Jadwal Pendaftaran IPDN 2022

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kembali membuka pendaftaran. Pendaftaran dibuka mulai 9 April hingga 30 April 2022.
Registrasi calon praja untuk masuk IPDN dapat dilakukan melalui laman https://dikdin.bkn.go.id. Sebelum registrasi, pendaftar perlu membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan 2022 dulu ya.

IPDN menjadi salah satu lembaga pendidikan yang banyak diminati di Indonesia. Melansir laman resminya, IPDN merupakan lembaga pendidikan tinggi milik pemerintah yang bergerak di bidang kepamongprajaan yang bertujuan menghasilkan kader pemerintahan yang berkompetensi, berkarakter, dan berkepribadian.

Institut Pemerintahan Dalam Negeri ini memiliki program pendidikan D4, sarjana, pascasarjana, dan profesi kepamongprajaan. Di dalamnya terdapat beberapa Fakultas, yakni Fakultas Politik Pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan, Fakultas Perlindungan Masyarakat, program pascasarjana, dan program profesi kepamongprajaan.

Ada banyak prodi yang terdapat di IPDN untuk pertimbangan mendaftar nih, Bunda. Beberapa di antaranya adalah D4 Studi Kebijakan Publik, D4 Politik Indonesia Terapan, D4 Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat, program studi (prodi) Administrasi Pemerintahan Daerah, MSDM-SP (Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik), prodi Keuangan Publik, dan prodi Teknologi Rekayasa Ilmu Pemerintahan.

April, Pendaftaran CPNS 2021 Dibuka?

Kali ini kami sharing informasi terkait pendaftaran CPNS 2021. Informasi ini mengacu pada keterangan lisan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo sebagaimana diberitakan Kompas.com dengan judul “Menpan RB: Pendaftaran CPNS 2021 Dimulai April-Mei (14/12/2020). Urun Furniture punya promo menarik.

“Diperkirakan proses pendaftaran sudah bisa dimulai bulan April sampai dengan Mei 2021,” ujarnya kepada Kompas.com, Sabtu (12/12/2020) lalu. Demikian keterangan pak Menteri.

Karena ini baru perkiraaan tentunya belum bisa dipastikan apakah Pendaftaran CPNS 2021 benar dibuka bulan April. Kita tunggu perkembangan informasi jadwal Pendaftaran CPNS 2021.

Informasi Terbaru Jadwal CPNS 2019 Oktober 2019

Sudah banyak informasi beredar pada beberapa media online yang menyatakan bahwa penerimaan CPNS 2019 dijadwalkan akan diumumkan pada bulan Oktober 2019. Sementara saat ini sudah memasuki bulan Oktober ternyata belum ada jadwal pengumuman CPNS 2019. Lalu kapan sebenarnya penerimaan CPNS 2019 diumumkan? Top Rated Home Stuff menyarankan informasi yang berguna.

Informasi terbaru kami peroleh bersumber dari media online kompas.com dengan berita tanggal 30/09 dengan judul berita “Kapan Seleksi CPNS 2019 Dibuka? Ini Jawaban BKN”

Isi berita tersebut memuat informasi terbaru mengenai perkembangan jadwal pengumuman CPNS 2019 yang disampaikan pihak BKN bahwa Pengumuman resmi CPNS 2019 menunggu pemerintahan baru terbentuk. Sekitar minggu IV Oktober sebagaimana disampaikan Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan melalui pesan WhatsApp kepada Kompas.com, Senin (30/9/2019) siang.

Artinya hingga tulisan ini di publish, merujuk info tersebut belum ada keputusan resmi kapan penerimaan CPNS 2019 akan diumumkan. Dan kembali, mari kita tunggu informasi resmi dengan sabar dari pihak yang resmi.

URL Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2019/09/30/170220165/kapan-seleksi-cpns-2019-dibuka-ini-jawaban-bkn

Update 1 Oktober 2019

Berdasarkan Surat Kemenpan RB No: B/1007/S.SM.01.00/2019 Tanggal 1 Oktober 2019 Hal Jadwal Pelaksanaan Rekrutmen dan Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019 berikut ini rencana jadwal tahapan penerimaan CPNS 2019:

NO.TAHAPANJADWAL
1PengumumanOktober -November 2019
2PendaftaranNovember 2019
3Pengumuman Hasil Seleksi AdmDesember 2019
4Masa SanggahJanuari 2020
5Pengumuman Jadwal SKDJanuari 2020
6Pelaksanaan SKDFebruari 2020
7Pengumuman Hasil SKDMaret 2020
8Pelaksanaan SKBMaret 2020
9Integrasi Nilai SKD & SKBApril 2020
10Penetapan NIP dan Pengangkatan Sebagai CPNSApril 2020

Rincian Formasi CPNS 2019

Lowongan CPNS 2019 ini dibuka untuk 197.111 formasi. Formasi tersebut terdiri dari 37.854 untuk pemerintah pusat dan 159.257 untuk pemerintah daerah. iyfrsf.org telah menerbitkan artikel menarik.

