Tes CPNS

Ini Jadwal Ujian CPNS 3 November Honorer K2 dan Umum Sistem LJK

Tes penentu calon pegawai negeri sipil (CPNS) segera tiba pada 3 November 2013. Penyelenggaraan tes kompetensi dasar (TKD) ini diperuntukkan dari jalur umum dan honorer kategori dua (K2). Apakah kalian sudah siap?

Nah, menyambut ini, pada 25 Oktober lalu telah dikirimkan surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar kepada para pejabat Pembina Kepegawaian Pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Isi surat tersebut menegaskan jika Panitia Pelaksana Seleksi Instansi harus menginformasikan ke Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) mengenai waktu penyampaian Lembar Jawaban Komputer (LJK).

“Apabila LJK terpaksa harus menginap, agar disimpan di tempat yang aman dan diawasi selama 24 jam oleh aparat yang berwenang dengan alasan yang dipertanggungjawabkan,” tegas Azwar dalam surat itu, seperti dikutip dari laman Setkab, Selasa (29/10/2013).

Selain itu, tambah dia, jumlah LJK yang dikembalikan/disampaikan setelah pelaksanaan seleksi kepada panselnas, harus mempunyai jumlah yang sama dengan LJK ketika diterima dari percetakan.

“LJK yang rusak atau tidak digunakan dimasukkan dalam amplop yang terpisah dengan LJK peserta yang ikut seleksi,” tukas dia.

Selanjutnya, bagi instansi yang melaksanakan Tes Kompetensi Bidang (TKB) harus menyerahkan hasilnya ke Panselnas paling lambat pada 4 Desember dengan rentang nilai 0-100.

Sekadar informasi, jadwal pelaksanaan tes dengan sistem LJK untuk pelamar umum harus dilaksanakan serentak pada 3 November pukul 08.00-10.00 (WIB), 09.00-11.00 (WITA), dan 10.00-12.00 (WIT).

Sedangkan jadwal tes Honorer K2 adalah 08.00-11.00 (WIB), 09.00-12.00 (WITA), dan 10.00-13.00 (WIT). Sementara Tes Kompetensi Bidang (TKB) untuk tenaga honorer K2, dilaksanakan pada 3 November 2013, pukul 12.30-14.00 (WIB), 13.30-15.00 (WITA), dan 14.30-16.00 (WIT)

Info Tes CPNS 2013 BPN Honorer K2 dan Umum, Waktu, Tempat dan Materi Tes

Berikut ini kutipan informasi pelaksanaan tes CPNS 2013 Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk diketahui pelamar CPNS di BPN baik melalui jalur umum maupun jalur honorer K2. Informasi ini berdasarkan surat resmi yang disampaikan BPN kepada Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional di Seluruh Indonesia terkait informasi pelaksanaan ujian CPNS 2013 dilingkunagan BPN.

Dalam rangka pelaksanaan ujian tertulis seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil dari Tenaga Honorer Kategori II dan Pelamar Umum Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Formasi Tahun 2013, dengan hormat disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Tenaga Honorer Kategori II.
    1. Berdasarkan surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor K.26-30/V/146-1/99 tanggal 2 September 2013 tentang Penyampaian Daftar Nominatif Tenaga Honorer Kategori II Sebagai Peserta Tes CPNS, telah ditetapkan bahwa Tenaga Honorer di lingkungan kerja Saudara yang namanya tersebut dalam daftar terlampir memenuhi syarat untuk mengikuti ujian tertulis dalam rangka seleksi penerimaan CPNS dari Tenaga Honorer Kategori II BPN R.I.
    2. Daftar nama Tenaga Honorer tersebut merupakan gabungan dari Tenaga Honorer Kategori II asli dan Tenaga Honorer Kategori II luncuran, yaitu Tenaga Honorer Kategori I yang dinyatakan Tidak Memenuhi Kriteria (TMK) berdasarkan verifikasi dan validasi serta Quality Assurance (QA) yang dilakukan oleh BKN dan BPKP, sebagaimana dinyatakan dalam surat Kepala BKN Nomor K.26-30/V/145-6/75 tanggal 30 Agustus 2013 perihal Hasil Pemeriksaan Sanggahan Tenaga Honorer Kategori I TMK Hasil QA.
    3. Ujian tertulis bagi Tenaga Honorer tersebut terdiri dari Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB), akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 3 November 2013 bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis bagi Pelamar Umum di masing-masing Provinsi, kecuali :
      • Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bergabung dengan Provinsi Sumatera Selatan;
      • Provinsi Kepulauan Riau bergabung dengan Provinsi Riau;
      • Provinsi Banten bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta.

      dengan jadwal sebagai berikut:

