Provinsi Jambi

Kebutuhan CPNS Kabupaten Sarolangun Jambi Capai 6000 Orang

Info CPNS Sarolangun – Kebutuhan CPNS di Kabupaten Sarolangun Jambi masih cukup banyak dengan jumlah mencapai 6000 kekosongan pegawai pada berbagai unit kerja. Untuk menutupi kekurangan tersebut harus dibuka lowongan penerimaan CPNS.

Namun untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2014 di Kabupaten Sarolangun provinsi Jambi sampai saat ini masih menunggu keputusan bupati.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sarolangun Thabroni Rozali berapa waktu lalu diruang kerjanya “Kalau bupati bilang akan terima CPNS, yang kita terima, Jika bupati bilang tidak, terpaksa sarolangun tidak ada penerimaan CPNS tahun ini. Kita tunggu saja keputusan bupati,” kata Thabroni seperti diberitakan jambiekspres.co.id (31/5).

Thabroni mengatakan, untuk pelamar dan formasi juga belum bisa dijelaskan, karena sarolangun belum memastikan apakah akan menerima CPNS.

“Yang jelasnya kita masih kekuranngan pegawai,pegawai kita sekarang berkisar lima ribu,sedangkan kebutuhan kita hampir enam ribu lebih, sebab kebutuhan masih banyak, seperti kebutuhan guru guru dipedesaan, kita tunggu saja keputusan Bupati,” Ungkap Thabroni.

Ini Update Info Penerimaan CPNS 2014 di Provinsi Jambi

Info CPNS Jambi – Pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi bersiap-siap membuka lowongan penerimaan CPNS 2014. Meski belum mendapat jawaban kepastian penerimaan, namun sejumlah kabupaten/kota di Jambi memastikan akan menerima CPNS. Bahkan, sejumlah SKPD sudah diminta mengajukan kebutuhan CPNS di tempatnya masing-masing.

Kota Jambi

Seperti di Kota Jambi yang masih menunggu jawaban dari BKN atas pengajuan formasi untuk CPNS 2014. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Jambi, Subhi Yusuf mengatakan pihaknya sudah mengajukan formasi CPNS ke BKN di Palembang beberapa waktu lalu. “Kita sudah minta alokasi formasi, tapi sampai sekarang belum ada kepastian,” katanya.

Dia mengatakan, mungkin saja ada pertimbangan dari BKN tentang alokasi anggaran untuk gaji pegawai. Di mana, lebih dari 50 persen APBD Kota Jambi dipergunakan untuk membayar gaji pegawai. Dan jika dipertimbangkan dari alokasi anggaran tersebut, dirasakan belum perlu bagi Pemkot untuk menambah pegawai.

Tapi, meski demikian, Subhi mengatakan pihaknya tetap mengajukan formasi. Karena ada kebutuhan pegawai di bidang-bidang tertentu. Menurutnya, yang diajukan adalah untuk posisi tenaga kesehatan dan guru. Namun, Subhi mengatakan tidak ingat berapa jumlah formasi yang diajukan. “Kita tetap minta formasi. Karena ada kebutuhan untuk guru dan tenaga kesehatan. Sampai sekarang belum ada kepastian,” katanya.

Pengajuan itu sendiri sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Namun belum bisa dipastikan apakah Kota Jambi akan membuka lowongan CPNS atau tidak. Sebagaimana diketahui, Kota Jambi sudah tidak menerima lowongan CPNS sejak lima tahun silam. Subhi mengatakan, terakhir kali ada penerimaan adalah tahun 2008. “SK terakhir keluar itu tahun 2009, jadi sampai sekarang sudah lebih dari lima tahun kita tak terima CPNS,” tandasnya.

Kabupaten Batanghari

Lalu, Pemerintah Kabupaten Batanghari juga berencana menerima CPNS tahun ini. Hanya saja, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) belum bisa mengajukan formasi CPNS yang dibutuhkan ke pemerintah pusat. Masalahnya, SKPD di lingkup Pemda Batanghari sebagian besar belum menyerahkan kebutuhan CPNS kepada BKPPD. “Kita belum bisa mengusulkan karena SKPD hingga saat ini belum menyerahkan kebutuhan CPNS kepada BKPPD sesuai yang diminta,” Kata Plt Kepala BKPPD Batanghari, M. Syargawi.

Dijelaskan Syargawi, dari 24 SKPD di lingkup Pemda Batanghari, sejauh ini baru dua instansi yang sudah menyerahkan kebutuhan. yang selesai menyerahkan berapa kebutuhan CPND di SKPD tersebut. Dua instansi itu yakni, Inspektorat dan BKPPD. “Yang lain belum menyerahkan kebutuhan. Padahal, itulah yang menjadi dasar Kita mengajukan penerimaan,” ucapanya.

