Usulan Formasi CPNS

Informasi Awal Penerimaan CPNS 2018

Setelah sukses membuka lowongan penerimaan CPNS 2017 sepertinya pemerintah kembali akan membuka penerimaan CPNS 2018. Jika pada penerimaan CPNS tahun 2017 instansi yang diberi lowongan hanya untuk pemerintah pusat dan satu pemerintah provinsi, tahun 2018 kabarnya akan dibuka penerimaan CPNS untuk pemerintah daerah.

Informasi Resmi Penerimaan CPNS 2018

Namun ada tidaknya penerimaan CPNS 2018 secara resmi akan diumumkan Kementerian PAN-RB dan BKN selaku pihak yang berwenang untuk rekrutment penerimaan CPNS. Masyarakat disarankan selalu memantau website resmi Kemenpan-RB atau BKN untuk perkembang informasi penerimaan CPNS 2018.

Informasi Awal CPNS 2018 Di Media Online

Sebagai informasi awal, berikut ini informasi terkait penerimaan CPNS 2018 yang dikutip langsung dari media online Liputan6.com yang telah merangkum beberapa fakta menarik seputar CPNS 2018, berikut uraiannya:

1. Berapa Jumlah Lowongan CPNS 2018 yang Dibuka?

Setiawan mengatakan, Kementerian PANRB telah mengusulkan jumlah pembukaan CPNS 2018 ke Kementerian Keuangan.

“Yang jelas pada 2018 itu yang akan pensiun itu sebanyak 250 ribu orang, di mana 38 ribu itu di pemerintah pusat dan sisanya di daerah. Posisi terakhir baru itu yang kami sampaikan ke Kementerian Keuangan untuk 2018,” ujar Setiawan.

Pemerintah tetap melakukan seleksi CPNS 2018 dengan sistem zero growth, mengingat moratorium sampai saat ini belum dicabut oleh Menteri PANRB. Artinya, tambahan CPNS tidak akan melebihi jumlah PNS yang pensiun.

2. Kapan Penerimaan CPNS 2018 Dibuka?

Masih ada tahapan yang harus dilalui Kementerian PABRB sebelum mengumumkan pendaftaran CPNS 2018.

Pertama, proses usulan dari masing-masing instansi yang akan mengajukan perekrutan CPNS. Pengajuan ini kini sudah bisa dilakukan melalui sistem e-formasi. Dari usulan ini, nantinya akan diverifikasi Kementerian PANRB.

“Jadi nanti mulai dari usulan hingga validasi ini akan dilakukan pada Februari-Maret 2018. Baru kalau selesai nanti kita akan koordinasi untuk kapan pendaftaran akan dilakukan,” kata Setiawan.

3. Berapa Jumlah Kementerian dan Lembaga?

Kementerian PANRB menyatakan sebanyak 34 pemerintah provinsi dan sekitar 500 pemerintah kabupaten dan kota mengajukan penambahan ASN atau lebih dikenal dengan PNS.

“Hingga saat ini lebih kurang 500 kabupaten dan kota mengajukan untuk kebutuhan ASN, serta 34 provinsi dan termasuk kementerian, lembaga yang ikut mengajukan kebutuhan ASN,” kata Menteri PANRB Asman Abnur.

Akan tetapi, alokasi jumlah CPNS tersebut juga akan bergantung pada kemampuan keuangan negara. Sebab itu, saat ini Kementerian PANBR tengah berkoordinasi dengan Kemenkeu terkait hal ini.

“Namun, keputusannya nanti sangat tergantung pada kemampuan keuangan. Jadi nanti dengan Bu Menkeu akan menghitung dulu kemampuan APBN kita,” tandas dia.

4. Apa Saja Posisi yang Dibutuhkan CPNS 2018?

Posisi seleksi CPNS 2018 yang akan dibuka sesuai dengan rencana strategis masing-masing instansi. Lebih banyak untuk jabatan teknis yang memiliki kemampuan khusus. “Kalau untuk pejabat administrasi sekarang ini sudah cukup,” tambah dia.

Dia mencontohkan, di wilayah Kalimantan. Di wilayah tersebut, rencana strategis pemerintahan adalah memiliki core sebagai wilayah penghasil tambang dan batu bara dan lainnya.