Dalam formasi CPNS kali ini pemerintah akan memprioritaskan untuk tenaga teknis di lapangan. Adapun rinciannya sebagai berikut:

Lowongan untuk guru sebanyak 63.324 formasi.
Lowongan untuk pegawai kesehatan sebanyak 31.756 formasi.
Lowongan untuk pegawai teknis fungsional sebanyak 23.660 formasi.
Lowongan untuk pegawai teknis lainnya sebagai 28.767 formasi.
Lowongan untuk dosen sebanyak 2.194 formasi. Namun, jumlah formasi final untuk dosen ini masih dalam proses pengolahan.

Dalam pembukaan CPNS kali ini, ada enam jalur khusus yang memiliki peluang besar untuk lolos seleksi CPNS 2019.

Jalur khusus itu antara lain untuk lulusan cum laude dan diaspora. Pemerintah sengaja memberikan kuota khusus bagi mereka di luar lowongan reguler. Berikut jalur khusus yang dibuka pada CPNS 2019:

Jalur khusus bagi lulusan cumlaude untuk formasi di pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Jalur khusus bagi diaspora atau anak bangsa yang berkarier di luar negeri untuk formasi di pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Jalur khusus bagi pelamar disabilitas untuk formasi di pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Jalur khusus bagi putra-putri Papua dan Papua Barat untuk formasi di pemerintah pusat.
Jalur khusus bagi pegawai lainnya yang bersifat strategis untuk formasi di pemerintah pusat.
Jalur khusus bagi atlet berprestasi.

Untuk sistem rekrutmennya juga dibagi menjadi empat, yaitu sistem rekrutmen melalui talent scouting, regular, professional, dan inclusion.

Untuk atlet berprestasi sendiri termasuk dalam sistem rekrutmen inclusion. Sedangkan, untuk diaspora masuk dalam sistem rekrutmen professional bersama dengan pegawai setara PNS atau PPPK.

Sumber: detik.com (https://finance.detik.com/cpns/d-4726155/nih-rincian-info-lowongan-cpns-2019-yang-wajib-diketahui)

CPNS 2018 Provinsi Jawa Barat: Formasi, Jadwal & Lokasi Tes

Satu lagi instansi daerah yang akan membuka lowongan CPNS 2018 adalah Provinsi Jawa Barat. CD Rotary memiliki proyek bisnis yang bagus. Dari website BKD Provinsi Jawa Barat berikut ini informasi rencana pengadaan CPNS 2018 Provinsi Jawa Barat:

Berdasarkan Keputusan MENPAN RB Nomor 234 Tahun 2018 tentang Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2018 sebanyak 1.085 formasi dengan rincian :

a. Formasi Khusus Eks tenaga Honorer – K II Tenaga Guru sebanyak  1 (satu) Formasi.

b. Formasi UMUM sebanyak 1.084 formasi terdiri dari :

1) Tenaga Guru sebanyak 925 formasi;

2) Tenaga Kesehatan sebanyak 90 Formasi;

3) Tenaga Teknis sebanyak 69 formasi.

 

Informasi Lain terkait Seleksi CPNS Tahun 2018 Provinsi Jawa Barat :

Lokasi Pelaksanaan Seleksi CPNS 2018 di wilayah Provinsi Jawa Barat akan dilaksanakan di 6 (enam) titik  yaitu:

1. Lokasi kabupaten Bandung di STT Telkom meliputi :

Kab. Bandung – kab. Bandung Barat – Kab. Bekasi – Kab. Purwakarta

2. Lokasi Kota Bandung di Stadion Sport Jabar Arcamanik meliputi :

Provinsi Jawa Barat – Kab. Sumedang – Kab. Karawang – Kota Bandung – kab. Subang – Kota Cimahi – Kab. Sukabumi

3. Kabupaten Cirebon di Hotel Radian meliputi :

Kab. Cirebon – Kota Cirebon – Kab. Indramayu – Kab. Majalengka

4. Kota Tasikmalaya di Gedung Serba Guna PEMDA Kota Tasikmalaya meliputi :

Kota Tasikmalaya – Kabupaten tasikmalaya – Kabupaten garut – Kota Banjar – Kabupaten Pangandaran – Kabupaten Ciamis

5. Kabupaten Bogor di Komplek PEMDA Tegar Beriman meliputi :

Kabupaten Bogor  – kota Bogor – Kota Bekasi – Kota Depok – Kota Sukabumi

 

Formasi Khusus Untuk Instan Daerah :

1) Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Cumlaude

2) Penyandang Disabilitas

3) Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori – II yang memenuhi Persyaratan .