Keterlambatan SKPD mengajukan kebutuhan CPNS lantaran terjadinya perubahan format. Pihak Menpan meminta agar dalam usulan dicantumkan nama jabatan dalam formasi. Syargawi mencontohkan kebutuhan tenaga dari ekonomi akutansi. Maka harus dibuat dalam formasi jabatan yang dibutuhkan pengelola keuangan. “Tahun sebelumnya, formasi yang diajukan cukup bikin jabatan staf, sekarang harus dibuat jabatan apa yang dibutuhkan,” terangnya.

Disampaikan Syargawi, belum lama ini semua kepala SKPD ikut dalam rapat di kantor bupati terkait penerimaan CPNS. Setiap SKPD sudah diminta untuk mengajukan formasi CPNS yang dibutuhkan kepada BKPPD. Sebab, yang lebih tahu jumlah kekurangan dan kebutuhan CPNS merupakan dinas/intansi terkait. “Kami sendiri meminta agar SKPD sudah menyerahkan formasi yang dibutuhkan sebelum 31 Mei. Dengan begitu, Kami tinggal melanjutkan ke pusat,” tutupnya.

Kabupaten Tebo

Keyakinan serupa juga datang dari Kabupaten Tebo. Guna mencukupi kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Tebo, tahun 2014 ini Pemda Tebo memastikan membuka penerimaan CPNS jalur umum. Hal ini diungkapkan Sekretaris BKD, Eko Nuryanto. “Iya, kita tahun ini membuka CPNS jalur umum,” terangnya.

Dikatakannya, pembukaan lowongan CPNS, merupakan instruksi dari Menpan beberapa waktu lalu yang sudah menginformasikan bahwa Tebo bakal kembali mendapat alokasi PNS tahun 2014. “Instruksi Menpan begitu, juga memang Tebo memang masih kekurangan PNS diberbagai instansi,” ungkapnya.

Lanjutnya, pihaknya saat ini telah mengajukan sekitar 4000 formasi ke Menpan. Pengajuan formasi meliputi Pendidikan, kesehatan dan lainnya. “Kebutuhan pastinya kita masih lakukan penghitungan, tetapi kita ajukan 4000 formasi,” jelasnya.

Dijelaskannya lagi, sebelumnya Bupati Tebo sudah menyetujui pengajuan 4000 formasi ke Menpan, dan dari 4000 formasi yang diajukan, sudah pasti tidak sebanyak itu usulan yang akan diterima oleh Menpan. Karena, biasanya hanya ratusan yang diterima. “Paling hanya ratusan yang disetujui Menpan,” ungkapnya.

Eko menambahkan, pihaknya selaku penyelenggara hanya bisa mengajukan sesuai dengan skala priortitas yang dibuthkan, mengenai berapa yang akan di dealkan oleh Menpan, Pusat lah yang menentukannya.

Kabupaten Merangin

Bagaimana dengan Pemkab Merangin? Untuk tahun 2014 ini, dipastikan Kabupaten Merangin akan menerima calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) baru, namun kepastian proses rekrutmen bergulir belum bias disampaikan sebab masih menunggu petunjuk pusat sembari quota un tuk Kabupaten Merangin juga keluar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Merangin, Hatam Tafsir, yang dikonfirmasi via telpon kemarin (25/05), mengatakan, secara umum formasi sudah disampaikan ke Mepan dan BKN bahwa Merangin butuh tambahan PNS baru sebanyak 2000 orang untuk lima tahun mendatang. “Untuk tahun 2014 ini, kita usulkan 350 formasi, semoga ini bias disetujui pusat,” sebutnya.

Dia menambahkan, dari sekitar 350-an formasi yang diajukan untuk tahun 2014 ini, mayoritas didominasi oleh tenaga guru, para medis, medis dan teknis secara berurut. “Yang paling banyak kita usulkan tetap guru, karena memang kebutuhan paling besar pada tenaga guru, namun angka pastinya saya lupa, kalau mau jelas nian silahkan ke kantor waktu jam kerja,” kata Hatam Tafsir.

Hatam Tafsir, juga menyampaikan secara teknis pihaknya sudah siap untuk melakukan proses rektrutmen, namun karena belum ada petunjuk dari pusat, maka proses belum bias berjalan. “Kita juga sudah anggarkan dana untuk pelaksanaan test CPNS,” sebutnya.

Lebih jauh, dia menyampaikan, bagi para putra-putri Kabupaten Merangin yang berminat untuk maenjadi pegawai negeri sipil, silahkan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. “Namun kita pastikan untuk test CPNS umum tidak ada formasi untuk SMA sederajat, minimal D III,” sebutnya.