Dengan demikian, jabatan yang akan dibuka pada CPNS 2018 adalah tenaga pemerintahan yang berhubungan dengan berbagai komoditas tersebut.

Sementara secara nasional, berdasarkan data Kementerian PANRB, pegawai pemerintahan masih didominasi posisi atau jabatan yang berorientasi di sektor pertanian dan tenaga administrasi. Sementara pegawai yang sesuai dengan sektor tambang dan geologi tidak lebih dari 1 persen.

Tahapannya, instansi pemerintahan nantinya akan mengusulkan berbagai posisi yang dibutuhkan. Setelah itu, Kementerian PANRB akan memverifikasi untuk disesuaikan dengan rencana strategis di setiap instansi dan wilayah.

“Kita sudah punya peta aparatur sipil negara yang berbasis geografi. Di sana ada data semua di wilayah apa, jumlah PNS berapa, paling banyak bagian apa. Jadi, nanti kita akan pakai data itu untuk verifikasi,” tambah dia.

Sumber: Liputan6.com 25 Desember 2017
URL: http://bisnis.liputan6.com/read/3205801/bkn-lowongan-cpns-2018-tak-ada-jabatan-administratif

Inilah Prioritas Kebutuhan CPNS

Dalam surat Menteri PAN-RB Nomor B/750/M.SM.01.00/2017 Tanggal 13 Desember 2017 Tentang Penyampaian Kebutuhan PNS Tahun 2018 yang dikirimkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah Menpan RB meminta kebutuhan PNS tahun 2018 yang sudah di input melalui aplikasi e-formasi untuk di validasi ulang.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa usulan kebutuhan CPNS tahun 2018 di prioritaskan untuk jabatan fungsional (tertentu) dan jabatan teknis lain yang mendukung tugas inti (core business) dan untuk pemerintah daerah di prioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan serta jabatan-jabatan yang mendukung pembangunan infrastruktur.

Syarat pembukaan lowongan CPNS 2018 khusus untuk pemerintah daerah masih dibuat ketat, salah satunya harus memperhatikan kemampuan APBD denga rasio belanja pegawai harus dibawah 50%, kemampuan dan ketersediaan anggaran gaji dan kemampuan pelaksanaan diklat-diklat.

Penyampaian usulan kebutuhan PNS tahun 2018 diberi batas waktu sampai akhir bulan Januari 2018.

Latihan Praktek Ujian CAT CPNS : Dengan aplikasi simulasi interaktif Belajar jadi senyaman main Game. Informasi lengkap Baca Disini

BKN Tampung Kebutuhan Formasi CPNS 2017 Seluruh Instansi

Seperti diberitakan Manado Pos (1301), BKN saat ini sedang menggodok formasi penerimaan CPNS 2017. Ini tentunya kabar gembira awal tahun untuk warga yang ingin menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Pasalnya, pemerintah pusat sementara menggodok rencana perekrutan CPNS 2017.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memberi signal peluang penerimaan terbuka, meski belum ada pengumuman resmi dari pemerintah. Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman mengatakan, formasi CPNS sedang dibahas. “(Penerimaan CPNS) masih dikaji,” ujar Suryatman saat dihubungi Manado Post, Kamis (12/1) kemarin di Jakarta.

Kendati demikian, lanjut dia, apabila nantinya disetujui pemerintah untuk mengadakan formasi CPNS, maka daerah otonomi baru (DOB) bakal menjadi prioritas.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai penyelenggara manajemen ASN dalam pertimbangan teknis formasi, pengadaan CPNS, perpindahan antar instansi, persetujuan kenaikan pangkat dan pensiun ASN meminta kepada Seluruh Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah (Provinsi, Kabupaten dan Kota) untuk melakukan penghitungan kebutuhan ASN TA. 2017 dan dikirimkan ke BKN.

Hal tersebut sesuai dengan surat Kepala BKN nomor K 26-30/V 3-4/99 tentang penyusunan kebutuhan pegawai ASN TA 2017 tanggal 10 Januari 2017 yang ditandatangani langsung oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Dari surat ini tersirat bahwa belum ada jadwal penerimaan CPNS tahun 2017 yang dikeluarkan BKN. Sepertinya formasi CPNS 2017 masih akan digodok dan disesuaiakan dengan kebutuhan rill seluruh instansi di Indonesia. Sesuai wewenang BKN sepertinya ASN yang ada saat ini akan ditata kembali sehingga diketahui berapa kekurangannya baru dilakukan rekrutmen penerimaan CPNS.

