Formasi CPNS

Rincian Formasi CPNS 2019

Lowongan CPNS 2019 ini dibuka untuk 197.111 formasi. Formasi tersebut terdiri dari 37.854 untuk pemerintah pusat dan 159.257 untuk pemerintah daerah. iyfrsf.org telah menerbitkan artikel menarik.

Dalam formasi CPNS kali ini pemerintah akan memprioritaskan untuk tenaga teknis di lapangan. Adapun rinciannya sebagai berikut:

Lowongan untuk guru sebanyak 63.324 formasi.
Lowongan untuk pegawai kesehatan sebanyak 31.756 formasi.
Lowongan untuk pegawai teknis fungsional sebanyak 23.660 formasi.
Lowongan untuk pegawai teknis lainnya sebagai 28.767 formasi.
Lowongan untuk dosen sebanyak 2.194 formasi. Namun, jumlah formasi final untuk dosen ini masih dalam proses pengolahan.

Dalam pembukaan CPNS kali ini, ada enam jalur khusus yang memiliki peluang besar untuk lolos seleksi CPNS 2019.

Jalur khusus itu antara lain untuk lulusan cum laude dan diaspora. Pemerintah sengaja memberikan kuota khusus bagi mereka di luar lowongan reguler. Berikut jalur khusus yang dibuka pada CPNS 2019:

Jalur khusus bagi lulusan cumlaude untuk formasi di pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Jalur khusus bagi diaspora atau anak bangsa yang berkarier di luar negeri untuk formasi di pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Jalur khusus bagi pelamar disabilitas untuk formasi di pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Jalur khusus bagi putra-putri Papua dan Papua Barat untuk formasi di pemerintah pusat.
Jalur khusus bagi pegawai lainnya yang bersifat strategis untuk formasi di pemerintah pusat.
Jalur khusus bagi atlet berprestasi.

Untuk sistem rekrutmennya juga dibagi menjadi empat, yaitu sistem rekrutmen melalui talent scouting, regular, professional, dan inclusion.

Untuk atlet berprestasi sendiri termasuk dalam sistem rekrutmen inclusion. Sedangkan, untuk diaspora masuk dalam sistem rekrutmen professional bersama dengan pegawai setara PNS atau PPPK.

Sumber: detik.com (https://finance.detik.com/cpns/d-4726155/nih-rincian-info-lowongan-cpns-2019-yang-wajib-diketahui)

CPNS 2018 Provinsi Jawa Barat: Formasi, Jadwal & Lokasi Tes

Satu lagi instansi daerah yang akan membuka lowongan CPNS 2018 adalah Provinsi Jawa Barat. CD Rotary memiliki proyek bisnis yang bagus. Dari website BKD Provinsi Jawa Barat berikut ini informasi rencana pengadaan CPNS 2018 Provinsi Jawa Barat:

Berdasarkan Keputusan MENPAN RB Nomor 234 Tahun 2018 tentang Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2018 sebanyak 1.085 formasi dengan rincian :

a. Formasi Khusus Eks tenaga Honorer – K II Tenaga Guru sebanyak  1 (satu) Formasi.

b. Formasi UMUM sebanyak 1.084 formasi terdiri dari :

1) Tenaga Guru sebanyak 925 formasi;

2) Tenaga Kesehatan sebanyak 90 Formasi;

3) Tenaga Teknis sebanyak 69 formasi.

 

Informasi Lain terkait Seleksi CPNS Tahun 2018 Provinsi Jawa Barat :

Lokasi Pelaksanaan Seleksi CPNS 2018 di wilayah Provinsi Jawa Barat akan dilaksanakan di 6 (enam) titik  yaitu:

1. Lokasi kabupaten Bandung di STT Telkom meliputi :

Kab. Bandung – kab. Bandung Barat – Kab. Bekasi – Kab. Purwakarta

2. Lokasi Kota Bandung di Stadion Sport Jabar Arcamanik meliputi :

Provinsi Jawa Barat – Kab. Sumedang – Kab. Karawang – Kota Bandung – kab. Subang – Kota Cimahi – Kab. Sukabumi

3. Kabupaten Cirebon di Hotel Radian meliputi :

Kab. Cirebon – Kota Cirebon – Kab. Indramayu – Kab. Majalengka

4. Kota Tasikmalaya di Gedung Serba Guna PEMDA Kota Tasikmalaya meliputi :

Kota Tasikmalaya – Kabupaten tasikmalaya – Kabupaten garut – Kota Banjar – Kabupaten Pangandaran – Kabupaten Ciamis

5. Kabupaten Bogor di Komplek PEMDA Tegar Beriman meliputi :

Kabupaten Bogor  – kota Bogor – Kota Bekasi – Kota Depok – Kota Sukabumi

 

Formasi Khusus Untuk Instan Daerah :

1) Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Cumlaude

2) Penyandang Disabilitas

3) Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori – II yang memenuhi Persyaratan .