Disinggung mengenai, seringnya muncul isu jika pada saat test CPNS sering ada permainan uang, Dia mengatakan, hal tersebut tidak benar. “Jangan takut bersaing, jika kita memiliki kemampuan dan memenuhi syarat silahkan berkompetisi, belajar dan persiapkan diri sebaik mungkin,” tukasnya.

Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar)

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) pada tahun ini berencana akan menbuka formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk memenuhi kebutuhan pegawai di wilayah Tanjabbar.

Penerimaan formasi CPNS 2014, BKD Tanjabbar akan mengajukan sebanyak 3.600 CPNS ke KemenPAN RB. Hal ini disampaikan oleh Kepala BKD Zulkifli. Namun persetujuan atas pengajuan ini tetap tergantung dari KemenPAN RB. Zul menyebut formasi yang diajukan diprioritaskan untuk sektor pendidikan dan kesehatan. “Ini yang paling dibutuhkan saat ini,” jelasnya.

Selain itu, Tanjab Barat juga akan mengakomodir lulusan SMA untuk ikut tes CPNS, namun disesuaikan terlebih dahulu dengan kebutuhan, semisal operator komputer, atau tukang ngantar surat. “Tergantung dengan usulan dari masing-masing SKPD,” papar kepala BKD Tanjabbar, Zulkifli.

Terkait dengan edaran pusat dimana semua peserta harus mengikuti seleksi secara elektronik. Dan hal ini juga sebenarnya menjadi keinginan Pemkab Tanjab Barat. Karena dengan sistem seperti ini, kata Zulkifli, akan dapat meningkatkan transparansi dalam proses seleksi CPNS.

Dan meminimalisir kecurangan. “Test (dengan sistem elektronik) akan dilakukan di Kanreg BKN Palembang, kerjasama untuk tes di di Palembang ini sudah disepakati,” papar Zul. Hal ini sengaja dilakukan di Palembang, karena alat untuk proses seleksi melalui komputer tak dimiliki Tanjab Barat. “Komputernya harus berstandar, dan tidak terkontaminasi. Tempatnya juga harus berstandar,” tandasnya.

Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim)

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Timur pada tahun 2014 ini belum bisa memastikan akan menerima CPNS atau tidak. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Tanjabtim, Zumi Zola Zulkifli belum lama ini. Menurut Zola, belum diputuskannya penerimaan CPNS tahun 2014 karena akan memprioritaskan para honorer yang belum terakomodir pada tes CPNS K2 tahun 2013 lalu. “Kita masih memprioritaskan honorer yang belum lulus tahun lalu, bagaimana ke depannya, jadi kita belum memastikan apakah akan melakukan penerimaan CPNS tahun ini atau tidak,” ujar Zumi Zola kepada sejumlah wartawan di rumah Dinas baru-baru ini.

Sebab, dari sekitar kurang lebih 400 honorer K2 yang ada baru sekitar 160an yang diterima sebagai CPNS yang dilakukan perekrutan tahun 2013 lalu. “Masih ada sekitar 300-an yang belum diakomodir ini mau dikemanakan, ini yang terus kita koordinasikan dengan Menpan,” jelasnya.

Pemkab Tanjabtim dalam hal ini terus berkoordinasi terkait nasib honorer yang belum terakomodir ini. Dan selaku kepala daerah, Zumi Zola terus mengupayakan agar honorer ini mendapatkan prioritas dalam penerimaan CPNS. “Makanya kita belum memastikan apakah akan menerima CPNS tahun ini atau tidak, sementara masih ada honorer yang belum diterima sebagai CPNS,” terangnya.

Selain itu, bupati juga mengatakan penerimaan CPNS harus sesuai dengan kebutuhan yang ada. “Jangan sampai nanti penerimaan CPNS dibuka. Namun setelah diterima malah banyak yang tidak menjalankan tugas sesuai fungsi dan tempat tugas yang telah ditetapkan. Jadi kita juga harus melihat kebutuhan,” katanya.

Zola tidak ingin setelah CPNS diterima bukan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat, namun malah mengajukan pindah tugas. Karena alasan kondisi geografis Tanjabtim. “Kita tidak mau ini terjadi, jadi harus ada pertimbangan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Kabupaten Sarolangun

Serupa dengan Tanjabtim juga datang dari Pemkab Sarolangun. Tahun 2014 ini Kabupaten Sarolangun belum bisa memastikan akan melaksanakan penerimaan CPNS. Apalagi Sekda Sarolangun, Thabroni Rozali, beberapa waktu yang lalu sudah menegaskan tahun 2014, Sarolangun pastikan tidak rekrut Pegawai Negeri Sipil.