Jadi bagi anda yang sedang menunggu pembukaan penerimaan CPNS harap bersabar dahulu. Pastinya sebelum penerimaan CPNS dilakukan perlu perhitungan mendetail dan matang. Kita tunggu perkembangan selanjutnya melalui situs resmi BKN.

 

CPNS Jawa Tengah 2014: Kabupaten Banyumas Butuh 3.647 Formasi

Info CPNS Banyumas – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banyumas provinsi Jawa Tengah sudah mengusulkan formasi lowongan CPNS 2014 sebanyak 3.647 formasi ke Kemenpan RB pada 24 Febuari 2014 lalu.

Namun, hingga sekarang belum dapat dipastikan apakah Kabupaten Banyumas memperoleh jatah kuota penerimaan CPNS 2014 atau tidak.

Kepala BKD Kabupaten Banyumas, Ahmad Supartono menyebut, usulan yang disampaikan sebanyak 3.647 formasi CPNS Banyumas Jawa Tengah 2014.

Jumlah formasi CPNS Banyumas 2014 ini didominasi kebutuhan tenaga pendidikan dan kesehatan. Kekurangan pegawai di Kabupaten Banyumas sebenarnya mencapai 5.000 formasi. Namun, jumlah ini tidak diusulkan seluruhnya karena mempertimbangkan prioritas.

“Termasuk yang diprioritaskan adalah guru kelas, guru agama. Apalagi setelah kurikulum baru perlu lebih banyak tenaga,” jelasnya.

Meski belum ada kepastian jatah alokasi penerimaan CPNS 2014 Banyumas, BKD telah mengantisipasi biaya penyelenggaraan pengadaan pegawai, dengan mengusulkan kebutuhan anggaran di APBD perubahan 2014. (azz/acd/sam/jpnn)

Lowongan CPNS Papua 2014 Pemprov Usulkan 800 Formasi

Info CPNS Papua 2014 – Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Papua, Charles Kambuaya mengatakan bahwa Pemprov Papua telah mengusulkan kuota untuk lowongan CPNS provinsi Papua 2104. Hanya saja, sampai saat ini, usulan kuota penerimaan CPNS formasi umum tersebut, belum mendapat tanggapan dari Kementerian PAN & RB.

“Kami sudah mengusulkan sebanyak 800 lebih untuk penerimaan CPNS formasi umum tahun 2014,” kata Charles Kambuaya di Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Selasa (3/6). “Kita tidak tau apakah Pusat mengabulkan atau tidak. Karena pusat harus menyesuaikan dengan anggaran negara,” jelasnya.

Dikatakannya, kuota penerimaan CPNS formasi umum tahun 2013 lalu, Pemprov Papua mendapatkan alokasi sebanyak 300 orang lebih. “Kita harapkan kita bisa dapat banyak untuk penerimaan CPNS tahun 2014 ini,” harapnya.

Sementara itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia bakal menyerahkan langsung hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Papua tahun 2013.

“Jadi, kita tinggal tunggu saja. Ini proses yang terakhir, dan menurut rencana Menpan akan mengantar sendiri hasil tes CPNS itu ke Papua dan Papua Barat. Kita lagi menunggu itu,” ungkap Charles Kambuaya kepada wartawan di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Selasa (2/6).

Kapan pastinya rencana penyerahan itu? Charles Kambuaya mengakui belum tahu secara pasti rencana Menpan datang ke Papua, namun pihaknya mengharapkan dalam waktu tidak terlalu lama bisa diserahkan hasilnya. Ditanya Cenderawasih Pos apakah dalam hasil tes CPNS itu sudah mengamokodir 80 persen untuk putra asli Papua? Charles membenarkannya bahwa kemungkinan besar sudah mengakomodir putra-putri asli Papua.

“Ya, sebagian besar mengakomodir penerimaan CPNS untuk putra Papua. Sedangkan, untuk formasi langka yang tidak ada dari putra daerah, ya bisa saja diisi oleh non Papua,” katanya seraya menegaskan bahwa formasi umum akan memprioritaskan putra-putri asli Papua.