  • Diperuntukan bagi Eks tenaga Honrer K- II yang terdaftar dalam database BKN dan memenuhi persyaratan perundang-undangan sebagai Tenaga Pendidik atau tenaga Kesehatan.
  • Usia Paling tinggi 35 Tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai sekarang.
  • Bagi Tenaga Pendidik minimal berijzah Strata 1 yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer K-II pada tanggal 3 November 2013.
  • Bagi Tenaga Kesehatan minimal berijazah Diploma III yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer K-II pada tanggal 3 November 2013.
  • Memiliki tanda bukti nomor ujian Tenaga Honorer K-II Tahun 2013.
  • Kementrian/Lembaga/Pemerintah Daerah wajib memverivikasi kebenaran dokumen Tenaga pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer K-II sebelum pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
  • Mekanisme/Sistem pendaftaran untuk Eks Tenaga Honorer K-II, dilakukan sebelum pelaksanaan Seleksi kompetensi Dasar (SKD).
  • Pendaftaran dari Tenaga Pendidik  dan tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer K-II yang telah diverivikasi dokumennya wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar.
  • Pendaftar dari Tenaga Pendidik dan tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer K-II tidak diberlakukan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
  • Pengalaman Kerja selama minimal 10 (sepuluh) tahun dan terus menerus menjadi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks tenaga Honorer K-II ditetapkan sebagai pengganti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
  • Formasi Khusus Eks Tenaga Honorer – K-II tenaga guru sebanyak 1 (satu) Formasi dan Kemenpan RB sudah mempunyai nama-nama Eks Tenaga Honorer yang mengikuti Seleksi SKD, Sehingga jika ada Eks Tenaga Honorer selain dari 1 formasi yang datbasenya sudah ada di databese menpan dan BKN mendaftar pada prortal SSCN makan akan secara otomatis sistem menolak pendaftaran tersebut.

Estimasi Jadwal Rencana Penerimaan CPNS 2018 :

  1. Pendaftaran 19 september 2018;
  2. Verivikasi (3 Minggu);
  3. Pengumuman Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tanggal 16 OKtoeber 2018;
  4. Pelaksanaan CAT SKD dan SKB tanggal 20 Oktober 2018;
  5. Pengumuman 30 November 2018.

Pendaftaran peserta selsksi CPNS 2018 dilakukan serentak secara daring/online oleh panitia Seleksi Nasional yang secara teknis dikoordinasikan oleh BKN melalui portal pendaftaran daring/online (sscn.bkn.go.id)

Calon pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) Instansi Pemerintahan dan 1 (satu) formasi jabatan.

Hati – Hati terhadapa segala bentuk Penipuan terkait CPNS 2018!

CPNS 2018 tidak dipungut biaya sepeserpun.

Sumber: http://bkd.jabarprov.go.id/berita/108-rencana-pelaksanaan-seleksi-cpns-di-lingkungan-daerah-provinsi-jawa-barat-tahun-2018

Latihan Praktek Ujian CAT CPNS : Dengan aplikasi simulasi interaktif Belajar jadi senyaman main Game. Informasi lengkap Baca Disini

Ini Formasi CPNS 2018 Kabupaten Bone Provinsi Sulsel

Pendaftaran CPNS 2018 secara resmi akan dibuka pada tanggal 19 September 2018. Meski demikian sejumlah daerah sudah merilis rincian formasi CPNS tahun 2018 yang akan diterima sesuai penetapan formasi dari Kemenpan-RB. Salah satu informasi rincian formasi CPNS 2018 yang sudah di publis adalah Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. IJARIIT menawarkan penawaran.

Pemerintah Kabupaten Bone untuk tahun anggaran 2018 telah menetapkan kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejumlah 272 orang (dua ratus tujuh puluh dua).