      • Pukul 08.00 s.d. selesai untuk Wilayah Indonesia Bagian Barat
      • Pukul 09.00 s.d. selesai untuk Wilayah Indonesia Bagian Tengah
      • Pukul 10.00 s.d. selesai untuk Wilayah Indonesia Bagian Timur
    4. Kartu Tanda Peserta Ujian bagi Tenaga Honorer tersebut akan disiapkan oleh Biro Organisasi dan Kepegawaian BPN R.I. untuk dibagikan kepada yang bersangkutan. Kartu Tanda Peserta Ujian harus diambil sendiri oleh yang bersangkutan di Kantor Wilayah BPN Provinsi masing-masing sebelum pelaksanaan ujian, dengan menyerahkan pas foto terbaru ukuran 3×4 cm untuk ditempel pada Kartu Tanda Peserta Ujian dimaksud.
    5. Saudara diminta memanggil dan memerintahkan Tenaga Honorer tersebut untuk mengikuti ujian tertulis dimaksud, dengan membawa Kartu Tanda Peserta ujian yang telah ditempel pas foto terbaru ukuran 3×4 cm, pensil 2B asli, penghapus, rautan pensil, dan alas untuk menulis, serta identitas diri (KTP/SIM/Pasport).
    6. Ujian tertulis bagi Tenaga Honorer Kategori II hanya dilaksanakan pada tahun 2013 dan bagi yang lulus TKD dan TKB akan diproses pengangkatan yang bersangkutan menjadi CPNS BPN R.I.
  2. Pelamar Umum.
    1. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi penerimaan CPNS BPN R.I. Formasi Tahun 2013 telah diumumkan melalui website BPN R.I. pada tanggal 17 Oktober 2013.
    2. Pelamar tersebut berhak mengikuti ujian tertulis (TKD) yang akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 3 November 2013 di 30 Provinsi yang telah ditunjuk, dengan jadwal sebagai berikut:
      • Pukul 08.00 s.d. selesai untuk Wilayah Indonesia Bagian Barat
      • Pukul 09.00 s.d. selesai untuk Wilayah Indonesia Bagian Tengah
      • Pukul 10.00 s.d. selesai untuk Wilayah Indonesia Bagian Timur
    3. Kepada yang bersangkutan diwajibkan mencetak Kartu Tanda Peserta Ujian dengan mengunduh dari websiteBPN R.I. ( http://www.bpn.go.id) dan melegalisasinya (tidak boleh diwakilkan) pada masing-masing Kantor Wilayah BPN Provinsi yang ditunjuk sebagai penyelenggara ujian tertulis mulai tanggal 28 Oktober 2013 dengan menunjukkan identitas diri (KTP/SIM/Pasport). Kartu Tanda Peserta Ujian dan identitas diri harus dibawa pada saat mengikuti ujian tertulis.

Sehubungan dengan hal tersebut, bagi Kantor Wilayah BPN Provinsi yang ditunjuk sebagai penyelenggara ujian tertulis, diminta untuk:

  1. Menyiapkan tempat untuk legalisasi Kartu Tanda Peserta Ujian bagi Pelamar Umum mulai tanggal 28 Oktober 2013, dengan membubuhkan Cap Kantor Wilayah BPN di bagian pas foto yang ditempel pada Kartu Tanda Peserta Ujian, setelah mencocokkan identitas diri yang bersangkutan dengan data Pelamar yang telah diumumkan pada website BPN R.I.
  2. Mencetak nomor peserta ujian dari Pelamar Umum dan Tenaga Honorer Kategori II untuk ditempel pada meja/kursi masing-masing peserta ujian. Nomor peserta ujian tersebut akan disiapkan oleh Biro Organisasi dan Kepegawaian BPN R.I. dan akan dikirim melalui email ke alamat email Kantor Wilayah BPN Provinsi masing-masing.
  3. Mengatur jarak tempat duduk peserta ujian (kanan-kiri-depan-belakang diupayakan berjarak 1,25 meter). Tempat duduk peserta ujian bagi Pelamar Umum agar dipisah dengan tempat duduk bagi Tenaga Honorer Kategori II.
  4. Berkoordinasi dengan Petugas dari BPN R.I. yang ditunjuk sebagai Penanggung Jawab/Pengawas dalam pelaksanaan ujian.
  5. Berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah setempat untuk pengamanan dalam pelaksanaan ujian.

Demikian untuk menjadi maklum.


Latihan Praktek Ujian CAT CPNS : Dengan aplikasi simulasi interaktif Belajar jadi senyaman main Game. Informasi lengkap Baca Disini

Orang Curang CPNS, Anda Kaya, Caranya..?

Kaya memang relatif, dan bagi saya Rp. 1 Milyar sudah dianggap kaya. Bagaimana dengan anda? Merasa memiliki Rp. 1 Milyar sudah kaya? Terlepas kita anggap kaya duit Rp.1 M atau tidak yang jelas secara hukum alam tidak ada orang yang menolak jika dikasih duit Rp.1 M. Apalagi yang memberikan duit tersebut seorang Menteri, dengan jalan halal lagi… asik kan..?