Sekretaris BKP2D Kabupaten Sarolangun, Febriati mengatakan, pihaknya telah mengajukan formasi CPNS, tapi pelaksanaannya belum bisa dipastikan apakah akan dilaksanakan atau tidak untuk Kabupaten Sarolangun. “Formasi sudah diajukan, tapi belum tahu akan dilaksanakan atau tidak,” ucapnya.

Disebutkannya, Pemerintah Kabupaten Sarolangun, tahun 2014 ini, belum pasti menerima PNS. Pemkab masih fokus mengurusi tenaga honorer kategori 2 (K2) sebanyak 190 orang yang baru diangkat. Sedangkan, Pemprov Jambi sudah memastikan tidak akan menerima CPNS 2014 ini. (Sumber: Jambi Independent: een/fes/bee/amu/aki/muz/hen)

Latihan Praktek Ujian CAT CPNS : Dengan aplikasi simulasi interaktif Belajar jadi senyaman main Game. Informasi lengkap Baca Disini

Lowongan CPNS Tanjabar Jambi 2014 Dibuka Untuk SMA

Info CPNS Tanjabar – Ini merupakan kabar gembira bagi tamatan SMA Sederajat. Pasalnya, Pemkab Tanjabar (Tanjung Jabung Barat) provinsi Jambi pada penerimaan CPNS tahun 2014 ini bakal mengakomodir penerimaan CPNS bagi tamatan SMA sederajat.

Diberitakan jambiekspres.co.id (27/3), Sekda Kabupaten Tanjabar, Muklis Msi mengatakan, pemkab sudah mengusulkan kepada pusat untuk penerimaan CPNS tahun 2014 ini sebanyak 5.435. “Sudah kita ajukan pengusulannya, mudah-mudahan dari yang kita usulkan dapat dimaksimalkan yang diterima kuotanya, ” ujarnya kemarin diruang kerjanya. (26/3).

Terkait formasi penerimaan CPNS Tanjabar 2014 yang akan dibuka, dikatakannya, bukan hanya tamatan S1 yang diusulkan, namun ada juga formasi CPNS untuk tamatan SMA sederajat yang dibutuhkan oleh SKPD di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. “Semua SKPD ada mengajukan untuk tamatan SMA sederajat, sehingga itu bisa memberikan peluang untuk tamatan menengah atas, ” terang Muklis.

Dilanjutkannya banyak yang akan diakomodir nantinya untuk penerimaan CPNS yang sudah diusulkan SKPD. “Yang paling mendominasi untuk penerimaan CPNS yakni untuk tenaga pendidik, tenaga medis, akutansi dan hukum, sedangkan formasi lainnya tetap ada juga. ” Imbuhnya.

Dia menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan kapan akan dilakukan tes CPNS umum tersebut, namun biasanya kata Muklis akan dilaksakan pada bulan oktober. “Kemungkinan besar tes nya akan dilaksanakan di palembang, karena sudah memiliki kelangkapan IT, kalau di jambi waaulahualambimsawaf, ” tandasnya.

Daerah Yang Buka Lowongan CPNS 2014 di Provinsi Jambi

Info CPNS Jambi 2014 – Pada penerimaan CPNS 2014 kebijakan moratorium masih berlaku, sehingga tidak semua instansi di ijinkan membuka lowongan CPNS 2014. Setiap instansi daerah (pemerintah provinsi, kabupaten dan kota) harus memenuhi persyaratan yang ditentukan agar diberi jatah kuota lowongan CPNS 2014.

Termasuk di provinsi Jambi, nantinya tidak semua pemerintah daerah akan membuka lowongan CPNS. Dari informasi yang kami dapatkan kabupaten/ kota di provinsi Jambi sebagian sudah mengajukan usulan formasi CPNS 2014, namun sebagian lagi kemungkinan tidak akan membuka lowongan CPNS 2014.

Berikut informasi penerimaan CPNS 2014 dari beberapa daerah diprovinsi Jambi seperti dilansir dari beberapa media online dari Jambi:

Kota Jambi

Pemerintah Kota Jambi berencana membuka lowongan CPNS 2014 namun dibatasi hanya untuk formasi tenaga kesehatan seperti lowongan CPNS bidan, perawat dan dokter. Kepastian ini disampaikan oleh Walikota Jambi SY Fasha saat dikonfirmasi Jambi Ekspress (2/3). ‘‘Untuk tahun ini, kita hanya ingin mengajukan formasi tenaga medis saja. Tenaga medis ini nantinya akan ditempatkan di beberapa lembaga kesehatan yang masih kekurangan pegawai, dan juga akan diperbantukan untuk program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS),’’ ujar Fasha.