Hal tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 452 Tahun 2018 Tanggal 30 Agustus 2018 Tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2018.

Dari website https://bone.go.id/ berikut rincian formasi penerimaan CPNS 2018 yang akan diterima Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan, berikut Lampiran Keputusan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 452 Tahun 2018 Tanggal 30 Agustus 2018 Tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2018.

A. FORMASI KHUSUS EKS TENAGA HONOR K2

1. Tenaga Guru : 170 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : Paling rendah S.1 sebelum November 2013
b. Unit Kerja Penempatan : Sekolah negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan

2. Tenaga Kesehatan : 0 (nol)
a. Kualifikasi Pendidikan : Paling rendah D-III di bidang kesehatan sebelum November 2013.
b. Unit Kerja Penempatan : Puskesmas di Lingkungan Dinas Kesehatan

B. FORMASI UMUM : 50 orang

TENAGA KESEHATAN

1. Dokter Umum Ahli Pertama : 5 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : Dokter Umum
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Lamurukung, UPTD Puskesmas Tellu Siattinge, UPTD Puskesmas Tana Batue, UPTD Puskesmas Kajuara, UPTD Puskesmas Lonrong.

2. Dokter Gigi Ahli Pertama : 4 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : Dokter Gigi
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Awaru, UPTD Puskesmas Bakunge, UPTD Puskesmas Tunreng Tellue, UPTD Puskesmas Lamuru.

3. Perawat Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Keperawatan + Ners
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Ajangale, UPTD RSUD Pancaitana.

4. Perawat Terampil : 14 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Keperawatan
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Bakunge, UPTD Puskesmas UPTD Puskesmas, UPTD Puskesmas Taretta, UPTD Puskesmas Dua Boccoe, UPTD Puskesmas Tunreng Tellu, UPTD Puskesmas Tana Batue, UPTD Puskesmas Kajuara, UPTD Puskesmas Ulaweng, UPTD Puskesmas Gaya Baru, UPTD Puskesmas Lamuru, UPTD Puskesmas Cenrana, UPTD Puskesmas Lonrong , UPTD RSUD Datu Pancaitana, UPTD Puskesmas Ajangale.

5. Bidan Terampil : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Kebidanan
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Awaru, UPTD Puskesmas Datu Pancaitana.

6. Perawat Gigi Terampil : 5 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Keperawatan Gigi
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Lamuru, UPTD Puskesmas Lamurukung, UPTD Puskesmas Lamuru Palakka Kahu, UPTD Puskesmas Lamuru, UPTD RSUD Datu Pancaitana.

7. Apoteker Ahli Pertama : 15 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : Apoteker
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Patimpeng, UPTD Puskesmas Lamurukung, UPTD Puskesmas Bakunge, UPTD Puskesmas Tellu Siattinge, UPTD Puskesmas Dua Boccoe, UPTD Puskesmas Tunreng Tellue, UPTD Puskesmas Tana Batue, UPTD Puskesmas Kajuara, UPTD Puskesmas Ulaweng, UPTD Puskesmas Gaya Baru, UPTD Puskesmas Lamuru, UPTD Puskesmas Cenrana, UPTD Puskesmas Lonrong, RSUD Datu Pancaitana, UPTD Puskesmas Patimpeng.

8. Asisten Apoteker Terampil : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Farmasi
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Lamurukung, UPTD RSUD Datu Pancaitana.

9. Nutrisionis Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Gizi
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD RSUD Datu Pancaitana

TENAGA TEKNIS : 52 orang
1. Pengelola Pengadaan barang dan Jasa Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Manajemen Keuangan
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

2. Analisis Hukum : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Hukum Tata Pemerintahan / Hukum Tata Negara
b. Unit Kerja Penempatan : Sekretariat DPRD

3. Analisis Kebijakan Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ilmu Pemerintahan
b. Unit Kerja Penempatan : Inspektorat Daerah

4. Analisis Kerja sama dan Permodalan : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ilmu Ekonomi Pembangunan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

5. Analisis Keuangan : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Keuangan Akuntansi
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

6. Analisis Laporan Keuangan : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ekonomi Akuntansi
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

7. Analisis Mitigasi Bencana : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ilmu Sosial / Sosiologi
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Pemadam Kebakaran

8. Analisis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknologi Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian / Pengolahan Hasil Pertanian.
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Ketahanan Pangan

