CPNS Penyuluh

Kabupaten Lahat Butuh CPNS Tenaga Penyuluh

Pemerintah Kabupaten Lahat provinsi Sumatera Selatan, saat ini mengalami kekurangan tenaga petugas penyuluh lapangan hal tersebut terjadi karena banyaknya tenaga penyuluh yang pensiun.

Disisi lain, minimnya formasi penerimaan CPNS Lahat bidang penyuluhan baik pertanian, perikanan dan kehutanan.

Kepala Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Lahat, H Mucktar Efendi mengatakan, saat ini pihaknya kekurangan tenaga penyuluh. “Ya sejauh ini kita kekurangan tenaga penyuluh. Hal ini berdampak kepada kurang maksimalnya pemberian pembinaan kepada petani. Makanya, kita berharap akan bertambah. Selain pensiun karena memang kurangnya formasi saat penerimaan PNS,”ungkapnya, ditemui Jumat (27/2).

Lebih lanjut ia mengungkapkan jumlah penyuluh lapangan di Kabupaten Lahat saat ini sebanyak 166 orang dengan rincian, penyuluh pertanian sebanyak 41 orang, penyuluh perikanan ada 2 orang, penyuluh kehutanan 12 orang, ditambah dengan tenaga honorer sebanyak 1 orang. Kemudian ada tenaga harian lepas atau tenaga bantu penyuluh pertanian sebanyak 109 orang.

“Dari penyuluh yang ada 55 orang berstatus PNS. Sedangkan sisanya adalah tenaga harian lepas yakni ada 109 orang. Untuk diketahui, tenaga harian lepas ini adalah tenaga kontrak dari kementrian pertanian RI, jadi gaji mereka dibayar dari pemerintah pusat,” bebernya lagi.

Menurutnya, Kabupaten Lahat sangat membutuhkan tenaga penyuluh untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam rangka menunjang program ketahanan pangan. Mengenai jumlah kekurangan, menurut dia, jika mengacu pada jumlah desa yang ada di Kabupaten Lahat, sebanyak 350 desa, maka kekurangan tenaga penyuluh mencapai ratusan orang.

“Idealnya setiap desa ada satu petugas penyuluh lapangan, dan yang ada saat ini baru 166 orang, berarti masih kurang,” katanya.

Untuk memaksimalkan penyuluhan sendiri terpaksa seorang petugas menangani lima sampai enam desa. Sistem ini kurang efektif untuk meningkatkan pengetahuan di bidang pertanian pada petani. Pemerintah Kabupaten Lahat akan mengusulkan kekurangan tenaga penyuluh ini kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar menambah jumlah tenaga tersebut melalui pembukaan CPNS. (CR22/Tribun Palembang).

Penerimaan CPNS 2013 Formasi Guru, Penyuluh dan Kesehatan Jadi Prioritas

Pemerintah memastikan bahwa penerimaan CPNS 2013 akan dibuka lagi. Ini merupakan awal berakhirnya moratorium penerimaan CPNS yang sudah berlangsung selama dua tahun.

Untuk menghemat anggaran belanja negara, rencana penerimaan CPNS 2013 dilaksanakan dengan prinsip zero growth artinya tidak ada pertumbuhan/penambahan PNS dimana jumlah pegawai baru yang diterima tidak sebanding dengan pensiunan.

Dengan sistem tersebut, diharapkan jumlah pegawai yang saat ini mencapai 4,7 juta tidak akan bertambah dan justru berkurang setiap ada penerimaan CPNS. Lantaran dengan jumlah 4,7 PNS beban negara untuk membayar gaji pegawai sudah mencapai triliunan rupiah. Idealnya jumlah PNS seluruh indonesia ditargetkan pada angka 3,5 Juta PNS.

Kebijakan ini mengharuskan adanya pembatasan formasi penerimaan CPNS yang dimulai sejak tahun 2012 yang lalu. Adapun formasi yang menjadi prioritas adalah tenaga yang tidak bisa ditunda pengadaannya seperti formasi CPNS tenaga guru, formasi tenaga penyuluh dan formasi tenaga kesehatan (medis).

Dampak langsung yang akan terjadi dipastikan persaingan memperebutkan satu kursi CPNS akan semakin ketat karena keterbatasan formasi yang ada sementara pelamar CPNS dipastikan akan tetap membludak.

Jadi masyarakat yang ingin mengikuti ujian CPNS 2013 kebijakan ini harus disikapi dengan persiapan yang matang. Satu-satunya usaha adalah dengan mempelajari soal-soal CPNS agar bisa memperoleh ranking terbaik pada saat ujian CPNS.

Latihan Praktek Ujian CAT CPNS : Dengan aplikasi simulasi interaktif Belajar jadi senyaman main Game. Informasi lengkap Baca Disini