Diakuinya, minggu lalu, pihaknya sudah ke Jakarta untuk melakukan pertemuan dengan Menpan untuk membahas hasil test CPNS Provinsi Papua tahun 2013 tersebut. Kaban Kepegawaian mendesak agar Menpan segera menyerahkan hasil test CPNS untuk formasi tahun 2013 tersebut ke Papua agar secepatnya dapat diumumkan karena banyak masyarakat yang mendesak untuk diumumkan.

“Ya, kita dikejar-kejar masyarakat untuk diumumkan, termasuk kalian wartawan. Jadi, kami berharap supaya ini percepat, karena yang lama belum keluar, sementara yang baru sudah mau pendaftaran lagi,” katanya. (cenderawasihpos.com/bat/fud)

Penerimaan CPNS 2014 Kabupaten Melawi Kalbar Butuh Formasi Guru, Kesehatan dan Teknis

Info CPNS Melawi – Kabupaten Melawi provinsi Kalimantan Barat berencana membuka lowongan CPNS pada penerimaan CPNS tahun 2014 ini. Pihak BKD Kabupaten Melawi sudah menyampaikan usulan formasi penerimaan CPNS Kabupaten Melawi ini ke Pemerintah Pusat.

Adapun jumlah kebutuhan formasi CPNS Melawi ini mencapai 200 lowongan CPNS. Dari 200 formasi yang diajukan tenaga pendidik dan kesehatan mendominasi, sisanya untuk tenaga tehnis.

“Proses pengajuan sudah sampai ke menpan,” kata kepala BKD Melawi, Syafarudin Jumat (30/5/2014) diberitakan Tribun News.

Dia mengungkapkan, formasi CPNS guru/ tenaga pendidik dan tenaga kesehatan memang menjadi prioritas pemkab Melawi, karena sampai saat ini dua formasi tersebut masih banyak mengalami kekurangan. “Mudah-mudahan saja, 200 formasi yang kita ajukan dapat disetujui semua,” katanya.

Tes perekrutan CPNS 2014 diperkirakan akan dilaksanakan pada September mendatang. Sistimnya masih sama dengan penerimaan CPNS pada tahun 2013 lalu, yakni semuanya diserahkan kepada pusat, sementara daerah hanya sebagai penyelenggara. Yang berbeda tahun ini pemerintah pusat mengharuskan metode CAT dalam tes CPNS untuk semua instansi. [tribunnews]

CPNS 2014 Jawa Timur, Kabupaten Malang Butuh 5000 Formasi CPNS

CPNS 2014 Jawa Timur – Salah satu pemerintah daerah yang akan membuka lowongan CPNS 2014 di Jawa Timur adalah pemerintah kabupaten Malang. Kabupaten Malang provinsi Jawa Timur pada penerimaan CPNS 2014 ini berencana merekrut 5.000 formasi CPNS sebagian akan ditempatkan di kantor pemerintahan setempat.

Informasi adanya pembukaan lowongan penerimaan CPNS 2014 Kabupaten Malang ini seperti diberitakan Suara Merdeka (31/5) dimana menurut pengakuan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Malang Suwandi, pemerintah kabupaten Malang sudah mengajukan kuota formasi penerimaan CPNS sebanyak 5.000 formasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Badan Kepegawaian Nasional.

“Kami kirimkan sekitar dua bulan lalu, namun yang disetujui berapa kita belum tahu. Yang pasti, dari 5.000 yang kita ajukan itu, 60 persennya adalah tenaga pendidik dan selebihnya untuk tenaga kesehatan serta teknis di satuan kerja perangkat daerah,” katanya, Sabtu (31/5).

Ia mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya kuota yang disetujui pemerintah pusat selalu lebih kecil dibandingkan dengan pengajuan.

Suwandi menjelaskan pula bahwa pada perekrutan yang pembukaan pendaftaran akan dilakukan Juli mendatang, pemerintah daerah mengajukan rencana perekrutan lulusan sarjana dan lulusan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan untuk mendukung kerja bagian tata usaha di unit-unit pelaksana teknis.