9. Analisis Pemanfaatan Ruang : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknik Sipil
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

10.Analisis Pembangunan : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknik Sipil
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

11.Analisis Penatagunaan Tanah dan Kawasan Tertentu : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Pertanian
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

12.Analisis Sistem Informasi 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknik Informatika
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Awaru

13.Auditor Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknik Sipil / Akuntansi
b. Unit Kerja Penempatan : Inspektorat Daerah

14.Auditor Kepegawaian Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ilmu Hukum
b. Unit Kerja Penempatan : Inspektorat Daerah

15.Mediator Hubungan Industrial Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Manajemen / Administrasi
b. Unit Kerja Penempatan : Satuan Polisi Pamong Praja

16.Medik Veteriner Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : Dokter Hewan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Peternakan

17.Paramedik Veteriner Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Peternakan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Peternakan

18.Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknik Lingkungan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Lingkungan Hidup

19.Pengawas Mutu Pakan Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Peternakan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Peternakan

20.Pengelola Data : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Teknik Informatika/Manajemen Teknik Informatika / Administrasi Perkantoran / Manajemen
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

21.Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Kelautan Sumber Daya Perairan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Kelautan dan Perikanan

22.Pengelola Kesehatan Ternak Besar, Kecil dan Unggas : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Peternakan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Peternakan

23.Pengelola Pengembangan Budidaya dan Pemasaran Perikanan : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Perikanan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Kelautan dan Perikanan.

24.Pengelola Sistem Informasi : 3 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Manajemen Informatika, D-III Teknik Informatika, Manajemen Teknik Informatika / Telekomunikasi, D-III Manajemen Informatika.
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Pemadam kebakaran, Dinas komunikasi Informatika dan Persandian.

25.Pengelola Sistem Informasi Administrasi Kependudukan : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Kesehatan Masyarakat
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

26.Pengelola Situs Web : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Sistem Informasi
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas komunikasi Informatika dan Persandian.

27, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Kesehatan Lingkungan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Lingkungan Hidup.

28.Pengolah Data Sistem Informasi Pelaksanaan Anggaran : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Ekonomi Administrasi Keuangan
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

29.Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Kesehatan Masyarakat
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

30.Penyuluh Masalah Penanganan Sosial : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-IV Kesejahteraan Sosial
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Sosial

31.Penyuluh Pertanian Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Pertanian
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan.

32.Penyusunan Rencana Bahan Teknik Prasarana dan Sarana Budidaya : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Perikanan Manajemen Sumber Daya Perairan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Kelautan dan Perikanan

33.Perancang Peraturan Perundang-Undangan Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ilmu Hukum, S.1 Hukum Perundang-Undangan,
b. Unit Kerja Penempatan : Satuan Polisi Pamong Praja, Sekretariat DPRD.

34.Perencanaan Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ekonomi Pembangunan / Pemerintahan
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

35.Penata Komputer Terampil : 3 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Manajemen Informatika / Komputer, D-III Manajemen Informatika
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil, Dinas Komunikasi Informatika.

36.Tenik Penyehatan Lingkungan : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Kesehatan Lingkungan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Lingkungan Hidup.

37.Teknik Jalan dan Jembatan Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknik Sipil
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Sumber: https://bone.go.id/2018/09/10/rincian-penetapan-kebutuhan-pns-di-lingkungan-pemerintah-kabupaten-bone-tahun-2018/

Dibutuhkan 6.688 CPNS di Kabupaten Rokan Hulu

Info CPNS RiauKabupaten Rokan Hulu saat ini mengalami kekurangan tenaga pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 6.688 orang. Jumlah itu diketahui dari hasil analisis jabatan (anjab) yang telah disusun bersama seluruh satuan kerja pemerintah daerah Rokan Hulu.

Dari analisis beban kerja (ABK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, PNS yang diperlukan 13.202 orang, sementara PNS yang ada sekarang sebanyak 6.514 orang.

‘’Secara bertahap lima tahun ke depan, kekurangan formasi CPNS Rohul 6.688 orang itu, bisa terpenuhi keperluan PNS sesuai dengan anjab yang telah disusun Pemkab Rohul. Besarnya jumlah PNS yang diperlukan, karena lima tahun terakhir kita tidak menerima seleksi CPNS, lebih memberdayakan kepada pegawai yang ada sekarang,’’ ungkap Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi, Senin (1/6) di Pasirpengaraian.