  • Diperuntukan bagi Eks tenaga Honrer K- II yang terdaftar dalam database BKN dan memenuhi persyaratan perundang-undangan sebagai Tenaga Pendidik atau tenaga Kesehatan.
  • Usia Paling tinggi 35 Tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai sekarang.
  • Bagi Tenaga Pendidik minimal berijzah Strata 1 yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer K-II pada tanggal 3 November 2013.
  • Bagi Tenaga Kesehatan minimal berijazah Diploma III yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer K-II pada tanggal 3 November 2013.
  • Memiliki tanda bukti nomor ujian Tenaga Honorer K-II Tahun 2013.
  • Kementrian/Lembaga/Pemerintah Daerah wajib memverivikasi kebenaran dokumen Tenaga pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer K-II sebelum pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
  • Mekanisme/Sistem pendaftaran untuk Eks Tenaga Honorer K-II, dilakukan sebelum pelaksanaan Seleksi kompetensi Dasar (SKD).
  • Pendaftaran dari Tenaga Pendidik  dan tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer K-II yang telah diverivikasi dokumennya wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar.
  • Pendaftar dari Tenaga Pendidik dan tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer K-II tidak diberlakukan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
  • Pengalaman Kerja selama minimal 10 (sepuluh) tahun dan terus menerus menjadi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks tenaga Honorer K-II ditetapkan sebagai pengganti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
  • Formasi Khusus Eks Tenaga Honorer – K-II tenaga guru sebanyak 1 (satu) Formasi dan Kemenpan RB sudah mempunyai nama-nama Eks Tenaga Honorer yang mengikuti Seleksi SKD, Sehingga jika ada Eks Tenaga Honorer selain dari 1 formasi yang datbasenya sudah ada di databese menpan dan BKN mendaftar pada prortal SSCN makan akan secara otomatis sistem menolak pendaftaran tersebut.

Estimasi Jadwal Rencana Penerimaan CPNS 2018 :

  1. Pendaftaran 19 september 2018;
  2. Verivikasi (3 Minggu);
  3. Pengumuman Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tanggal 16 OKtoeber 2018;
  4. Pelaksanaan CAT SKD dan SKB tanggal 20 Oktober 2018;
  5. Pengumuman 30 November 2018.

Pendaftaran peserta selsksi CPNS 2018 dilakukan serentak secara daring/online oleh panitia Seleksi Nasional yang secara teknis dikoordinasikan oleh BKN melalui portal pendaftaran daring/online (sscn.bkn.go.id)

Calon pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) Instansi Pemerintahan dan 1 (satu) formasi jabatan.

Hati – Hati terhadapa segala bentuk Penipuan terkait CPNS 2018!

CPNS 2018 tidak dipungut biaya sepeserpun.

Sumber: http://bkd.jabarprov.go.id/berita/108-rencana-pelaksanaan-seleksi-cpns-di-lingkungan-daerah-provinsi-jawa-barat-tahun-2018

Ini Formasi CPNS 2018 Kabupaten Bone Provinsi Sulsel

Pendaftaran CPNS 2018 secara resmi akan dibuka pada tanggal 19 September 2018. Meski demikian sejumlah daerah sudah merilis rincian formasi CPNS tahun 2018 yang akan diterima sesuai penetapan formasi dari Kemenpan-RB. Salah satu informasi rincian formasi CPNS 2018 yang sudah di publis adalah Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. IJARIIT menawarkan penawaran.

Pemerintah Kabupaten Bone untuk tahun anggaran 2018 telah menetapkan kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejumlah 272 orang (dua ratus tujuh puluh dua).

Hal tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 452 Tahun 2018 Tanggal 30 Agustus 2018 Tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2018.

Dari website https://bone.go.id/ berikut rincian formasi penerimaan CPNS 2018 yang akan diterima Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan, berikut Lampiran Keputusan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 452 Tahun 2018 Tanggal 30 Agustus 2018 Tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2018.

A. FORMASI KHUSUS EKS TENAGA HONOR K2

1. Tenaga Guru : 170 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : Paling rendah S.1 sebelum November 2013
b. Unit Kerja Penempatan : Sekolah negeri di Lingkungan Dinas Pendidikan

2. Tenaga Kesehatan : 0 (nol)
a. Kualifikasi Pendidikan : Paling rendah D-III di bidang kesehatan sebelum November 2013.
b. Unit Kerja Penempatan : Puskesmas di Lingkungan Dinas Kesehatan

B. FORMASI UMUM : 50 orang

TENAGA KESEHATAN

1. Dokter Umum Ahli Pertama : 5 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : Dokter Umum
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Lamurukung, UPTD Puskesmas Tellu Siattinge, UPTD Puskesmas Tana Batue, UPTD Puskesmas Kajuara, UPTD Puskesmas Lonrong.