Kabupaten Tebo

Info lowongan CPNS 2014 Di Kabupaten Tebo, tahun 2014 ini dipastikan akan menerima CPNS jalur umum. Hal itu sesuai petunjuk dari Menpan beberapa waktu lalu yang sudah menginformasikan bahwa Pemkab Tebo bakal kembali mendapat alokasi PNS tahun 2014.

Sekretaris BKD Eko Nuryanto dikonfirmasi dikantor BKD Tebo kemarin membenarkan tahun ini Pemda Tebo kembali akan mengajukan Formasi CPNS. Hal tersebut mengingat di Tebo memang masih banyak kekurangan diberbagai instansi baik pendidikan, kesehatan dan lainnya. “Iya kita akan ajukan Formasinya sesuai petunjuk dari Menpan,” ujar Eko.

Dijelaskannya, pihaknya saat ini tengah menghitung jumlah kekurangan PNS. Namun, diperkirakan sesuai kebutuhan pihaknya akan mengajukan sebanyak 4800 formasi. “Kebutuhan pastinya kita masih lakukan penghitungan, tetapi
kemungkinan sekitar 4800 formasi,” jelasnya.

Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar)

Kabar baik datang dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), tahun ini berencana akan menbuka formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk memenuhi kebutuhan pegawai di wilayah Tanjabbar. Penerimaan formasi CPNS di 2014, BKD akan mengajukan sebanyak 3.600 CPNS ke KemenPAN RB.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BKD Zulkifli. Namun persetujuan atas pengajuan ini tetap tergantung dari KemenPAN RB. Banyakany jumlah yang diajukan ini sebab Tanjabbar memang masih banyak kekurangan tenaga PNS. Zul menyebut formasi yang diajukan diprioritaskan untuk sektor pendidikan dan kesehatan. “Ini yang paling dibutuhkan saat ini,” jelasnya.

Selain itu, Tanjab Barat juga akan mengakomodir lulusan SMA untuk ikut tes CPNS, namun disesuaikan terlebih dahulu dengan kebutuhan, semisal operator komputer, atau tukang ngantar surat. “Tergantung dengan usulan dari masing-masing SKPD,” papar kepala BKD Tanjabbar, Zulkifli. Terkait dengan edaran pusat semua peserta harus mengikuti seleksi secara elektronik. Dan hal ini juga sebenarnya menjadi keinginan Pemkab Tanjab Barat. Karena dengan sistem seperti ini, kata Zulkifli, akan dapat meningkatkan transparansi dalam proses seleksi CPNS.

Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim)

Sementara itu, Sekretaris daerah (Sekda) Tanjung Jabung Timur Sudirman mengatakan, secara umum Menteri Pendayagunaan aparatur negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) telah memberikan “lampu hijau” terkait seleksi penerimaan CPNSD tahun 2014. Namun demikian Pemkab Tanjabtim masih menunggu petunjuk lebih lanjut mengenai formasi, waktu pelaksanaan dan kebutuhan daerah.

Untuk Kabupaten Tanjabtim sendiri, kata Sudirman, saat ini masih melakukan pendataan di seluruh SKPD untuk mengetahui jumlah CPNSD yang dibutuhkan. Selanjutnya setelah data tersebut terkumpul baru akan dibicarakan dan dikaji lebih lanjut. “Dijadwalkan akhir Maret ini data mengenai kebutuhan CPNS di masing-masing SKPD itu sudah terkumpul. Mudah-mudahan bulan Maret mendatang sudah bisa dibicarakan lebih lanjut,” terangnya.

Kabupaten Batanghari

Sedangkan, di Kabupaten Batanghari, rekrutmen CPNS untuk Pemda Batanghari tahun ini belum pasti. Sekda Batanghari, Drs Ali Redo menyebut, semua tergantung dari kuota yang ditetapkan pusat untuk Kabupaten Batanghari. “Kalau sama seperti tahun lalu, Jelas penerimaan tidak akan dilaksanakan,” Kata Drs Ali Redo, saat ditemui di ruang kerjanya.

Dikatakan Ali Redo, tahun lalu Pemda Batanghari mengajukan kebutuhan CPNS lebih dari seribu. Akan tetapi, pemerintah pusat hanya memberikan Qouta bagi Kabupaten Batanghari sebanyak 154. “Nah itu namanya tidak sebanding, makanya Kami memutuskan tidak ada penerimaan pada tahun lalu,” ungkap Ali Redo.

Ali Redo menyebut, khusus penerimaan CPNS tahun ini, Pemda Batanghari telah mengajukan kebutuhan kepada pemerintah pusat. Beliau berharap kuota CPNS nantinya bisa disetujui dengan jumlah lebih besar dari tahun lalu. “Kalau kebutuhan sudah Kami ajukan, disetujui atau tidak tergantung pusat,” kata Drs Ali Redo.