Menurutnya, pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu akan menerima seleksi CPNS. Di mana dalam waktu dekat formasi CPNS Rohul itu segera dikirim ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Tentunya, sebelum formasi CPNS Rohul itu dikirim ke BKN, seluruh SKPD Rokan Hulu, pastikan betul formasi yang diperlukan, jangan ada yang tertinggal terutama jabatan dari formasi CPNS yang diperlukan.

‘’Ini kesempatan dan peluang, kita mengajukan formasi CPNS, sehingga ke depan tak ada lagi keluhan SKPD terhadap kekurangan PNS di bidangnya,’’ jelasnya.

Bupati dua periode itu menyebutkan, 6.688 formasi CPNS yang diperlukan Pemkab Rohul, meliputi tenaga guru, kesehatan, tenaga teknis lainnya, seperti tenaga fungsional akutansi, hukum, tenaga komputer.

Ditegaskannya, Pemkab Rohul akan memberikan peluang yang besar kepada putra dan putri Rokan Hulu untuk mengisi jumlah formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Rohul tahun 2015.

Diakuinya, pemkab memperbanyak peluang sarjana hukum, sarjana akuntansi, komputer dan teknis lainnya. ’’Tenaga akuntansi diperlukan, untuk pengelolaan keuangan desa. Tenaga komputer kita perlukan untuk mengoptimalkan penerapan sistim pelayanan berbasis elektronik dan informasi teknologi. Tidak sekadar menginstal, tenaga kompter itu bisa buat perencanaan, aplikasi sesuai dengan keperluan SKPD,’’ sebutnya.

Dia mengimbau kepada putra dan putra Rokan Hulu dari sekarang untuk dapat mempersiapkan diri.(adv/a/mal/rai pos)

Formasi CPNS 2014 DKI Jakarta 133 Orang

Info CPNS DKI Jakarta – Pemerintah membuka lowongan CPNS 2014 untuk instansi pusat dan daerah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta jadi salah satu yang mengajukan formasi. Pemprov DKI Jakarta memperoleh jatah 133 formasi CPNS.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta I Made Karmayoga mengatakan tahun ini Pemprov DKI memperoleh jatah sebanyak 133 formasi CPNS.

Jumlah ini jauh lebih sedikit dari yang dibutuhkan, yakni 3.000-5.000 PNS. Oleh karena itu Pemprov DKI akan kembali mengajukan permohonan penambahan jumlah pegawai kepada KementerianPAN-RB dengan total sebanyak 1.000 formasi.

“Dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), ada sebanyak 133 formasi CPNS yang telah disetujui,” kata Made seperti dikutip dari Antara, Sabtu (16/8/2014).

Made berharap pemerintah pusat dapat mengabulkan permohonan yang diajukan oleh Pemprov DKI terkait rencana penambahan jumlah pegawai tersebut.

“Semoga saja permohonan penambahan pegawai itu disetujui oleh pemerintah pusat. Karena selain pegawai, kita juga masih kekurangan formasi untuk guru, terutama guru pada tingkat Sekolah Dasar (SD),” ungkap Made. [solopos]

Formasi CPNS 2014 Pemkot Malang 79 Orang Diterima

Info CPNS Kota Malang Jawa Timur – Pemkot Malang provinsi Jawa Timur pada penerimaan CPNS 2014 tahun ini mendapat jatah 79 kursi Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) pada 2014 yang diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, Sugiharto mengatakan, jumlah penambahan CPNS yang diajukan Pemkot Malang ke Kemenpan lebih dari 1.000 pegawai. Tetapi untuk tahun ini, Kemenpan hanya menyetujui 79 kursi CPNS untuk Pemkot Malang.

“Kuota CPNS tahun ini (2014) naik jika dibandingkan kuota tahun lalu (2013). Tahun lalu kami hanya mendapat jatah 40 pegawai saja, sekarang naik menjadi 79 pegawai,” kata Sugiharto, Senin (7/7/2014) diberitakan Tribun Surabaya.

“Kami perioritaskan untuk kesehatan dan sisanya untuk guru dan tenaga dari semua jurusan,” tambahnya.