Untuk metode seleksi penerimaan CPNS 2014 menurut anjuran pemerintah pusat akan dilakukan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) dimana tes CPNS dilakukan dengan komputerisasi.

CPNS 2014 Kabupaten Pelalawan 1.465 Formasi Diusulkan

Info CPNS Pelalawan – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pelalawan provinsi Riau, mengaku telah mengirimkan untuk pengajuan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014, ke Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan).

“Berkasnya sudah kita antarkan langsung ke Kemenpan. Sebanyak 1.465 formasi kita ajukan,”kata Kepala BKD Pelalawan, Andi Yuliandri, Kamis (29/5/2014).

Disampaikan Andi, baru-baru ini BKD Pelalawan telah mengantar langsung untuk berkas pengajuan formasi CPNS Pelalawan  tahun 2014 tersebut.

“Formasi itu masih secara global sesuai kebutuhan di setiap Satuan Kerja (Satker), baik struktural maupun prosedural. Tahun ini, Pemkab Pelalawan bisa dipastikan akan membuka lowongan CPNS,”tuturnya.

Dijelaskanya, seperti tata cara sebelumnya, setelah Pemda Pelalawan mengajukan jumlah formasi yang dibutuhkan ke Kemenpan, selanjutnya Kemenpan akan melakukan evaluasi.

“Setelah dilakukan evaluasi terhadap berkas yang telah kita ajukan, kita akan mendapat balasan melalui surat,”bebernya.

Andi menegaskan, jumlah formasi CPNS 2014, yang diajukan BKD Pelalawan dirasa masih sesuai dengan jumlah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pelalawan dalam peraturan belanja pegawai harus dibawah 50 persen dari anggaran.

“Pengajuan formasi yang kita ajukan masih pada batas 38 persen dari APBD saat ini,”tandasnya.(rkn/goriau.com)

Ini Update Info Penerimaan CPNS 2014 di Provinsi Jambi

Info CPNS Jambi – Pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi bersiap-siap membuka lowongan penerimaan CPNS 2014. Meski belum mendapat jawaban kepastian penerimaan, namun sejumlah kabupaten/kota di Jambi memastikan akan menerima CPNS. Bahkan, sejumlah SKPD sudah diminta mengajukan kebutuhan CPNS di tempatnya masing-masing.

Kota Jambi

Seperti di Kota Jambi yang masih menunggu jawaban dari BKN atas pengajuan formasi untuk CPNS 2014. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Jambi, Subhi Yusuf mengatakan pihaknya sudah mengajukan formasi CPNS ke BKN di Palembang beberapa waktu lalu. “Kita sudah minta alokasi formasi, tapi sampai sekarang belum ada kepastian,” katanya.

Dia mengatakan, mungkin saja ada pertimbangan dari BKN tentang alokasi anggaran untuk gaji pegawai. Di mana, lebih dari 50 persen APBD Kota Jambi dipergunakan untuk membayar gaji pegawai. Dan jika dipertimbangkan dari alokasi anggaran tersebut, dirasakan belum perlu bagi Pemkot untuk menambah pegawai.

Tapi, meski demikian, Subhi mengatakan pihaknya tetap mengajukan formasi. Karena ada kebutuhan pegawai di bidang-bidang tertentu. Menurutnya, yang diajukan adalah untuk posisi tenaga kesehatan dan guru. Namun, Subhi mengatakan tidak ingat berapa jumlah formasi yang diajukan. “Kita tetap minta formasi. Karena ada kebutuhan untuk guru dan tenaga kesehatan. Sampai sekarang belum ada kepastian,” katanya.

Pengajuan itu sendiri sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Namun belum bisa dipastikan apakah Kota Jambi akan membuka lowongan CPNS atau tidak. Sebagaimana diketahui, Kota Jambi sudah tidak menerima lowongan CPNS sejak lima tahun silam. Subhi mengatakan, terakhir kali ada penerimaan adalah tahun 2008. “SK terakhir keluar itu tahun 2009, jadi sampai sekarang sudah lebih dari lima tahun kita tak terima CPNS,” tandasnya.

