akan dibuka tahun ini. Formasi CPNS Kemenkes menjadi salah satu prioritas penerimaan CPNS karena kepentingan jabatannya disamping penerimaan CPNS guru. Masih sangat banyak CPNS yang dibutuhkan untuk mengisi lowongan pada Kementerian Kesehatan ini dan saat ini keadaannya cukup mendesak untuk bisa segera dipenuhi.

Menghadapi Jaminan Kesehatan Nasional mulai 1 Januari 2014, kualitas dan jumlah tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan dasar perlu ditingkatkan. Tujuannya agar masyarakat dapat mengakses pelayanan kesehatan merata dan berkualitas.

Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Untung Suseno Sutarjo, Jumat (21/6), di Jakarta, mengatakan, Kemenkes terus berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait penambahan formasi calon pegawai negeri sipil bidang kesehatan.

”Tenaga yang dibutuhkan meliputi dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, perawat, apoteker, bidan, dan analis kesehatan,” katanya seperti diberitakan Kompas.

Hingga akhir 2012, rasio dokter umum di Indonesia 36 orang per 100.000 penduduk. Padahal, target Kemenkes 40 dokter umum per 100.000 penduduk atau 1 dokter melayani 2.500 orang.

Dari 9.600 puskesmas di Indonesia, masih ada 14,7 persen puskesmas tidak memiliki dokter. Untuk itu, masa kerja dokter pegawai tidak tetap (PTT) diperpanjang dari enam bulan menjadi dua tahun.