Kabupaten Muaro Jambi

Sementara di Muaro Jambi, memastikan tidak akan menerima CPNS. Bupati Muaro Jambi Burhanuddin Mahir kembali menegaskan, kalau Pemkab Muarojambi tahun ini masih belum melakukan pembukaan penerimaan PNS. Menurut bupati, formasi PNS di Kabupaten Muarojambi masih overload, sehingga tak akan melakukan penerimaan hingga 2015 mendatang.

Dikatakan bupati, jumlah PNS di Kabupaten Muaro Jambi sudah cukup banyak. Sehingga saat ini yang perlu dilakukan berupa penyusunan formasi yang pas. Agar tidak ada kantor yang pegawainya kebanyakan dan ada yang kekurangan. “Formasinya belum kita usulkan, kondisi PNS di kabupaten muarojambi saat ini juga overload,” sebutnya.

Tapi ditambahkan bupati, kalau di tahun 2015 mendatang kemungkinan akan dilakukan penerimaan PNS. Hanya saja formasi itu untuk beberapa bidang saja. Sebab, kekurangan PNS hanya ada di beberapa bidang saja, selebihnya sudah mencukupi. Beberapa bidang yang akan diisi tersebut diantaranya formasi guru dan tenaga Kesehatan non medis. “Kalau kita buka penerimaan nanti, paling hanya untuk guru dan tenaga kesehatan non medis. Sebab masih kekurangan tenaga PNS dibagian itu,” jelas  bupati singkat. [sumber: Jambi Independent]

Daerah Lain?

Tunggu update info CPNS 2014 di CASN Media :-), cek juga daerah yang sudah mengajukan usulan formasi CPNS 2014 disini.

Lowongan CPNS Pemkot Jambi 2014 Untuk Perawat, Bidan dan Dokter

Info CPNS Pemkot Jambi 2014 – Pemkot Jambi provinsi Jambi akan membuka lowongan CPNS tahun 2014. Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kemungkinan besar hanya akan mengajukan formasi CPNS 2014 untuk tenaga kesehatan saja seperti formasi CPNS perawat, dokter dan bidan pada penerima CPNS pemkot Jambi tahun 2014 ini.

Kepastian ini disampaikan oleh Walikota Jambi SY Fasha saat dikonfirmasi Jambi Ekspress (2/3). ‘‘Untuk tahun ini, kita hanya ingin mengajukan formasi tenaga medis saja. Tenaga medis ini nantinya akan ditempatkan di beberapa lembaga kesehatan yang masih kekurangan pegawai, dan juga akan diperbantukan untuk program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS),’’ ujar Fasha.

Kendati hanya mengajukan lowongan CPNS untuk tenaga kesehatan (medis) saja seperti dokter, bidan dan perawat, namun Fasha tidak menampik kalau Pemkot Jambi masih kekurangan tenaga PNS, tidak hanya untuk medis saja.

Namun demikian, Pemkot tidak akan gegabah untuk mengisi kekurangan itu, karena dengan banyaknya PNS tersebut, maka akan semakin banyak pula beban pemerintah daerah untuk membayar gaji PNS tersebut.

‘’Kalau untuk guru dan tenaga lainnya akan nyusul,’‘ tambahnya. Hanya saja, walikota juga memiliki solusi lain bagi SKPD yang kekurangan pegawai. Instansi itu bisa bisa saja melakukan perekrutan honorer tidak tetap, jika itu memang dibutuhkan.

‘‘Seperti dinas PU, saat ini di Dinas PU memang sangat kekurangan tenaga tekhnis. Dinas PU boleh merekrut pegawai kontrak tidak tetap terlebih dahulu menjelang PNS-nya ada,’‘ pungkasnya seperti diberitakan Jambi Ekspress (3/3).

Penerimaan CPNS Kota Sungai Penuh 2014 Terancam Batal

Info CPNS Sungai Penuh 2014 – Lowongan penerimaan CPNS tahun 2014 di Kota Sungai Penuh terancam tertutup.

Banyaknya dugaan yang terjadi dalam seleksi penerimaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Sungai Penuh membuat anggota dewan mengancam tidak akan menganggarkannya. Untuk tahun 2014 nanti penerimaan tes CPNS ditiadakan.

Hal ini dikatakan oleh Syafriadi Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh ketika dikonfirmasi Infojambi.com usai hearing bersama pihak BKD Kota Sungai Penuh.

“Dengan banyaknya dugaan kecurangan serta adanya beberapa anak pejabat yang lulus kami tidak akan menganggarkan untuk penerimaan tes CPNS 2014 nanti. Hanya saja, kita fokus pada penerimaan untuk kategori 2,” tegas Syafriadi.