Kabupaten Batanghari

Lalu, Pemerintah Kabupaten Batanghari juga berencana menerima CPNS tahun ini. Hanya saja, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) belum bisa mengajukan formasi CPNS yang dibutuhkan ke pemerintah pusat. Masalahnya, SKPD di lingkup Pemda Batanghari sebagian besar belum menyerahkan kebutuhan CPNS kepada BKPPD. “Kita belum bisa mengusulkan karena SKPD hingga saat ini belum menyerahkan kebutuhan CPNS kepada BKPPD sesuai yang diminta,” Kata Plt Kepala BKPPD Batanghari, M. Syargawi.

Dijelaskan Syargawi, dari 24 SKPD di lingkup Pemda Batanghari, sejauh ini baru dua instansi yang sudah menyerahkan kebutuhan. yang selesai menyerahkan berapa kebutuhan CPND di SKPD tersebut. Dua instansi itu yakni, Inspektorat dan BKPPD. “Yang lain belum menyerahkan kebutuhan. Padahal, itulah yang menjadi dasar Kita mengajukan penerimaan,” ucapanya.

Keterlambatan SKPD mengajukan kebutuhan CPNS lantaran terjadinya perubahan format. Pihak Menpan meminta agar dalam usulan dicantumkan nama jabatan dalam formasi. Syargawi mencontohkan kebutuhan tenaga dari ekonomi akutansi. Maka harus dibuat dalam formasi jabatan yang dibutuhkan pengelola keuangan. “Tahun sebelumnya, formasi yang diajukan cukup bikin jabatan staf, sekarang harus dibuat jabatan apa yang dibutuhkan,” terangnya.

Disampaikan Syargawi, belum lama ini semua kepala SKPD ikut dalam rapat di kantor bupati terkait penerimaan CPNS. Setiap SKPD sudah diminta untuk mengajukan formasi CPNS yang dibutuhkan kepada BKPPD. Sebab, yang lebih tahu jumlah kekurangan dan kebutuhan CPNS merupakan dinas/intansi terkait. “Kami sendiri meminta agar SKPD sudah menyerahkan formasi yang dibutuhkan sebelum 31 Mei. Dengan begitu, Kami tinggal melanjutkan ke pusat,” tutupnya.

Kabupaten Tebo

Keyakinan serupa juga datang dari Kabupaten Tebo. Guna mencukupi kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Tebo, tahun 2014 ini Pemda Tebo memastikan membuka penerimaan CPNS jalur umum. Hal ini diungkapkan Sekretaris BKD, Eko Nuryanto. “Iya, kita tahun ini membuka CPNS jalur umum,” terangnya.

Dikatakannya, pembukaan lowongan CPNS, merupakan instruksi dari Menpan beberapa waktu lalu yang sudah menginformasikan bahwa Tebo bakal kembali mendapat alokasi PNS tahun 2014. “Instruksi Menpan begitu, juga memang Tebo memang masih kekurangan PNS diberbagai instansi,” ungkapnya.

Lanjutnya, pihaknya saat ini telah mengajukan sekitar 4000 formasi ke Menpan. Pengajuan formasi meliputi Pendidikan, kesehatan dan lainnya. “Kebutuhan pastinya kita masih lakukan penghitungan, tetapi kita ajukan 4000 formasi,” jelasnya.

Dijelaskannya lagi, sebelumnya Bupati Tebo sudah menyetujui pengajuan 4000 formasi ke Menpan, dan dari 4000 formasi yang diajukan, sudah pasti tidak sebanyak itu usulan yang akan diterima oleh Menpan. Karena, biasanya hanya ratusan yang diterima. “Paling hanya ratusan yang disetujui Menpan,” ungkapnya.

Eko menambahkan, pihaknya selaku penyelenggara hanya bisa mengajukan sesuai dengan skala priortitas yang dibuthkan, mengenai berapa yang akan di dealkan oleh Menpan, Pusat lah yang menentukannya.

Kabupaten Merangin

Bagaimana dengan Pemkab Merangin? Untuk tahun 2014 ini, dipastikan Kabupaten Merangin akan menerima calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) baru, namun kepastian proses rekrutmen bergulir belum bias disampaikan sebab masih menunggu petunjuk pusat sembari quota un tuk Kabupaten Merangin juga keluar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Merangin, Hatam Tafsir, yang dikonfirmasi via telpon kemarin (25/05), mengatakan, secara umum formasi sudah disampaikan ke Mepan dan BKN bahwa Merangin butuh tambahan PNS baru sebanyak 2000 orang untuk lima tahun mendatang. “Untuk tahun 2014 ini, kita usulkan 350 formasi, semoga ini bias disetujui pusat,” sebutnya.