Ya, masih terkait dengan penerimaan CPNS, dimana sejumlah pihak menilai, pelaksanaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih rawan penyelewengan dan pelanggaran. Mendengar itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Abubakar ikut geram.

Berawal dari itu juga Menpan RB berani membayar kita Rp.1 M jika bisa buktikan dalam penerimaan CPNS terbukti curang.

“Jadi tidak ada titipan lagi, tahun lalu enggak ada. Coba sebutkan siapa yang bisa menitipkan tahun lalu? Akan saya bayar Rp 1 miliar,” Ujar Menteri.

Azwar menyatakan akan menindak tegas jika terbukti ada PNS di bawahnya ikut bermain dalam pelaksanaan CPNS, terutama mereka yang terkait dengan praktik percaloan.

“Tangkap saja itu, kalau PNS itu sekarang bisa dipecat (langsung), kalau UU PNS baru ada denda penjara,” kata Azwar di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Komunikasi (PTIK), Jakarta Selatan, Senin (2/9) seperti diberitakan merdeka.com

Jadi jika anda mau duit Rp.1 M, mulailah mencari bukti lengkap penerimaan CPNS curang. Jika berhasil maka Orang Curang CPNS, Anda Kaya 😀

Tapi dibalik itu, yang terpenting adalah adanya komitmen pemerintah (khususnya Kemenpan RB) untuk mewujudkan cita-cita reformasi birokrasi salah satunya melalui rekrutment CPNS yang benar-benar murni dan adil. Hal ini tentu perlu kita dukung bersama, tidak hanya bisa berprasangka buruk tanpa bisa berikan bukti.

Dan bagi teman-teman yang berencana ikut tes CPNS 2013 mari bersaing secara sehat, jangan ada lagi usaha mencari jalan pintas. Mengapa..? Walaupun anda menemukan jalan pintas, berhati-hati lah karena banyak orang mengincar “tindakan kotor” tersebut, karena adanya motivasi uang halal Rp.1 M dari pak Menteri 😀

Bagaimana cara mencairkan…?

Silakan lengkapi semua bukti yang bisa menunjukkan bahwa informasi anda benar dan akurat, selanjutnya hubungi Kemenpan RB.

Jika anda kurang yakin dengan informasi ini, kunjungi sumber beritanya:

Dipastikan Tes CPNS 2013 Jalur Umum Bulan September

Sejalan dengan rentang waktu jadwal ujian CPNS 2013 pada posting sebelumnya akhirnya ada pengakuan bahwa tes CPNS 2013 akan dilaksanakan bulan September tahun ini. Sebelumnya dikhawatirkan masalah anggaran akan mengganggu jadwal tes CPNS 2013, ternyata setelah dikonfirmasi anggaran untuk penyelanggaran ujian CPNS tahun 2013 melalui jalur umum sudah tersedia dan siap digunakan. Berbeda dengan anggaran untuk pengadaan CPNS melalui jalur honorer K2 yang saat ini masih di blokir kemenkeu, sehingga ada kemungkinan tes CPNS jalur honorer K2 ini akan diundur.

Kepastian penetapan jadwal CPNS jalur umum ini sesuai pengakuan sekretaris Kemen PAN-RB Tasdik Kinanto mengatakan, anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan tes sudah disiapkan. Pasalnya duit untuk menggelar tes ini tidak masuk dalam anggaran yang diblokir Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Menurut dia, yang diblokir Kemenkeu adalah untuk pelaksanaan tes CPNS baru dari formasi tenaga honorer kategori 2.

“Itupun sebagaian sudah ada yang dicairkan. Dan tidak akan mengganggu jadwal tes CPNS pelamar umum,” ujarnya kemarin dikutip dari JPNN.

saat ini Kemen PAN-RB sedang menggodok formasi CPNS baru dari pelamar umum. Penentuan formasi ini sumbernya dari beberapa hal. Mulai dari usulan instansi pusat maupun daerah, perhitungan kebutuhan riil aparatur baru, hingga hasil analisis beban kerja dan jabatan. Dengan ketentuan ketat itu, diharapkan jumlah formasi CPNS baru sesuai dengan PNS yang akan pensiun (zero growth).

Syarat pengusulan formasi CPNS baru yang lumayan banyak itu, merupakan peninggalan masa moratorium atau penghentian sementara pengangkatan CPNS baru. Program moratorium tersebut sejatinya sudah berakhir per 31 Desember 2012 lalu, tetapi persayaratan-persyaratannya tetap dipakai.

Jadi sudah dapat dipastikan jadwal tes CPNS 2013 jalur umum ini tidak akan berubah lagi. Bagi masyarakat yang ingin ikut tes sudah bisa mempersiapkan diri.