Keadaan ini menjadi sebab kemungkinan tidak adanya pembukaan lowongan CPNS 2014 di Kota Sungai Penuh.

Lowongan CPNS 2014 Pemkab Kerinci Direncanakan Dibuka

Info CPNS Kerinci 2014 – Kabar baik bagi pencari kerja yang ingin mengikuti tes CPNS 2014 nanti pada kabupaten Kerinci provinsi Jambi. Pemkab Kerinci yang tidak melaksanakan tes calon pegawai negeri sipil pada 2013 ini, akan mengajukan formasi untuk pelaksanaan tes CPNS pada 2014 mendatang.

Seperti yang diungkapkan Sekda Kerinci, Zulfahmi, yang diberitakan Tribun Jambi (11/10), “Memang benar 2014 kita akan ajukan formasi untuk tes CPNS,” katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya tidak menggelar tes CPNS 2013 karena Kerinci pada saat yang bersamaan juga dilaksanakan tes CPNS khusus kategori II, yang jumlah pesertanya cukup banyak.

Belum ada informasi jadwal penerimaan CPNS 2014 dan formasi apa saja nantinya akan diajukan pemkab Kerinci. Yang jelas sesuai kebijakan yang direncanakan pemerintah pusat pada penerimaan CPNS 2014 semua instansi baik pusat dan daerah yang membuka lowongan CPNS 2014 wajib menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Lowongan CPNS Provinsi Jambi 2014 Dibuka

Info CPNS Jambi 2014 – Pada 2014 mendatang, Pemprov Jambi bakal membuka lowongan CPNS. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi, Ambok Tuo.

Menurutnya, saat ini, yang bisa dipastikan, Pemprov mengalami kekurangan tenaga medis dan tenaga tekhnis. Ia mengatakan, saat ini untuk Pegawai Negeri Sipil yakni tenaga medis khususnya dokter spesialis dan juga tenaga teknis Provinsi Jambi masih kurang.

“Secara umum kita memang kekurangan dokter spesialis, dan tenaga teknis di dinas-dinas tertentu contohnya di bidang pertambangan,” katanya.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemetaan untuk mengetahui jumlah kekurangan PNS yang dialami oleh Pemprov Jambi. “Penyusunan formasi dari struktur organisasi yang ada ketahuan tugas pokok fungsi lalu siapa yang harus mengerjakannya, apa yang harus kita lakukan,” katanya.

PNS pensiun dan sebab lainnya seperti meninggal dunia, menurut Ambok menjadi faktor mesti dilakukan penambahan PNS. “Jumlahnya yang pensiun berapa dan berapa yang kita butuhkan sedang kita hitung, belum tahu pasti,” katanya.

Meski masih butuh pegawai, Ambok mengatakan Pemprov tidak akan merekrut tenaga honorer. “Untuk honorer kita stop, termasuk juga di tahun 2014. Tapi SKPD bisa menerima tenaga kontrak yang dilakukan oleh SKPD bersangkutan dan ada kegiatan. Jadi kalau SKPD ada kegiatan, ada biaya dan diperlukan tenaga, mereka bisa merekrut tenaga kontrak,” katanya.

Dicontohkannya, SKPD menyelenggarakan kegiatan dan membutuhkan tenaga komputer, dan ternyata tenaga yang ada kurang maka SKPD bisa merekrut tenaga kontrak. Tahun 2013 ini Pemerintah Provinsi Jambi tidak melakukan perekrutan CPNS dari jalur umum dan hanya untuk honorer kategori 2 (K2) [wsn/jambiekspres]

Hanya 30% Honorer K2 Se-Provinsi Jambi Lulus CPNS

Pegawai honorer K2 yang telah mengikuti tes penerimaan CPNS beberapa waktu lalu siap-siap gigit jari. Pasalnya, hanya 30 persen dari sebanyak kurang lebih 6000 orang honorer K2 yang mengikuti tes yang akan diterima sebagai CPNS.

Kepastian ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi, Ambok Tuo, kemarin (17/12). “Untuk K2 semua kabupaten Kota itu jumlahnya hampir 6000 orang pegawai honorer K2 yang ikut tes. Berapa yang diterima kita belum tahu, namun informasinya hanya 30 persen saja yang diterima dari jumlah masing-masing daerah,” ungkapnya seperti diberitakan Jambi Ekspres (18/12).

Ditanya bagaimana nasib 70 persen honorer K2 lainnya yang tak lulus, dia mengaku belum mengetahuinya. “Nasib yang tak lulus belum ada kebijakan. Namun informasinya mereka nanti yang tak lulus jadi CPNS dia tetap menjadi honorer daerah dan dikembalikan kepada daerah. Jadi terserah daerah masing-masing sesuai kemampuan APBD daerah menanggung mereka soal gaji,” katanya.