Dia menambahkan, dari sekitar 350-an formasi yang diajukan untuk tahun 2014 ini, mayoritas didominasi oleh tenaga guru, para medis, medis dan teknis secara berurut. “Yang paling banyak kita usulkan tetap guru, karena memang kebutuhan paling besar pada tenaga guru, namun angka pastinya saya lupa, kalau mau jelas nian silahkan ke kantor waktu jam kerja,” kata Hatam Tafsir.

Hatam Tafsir, juga menyampaikan secara teknis pihaknya sudah siap untuk melakukan proses rektrutmen, namun karena belum ada petunjuk dari pusat, maka proses belum bias berjalan. “Kita juga sudah anggarkan dana untuk pelaksanaan test CPNS,” sebutnya.

Lebih jauh, dia menyampaikan, bagi para putra-putri Kabupaten Merangin yang berminat untuk maenjadi pegawai negeri sipil, silahkan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. “Namun kita pastikan untuk test CPNS umum tidak ada formasi untuk SMA sederajat, minimal D III,” sebutnya.

Disinggung mengenai, seringnya muncul isu jika pada saat test CPNS sering ada permainan uang, Dia mengatakan, hal tersebut tidak benar. “Jangan takut bersaing, jika kita memiliki kemampuan dan memenuhi syarat silahkan berkompetisi, belajar dan persiapkan diri sebaik mungkin,” tukasnya.

Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar)

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) pada tahun ini berencana akan menbuka formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk memenuhi kebutuhan pegawai di wilayah Tanjabbar.

Penerimaan formasi CPNS 2014, BKD Tanjabbar akan mengajukan sebanyak 3.600 CPNS ke KemenPAN RB. Hal ini disampaikan oleh Kepala BKD Zulkifli. Namun persetujuan atas pengajuan ini tetap tergantung dari KemenPAN RB. Zul menyebut formasi yang diajukan diprioritaskan untuk sektor pendidikan dan kesehatan. “Ini yang paling dibutuhkan saat ini,” jelasnya.

Selain itu, Tanjab Barat juga akan mengakomodir lulusan SMA untuk ikut tes CPNS, namun disesuaikan terlebih dahulu dengan kebutuhan, semisal operator komputer, atau tukang ngantar surat. “Tergantung dengan usulan dari masing-masing SKPD,” papar kepala BKD Tanjabbar, Zulkifli.

Terkait dengan edaran pusat dimana semua peserta harus mengikuti seleksi secara elektronik. Dan hal ini juga sebenarnya menjadi keinginan Pemkab Tanjab Barat. Karena dengan sistem seperti ini, kata Zulkifli, akan dapat meningkatkan transparansi dalam proses seleksi CPNS.

Dan meminimalisir kecurangan. “Test (dengan sistem elektronik) akan dilakukan di Kanreg BKN Palembang, kerjasama untuk tes di di Palembang ini sudah disepakati,” papar Zul. Hal ini sengaja dilakukan di Palembang, karena alat untuk proses seleksi melalui komputer tak dimiliki Tanjab Barat. “Komputernya harus berstandar, dan tidak terkontaminasi. Tempatnya juga harus berstandar,” tandasnya.

Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim)

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Timur pada tahun 2014 ini belum bisa memastikan akan menerima CPNS atau tidak. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Tanjabtim, Zumi Zola Zulkifli belum lama ini. Menurut Zola, belum diputuskannya penerimaan CPNS tahun 2014 karena akan memprioritaskan para honorer yang belum terakomodir pada tes CPNS K2 tahun 2013 lalu. “Kita masih memprioritaskan honorer yang belum lulus tahun lalu, bagaimana ke depannya, jadi kita belum memastikan apakah akan melakukan penerimaan CPNS tahun ini atau tidak,” ujar Zumi Zola kepada sejumlah wartawan di rumah Dinas baru-baru ini.