Sugiharto menjelaskan, sejauh ini Kemenpan belum mengumumkan jadwal ujian CPNS 2014. Ia memperkirakan pembukaan pendaftaran CPNS akan dilakukan Agustus 2014. “Jadwal resmi memang belum ada, perkiraan pendaftarannya dilakukan Agustus mendatang,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Asih Tri Rachmi Nuswantari menyatakan, Dinkes Kota Malang masih kekurangan sekitar 63 tenaga administrasi umum untuk membantu pekerjaan di Kantor Dinkes Kota Malang.

Menurutnya, kebutuhan tenaga administrasi di Kantor Dinkes cukup mendesak. Sebab saat ini para kepala seksi di Dinkes tidak mempunyai staf. “Kalau secara keseluruhan Dinkes Kota Malang masih membutuhkan 430 pegawai teknis dan non teknis. Tenaga teknis yang dibutuhkan, yaitu dokter, bidan dan perawat. Tenaga teknis tersebut untuk kebutuhan di RSUD Kota Malang,” katanya.

Formasi CPNS 2014 Pemprov Yogyakarta 142 Orang Disetujui

Info CPNS Yogyakarta – Seiring dibukanya pembukaan formasi CPNS 2014 sebentar lagi, pemerintah propinsi DIY juga merencana jumlah formasi PNS yang dibutuhkan pada tahun ini. Total kekurangan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Daerah DIY mencapai 1074 orang.

Namun demikian, berdasarkan informasi yang dihimpun dari Komisi A DPRD DIY, pusat hanya menyetujui 142 formasi CPNS untuk Pemda DIY. Jumlahtersebut berdasar dari kemampuan anggaran daerah yang sudah dikalkulasi pemerintah pusat.

Jumlah kuota tersebut terungkap dalam rapat antar komisi A DPRD DIY dengan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Agus Supriyanto, Rabu (2/7/2014).

Agus mengungkapkan, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapatkan alokasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 142 formasi. Kemungkinan besar formasi yang dibuka ialah tenaga pendidik, paramedis, dokter dan teknis.

“Tapi yang terbanyak untuk formasi teknis,” katanya.

Rincian tiap formasi itu, imbuhnya, segera diterima pada Juli.

“Kemungkinan setelah Pemilihan Presiden (Pilpres), pusat baru mengirimkannya.” ujarnya

Ketua Komisi A DPRD DIY Ahmad Subangi membenarkan jumlah 142 formasi tambahan PNS di DIY tahun 2014 ini. Menurutnya, masalah yang mendasar pada PNS sebenarnya terkait dengan kompetensi. Karenanya ia berharap agar PNS yang diterima benar- benar sesuai kompetensi yang dibutuhkan.

“Kalau asal buka, malah merugikan keuangan daerah,” ujar Subangi, Kamis(3/7/2014).

Ini Daerah Di Jawa Barat Yang Terima CPNS 2014 (Update)

CPNS Jawa Barat 2014 – Pada penerimaan CPNS 2014 di Provinsi Jawa Barat dipastikan beberapa daerah membuka lowongan CPNS. Berikut ini Daftar pemerintah daerah/ Pemda (Pemerintah kabupaten dan kota) yang membuka lowongan CPNS 2014 di provinsi Jawa Barat (Jabar) sesuai data yang dirilis Kemenpan-RB.

Usulan formasi penerimaan CPNS tahun 2014 telah diterima Kemenpan RB dari instansi daerah di Jawa Barat. Rencanaya tes CPNS akan dilaksanakan sekitar bulan Juli – Agustus usai pilpres 2014 setelah segala sesuatunya selesai dipersiapkan termasuk penyususan formasi ini.

Berdasarkan usulan dari instansi, adapun instansi daerah kabupaten/kota di provinsi Jawa Barat yang di beri jatah kuota untuk membuka lowongan CPNS 2014 adalah seperti pada daftar berikut ini.