Adakah kemungkinan mereka diangkat menjadi CPNS, Ambok tak berani memastikan. “Belum bisa dipastikan. Namun PNS kan ada yang pensiun, meninggal atau melakukan pelanggaran tentunya itu akan diganti, bagaimana prosesnya kita tunggu arahan pemerintah. Kita berharap yang diangkat ya prioritaskan pegawai honor, pertama umur mereka dan kedua mereka sudah punya pengalaman, tinggal menilai kompetensi dan keahlian masing-masing,” imbuhnya.

Lalu, apakah bisa honorer K2 dipecat karena APBD kabupaten/Kota tak mampu menanggung gaji mereka? Ditanya soal ini, Ambok berharap Pemda bijaksana. “Tergantung pemda. Saya rasa pemda tak akan merugikan mereka,” tukasnya.

Sementara itu, dia mengatakan, pengumuman hasil Tes CPNS akan diumumkan serentak. “Sesuai jadwal seharusnya memang bulan Desember pertengahan harusnya sudah diumumkan yakni tanggal 17 Desember menurut jadwalnya, namun diundur,” katanya.

“Kami sudah menerima surat undangan dari kementrian PAN tanggal 19 Desember hari kamis di kementrian PAN di ruang sriwijaya berkaitan dengan pemberitahuan hasil tes kompetensi dasar penerimaan CPNS umum dan honorer K2. Menurut surat itu, hasilnya akan diserahkan bupati Kabupaten Kota selaku pejabat pembina kepegawaian dan diminta diumumkan serentak 24 Desember 2013,” ungkapnya.

Berapa kuota yang diterima, Ambok mengaku tak tahu. “Yang diterima, sesuai formasi yang diatur kementrian PAN itu akan dialokasikan, berapa jumlah yang diterima belum tahu. Biasanya diumumkan melalui papan pengumuman, elektronik, media cetak dan sebagainya,” ujarnya.

Disebutkannya, jumlah pendaftar CPNS umum mencapai puluhan ribu orang. “Yang mendaftar tes CPNS umum itu Sarolangun, Sungaipenuh dan Tebo. Sungaipenuh yang melamar pada awalnya 17. 000 orang, Tebo dan Sarolangun masing-masing 4000 sampai 5000 orang. Berapa yang diterima masing-masing kabupaten itu ada formasinya dan itu yang belum saya tahu betul,” pungkasnya. [Jambi Ekspres]

Formasi CPNS 2013 Kota Sungai Penuh Dibuka Untuk 200 Orang

Sungai Penuh – Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh tahun 2013 ini akan menerima 200 orang formasi CPNS. Hal ini berdasarkan surat Menpan nomor B/2624/M.PAN-RB/08/2013 tanggal 21 Agustus 2013. Tenaga tekhnis menjadi tenaga yang paling dibutuhkan dalam formasi CPNS Kota Sungai Penuh tahun 2013 ini.

Kabid Pengangkatan, Mutasi dan Pensiun Pegawai, BKD Kota Sungai Penuh, Sutrisno Minggu (25/8) kemarin mengatakan, formasi CPNS untuk Kota Sungai Penuh telah keluar. Menurutnya berdasarkan surat Menpan nomor B/2624/M.PAN-RB/08/2013 tanggal 21 Agustus 2013 sebanyak 200 formasi CPNS yang disetujui Menpan.

Mengenai jurusan yang akan diterima tergantung kebutuhan Pemkot Sungai Penuh. Pihaknya akan mengusulkan ke Menpan untuk tenaga pendidik 30 orang, tenaga kesehatan 70 orang dan tenaga teknis 100 orang. “Jurusan yang akan diterima diusulkan lagi Menpan, tapi daerah yang lebih tahu apa yang dibutuhkan,” ujarnya.

Ditegaskannya, didalam jurusan yang diajukan nanti Pemkot Sungai Penuh akan mengakomodir jurusan yang ada di Perguruan Tinggi di Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, seperti jurusan akutansi dan ekonomi. “Semua jurusan yang ada di Perguruan Tinggi di Sungai Penuh dan Kerinci akan kita akomodir,” ucapnya.

Sementara itu, jadwal pelaksanaan tes CPNS akan dilakukan 3 November mendatang, serentak dengan tes CPNS kategori 2. “Kalau untuk Kategori 2 dari hasil lististing 375 orang, pusat yang menentukan berapa banyak yang lulus. Tentu berdasarkan hasil seleksi,” ujarnya.

Didalam tes CPNS nantinya masih diberlakukan sistem tes menggunakan LJK dalam TKD dan TKB. “Yang membuat soal dan menilai konsorsium 10 Universitas,” tandasnya. [Jambi Ekspres]