Sebab, dari sekitar kurang lebih 400 honorer K2 yang ada baru sekitar 160an yang diterima sebagai CPNS yang dilakukan perekrutan tahun 2013 lalu. “Masih ada sekitar 300-an yang belum diakomodir ini mau dikemanakan, ini yang terus kita koordinasikan dengan Menpan,” jelasnya.

Pemkab Tanjabtim dalam hal ini terus berkoordinasi terkait nasib honorer yang belum terakomodir ini. Dan selaku kepala daerah, Zumi Zola terus mengupayakan agar honorer ini mendapatkan prioritas dalam penerimaan CPNS. “Makanya kita belum memastikan apakah akan menerima CPNS tahun ini atau tidak, sementara masih ada honorer yang belum diterima sebagai CPNS,” terangnya.

Selain itu, bupati juga mengatakan penerimaan CPNS harus sesuai dengan kebutuhan yang ada. “Jangan sampai nanti penerimaan CPNS dibuka. Namun setelah diterima malah banyak yang tidak menjalankan tugas sesuai fungsi dan tempat tugas yang telah ditetapkan. Jadi kita juga harus melihat kebutuhan,” katanya.

Zola tidak ingin setelah CPNS diterima bukan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat, namun malah mengajukan pindah tugas. Karena alasan kondisi geografis Tanjabtim. “Kita tidak mau ini terjadi, jadi harus ada pertimbangan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Kabupaten Sarolangun

Serupa dengan Tanjabtim juga datang dari Pemkab Sarolangun. Tahun 2014 ini Kabupaten Sarolangun belum bisa memastikan akan melaksanakan penerimaan CPNS. Apalagi Sekda Sarolangun, Thabroni Rozali, beberapa waktu yang lalu sudah menegaskan tahun 2014, Sarolangun pastikan tidak rekrut Pegawai Negeri Sipil.

Sekretaris BKP2D Kabupaten Sarolangun, Febriati mengatakan, pihaknya telah mengajukan formasi CPNS, tapi pelaksanaannya belum bisa dipastikan apakah akan dilaksanakan atau tidak untuk Kabupaten Sarolangun. “Formasi sudah diajukan, tapi belum tahu akan dilaksanakan atau tidak,” ucapnya.

Disebutkannya, Pemerintah Kabupaten Sarolangun, tahun 2014 ini, belum pasti menerima PNS. Pemkab masih fokus mengurusi tenaga honorer kategori 2 (K2) sebanyak 190 orang yang baru diangkat. Sedangkan, Pemprov Jambi sudah memastikan tidak akan menerima CPNS 2014 ini. (Sumber: Jambi Independent: een/fes/bee/amu/aki/muz/hen)

Lowongan CPNS Palembang 2014 Butuh 5000 Formasi

Info CPNS Palembang – Kota Palembang provinsi Sumatera Selatan akan membuka lowongan CPNS pada penerimaan CPNS 2014. Lowongan CPNS 2014 secara nasional termasuk di Palembang segera dibuka.

Pada penerimaan CPNS 2014 ini Pemkot Palembang akan mengajukan sebanyak 5.000 formasi CPNS 2014 kepada pemerintah pusat.

Seperti diberitakan Solo Pos (21/5), Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Palembang Kurniawan mengatakan rencananya lowongan formasi CPNS 2014 itu akan dibuka untuk umum dan diprioritaskan untuk tenaga pengajar dan tenaga medis.

“Kami sedang mengajukan usulan formasi CPNS kepada pemerintah pusat, untuk kuotanya berkisar 5.000 formasi,” katanya seperti dalam keterangan di situs resmi Pemkot Palembang, Rabu (21/5/2014).

Menurut dia, penentuan kuota lowongan CPNS 2014 tersebut disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Kota Palembang, terutama menyangkut pendidikan dan kesehatan.

“Jika melihat data dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Palembang tahun ini akan banyak guru yang pensiun, itu artinya Palembang akan kekurangan tenaga pengajar,” katanya.

Disarankan masyarakat yang berminat ikut Tes CPNS Palembang 2014 ini untuk melakukan persiapan. Mengenai kapan pendaftaran CPNS di Palembang ini dibuka pihak BKD belum bisa memastikan karena saat ini masih dalam tahap pengajuan formasi.