Daftar Pemerintah Daerah (Kabupaten/Kota) Yang Membuka Lowongan CPNS 2014 di Provinsi Jawa Barat

PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT
ya
PEMERINTAH KAB. BOGOR
ya
PEMERINTAH KAB. SUKABUMI
tidak
PEMERINTAH KAB. CIANJUR
tidak
PEMERINTAH KAB. BEKASI
ya
PEMERINTAH KAB. KARAWANG
ya
PEMERINTAH KAB. PURWAKARTA
tidak
PEMERINTAH KAB. SUBANG
tidak
PEMERINTAH KAB. BANDUNG
tidak
PEMERINTAH KAB. SUMEDANG
tidak
PEMERINTAH KAB. GARUT
ya
PEMERINTAH KAB. TASIKMALAYA
ya
PEMERINTAH KAB. CIAMIS
ya
PEMERINTAH KAB. CIREBON
tidak
PEMERINTAH KAB. KUNINGAN
tidak
PEMERINTAH KAB. INDRAMAYU
ya
PEMERINTAH KAB. MAJALENGKA
tidak
PEMERINTAH KAB. BANDUNG BARAT
tidak
PEMERINTAH KAB. PANGANDARAN
tidak
PEMERINTAH KOTA BANDUNG
ya
PEMERINTAH KOTA BOGOR
ya
PEMERINTAH KOTA SUKABUMI
tidak
PEMERINTAH KOTA CIREBON
tidak
PEMERINTAH KOTA BEKASI
tidak
PEMERINTAH KOTA DEPOK
ya
PEMERINTAH KOTA CIMAHI
ya
PEMERINTAH KOTA TASIKMALAYA
ya
PEMERINTAH KOTA BANJAR
ya

Semua instansi daerah di provinsi Jawa Barat (Jabar) yang membuka lowongan CPNS 2014 diatas akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dalam ujian CPNS 2014. Pelajari bagaimana soal Tes CAT CPNS untuk daerah-daerah di provinsi Jawa Barat ini dengan mengikuti Program Latihan CAT CPNS 2014.

Syarat Pendidikan CPNS 2014 Lulusan SMA/SMK – S2 Tersedia

Persyaratan CPNS – Pembukaan pendaftaran CPNS 2014 diperkarakan akan diumumkan pada bulan Juli 2014, sedangkan tes CPNS dilaksanakan sekitar bulan Agustus. Meski demikian saat ini sudah ditetapkan jabatan apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi CPNS beserta syarat pendidikan masing-masing jabatan tersebut.

Pada penerimaan CPNS 2014 tahun ini berbagai jurusan dari jenjang pendidikan mulai kualifikasi pendidikan SMA/SMK sederajat hingga S2 akan tersedia. Kemenpan RB sudah menetapkan formasi CPNS 2014 apa saja yang tersedia tahun ini beserta persyaratan lulusan pendidikan yang dibutuhkan untuk masing-masing jabatan.

Jabatan apa saja yang tersedia pada penerimaan CPNS tahun ini dapat anda lihat pada posting sebelumnya: Formasi CPNS 2014 yang tersedia.

Tentang persyaratan pendaftaran CPNS tahun ini untuk semua jabatan tersebut akan dipermudah, selain menyediakan ijazah terakhir sesuai jabatan yang dilamar yang perlu disediakan adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sedangkan persyaran lain seperti SKCK dan Kartu Kuning tidak diperlukan sebagai syarat pendaftaran CPNS, hanya diminta jika sudah dinyatakan lulus tes.

Satu lagi yang berbeda pada penerimaan CPNS tahun 2014 ini adalah pada sistem ujiannya. Mulai tahun 2014 ini tes CPNS akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Kebijakan ini diwajibkan bagi seluruh instansi yang membuka lowongan CPNS 2014 baik untuk pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Inilah Formasi CPNS 2014 Yang Tersedia, Cek Jurusan Kamu

Formasi CPNS 2014 – Jurusan apa saja yang dibuka pada formasi penerimaan CPNS 2014? Apakah jurusan dan pendidikan kamu tersedia tahun ini?

Secara resmi Kemenpan RB sudah merilis formasi yang dibutuhkan pada penerimaan CPNS 2014. Kemenpan RB menetapkan formasi untuk seluruh intansi yang membuka lowongan CPNS 2014, diluar keteapan ini tidak akan diakomodir.

Secara garis besar formasi CPNS 2014 tersebut digolongkan dalam 7 (tujuh) kategori jabatan mulai dari formasi jabatan guru, fungsional umum, fungsional tertentu, peneliti, instruktur, dosen dan dokter.

Semua formasi ini akan disebar ke berbagai instansi sesuai kebutuhan dan verifikasi analisa jabatan. Untuk melihat formasi apa saja yang tersedia dan kualifikasi pendidikan download dokumen nya pada link dibawah ini. Cek apakah jurusan kamu tersedia atau tidak pada penerimaan CPNS tahun ini.