2. Dokter Gigi Ahli Pertama : 4 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : Dokter Gigi
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Awaru, UPTD Puskesmas Bakunge, UPTD Puskesmas Tunreng Tellue, UPTD Puskesmas Lamuru.

3. Perawat Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Keperawatan + Ners
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Ajangale, UPTD RSUD Pancaitana.

4. Perawat Terampil : 14 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Keperawatan
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Bakunge, UPTD Puskesmas UPTD Puskesmas, UPTD Puskesmas Taretta, UPTD Puskesmas Dua Boccoe, UPTD Puskesmas Tunreng Tellu, UPTD Puskesmas Tana Batue, UPTD Puskesmas Kajuara, UPTD Puskesmas Ulaweng, UPTD Puskesmas Gaya Baru, UPTD Puskesmas Lamuru, UPTD Puskesmas Cenrana, UPTD Puskesmas Lonrong , UPTD RSUD Datu Pancaitana, UPTD Puskesmas Ajangale.

5. Bidan Terampil : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Kebidanan
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Awaru, UPTD Puskesmas Datu Pancaitana.

6. Perawat Gigi Terampil : 5 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Keperawatan Gigi
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Lamuru, UPTD Puskesmas Lamurukung, UPTD Puskesmas Lamuru Palakka Kahu, UPTD Puskesmas Lamuru, UPTD RSUD Datu Pancaitana.

7. Apoteker Ahli Pertama : 15 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : Apoteker
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Patimpeng, UPTD Puskesmas Lamurukung, UPTD Puskesmas Bakunge, UPTD Puskesmas Tellu Siattinge, UPTD Puskesmas Dua Boccoe, UPTD Puskesmas Tunreng Tellue, UPTD Puskesmas Tana Batue, UPTD Puskesmas Kajuara, UPTD Puskesmas Ulaweng, UPTD Puskesmas Gaya Baru, UPTD Puskesmas Lamuru, UPTD Puskesmas Cenrana, UPTD Puskesmas Lonrong, RSUD Datu Pancaitana, UPTD Puskesmas Patimpeng.

8. Asisten Apoteker Terampil : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Farmasi
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Lamurukung, UPTD RSUD Datu Pancaitana.

9. Nutrisionis Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Gizi
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD RSUD Datu Pancaitana

TENAGA TEKNIS : 52 orang
1. Pengelola Pengadaan barang dan Jasa Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Manajemen Keuangan
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

2. Analisis Hukum : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Hukum Tata Pemerintahan / Hukum Tata Negara
b. Unit Kerja Penempatan : Sekretariat DPRD

3. Analisis Kebijakan Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ilmu Pemerintahan
b. Unit Kerja Penempatan : Inspektorat Daerah

4. Analisis Kerja sama dan Permodalan : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ilmu Ekonomi Pembangunan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

5. Analisis Keuangan : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Keuangan Akuntansi
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

6. Analisis Laporan Keuangan : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ekonomi Akuntansi
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

7. Analisis Mitigasi Bencana : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ilmu Sosial / Sosiologi
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Pemadam Kebakaran

8. Analisis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknologi Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian / Pengolahan Hasil Pertanian.
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Ketahanan Pangan

9. Analisis Pemanfaatan Ruang : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknik Sipil
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

10.Analisis Pembangunan : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknik Sipil
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

11.Analisis Penatagunaan Tanah dan Kawasan Tertentu : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Pertanian
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

12.Analisis Sistem Informasi 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknik Informatika
b. Unit Kerja Penempatan : UPTD Puskesmas Awaru

13.Auditor Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknik Sipil / Akuntansi
b. Unit Kerja Penempatan : Inspektorat Daerah

14.Auditor Kepegawaian Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ilmu Hukum
b. Unit Kerja Penempatan : Inspektorat Daerah

15.Mediator Hubungan Industrial Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Manajemen / Administrasi
b. Unit Kerja Penempatan : Satuan Polisi Pamong Praja

16.Medik Veteriner Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : Dokter Hewan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Peternakan

17.Paramedik Veteriner Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Peternakan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Peternakan

18.Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknik Lingkungan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Lingkungan Hidup

19.Pengawas Mutu Pakan Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Peternakan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Peternakan

20.Pengelola Data : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Teknik Informatika/Manajemen Teknik Informatika / Administrasi Perkantoran / Manajemen
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

21.Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Kelautan Sumber Daya Perairan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Kelautan dan Perikanan

22.Pengelola Kesehatan Ternak Besar, Kecil dan Unggas : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Peternakan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Peternakan

23.Pengelola Pengembangan Budidaya dan Pemasaran Perikanan : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Perikanan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Kelautan dan Perikanan.

24.Pengelola Sistem Informasi : 3 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Manajemen Informatika, D-III Teknik Informatika, Manajemen Teknik Informatika / Telekomunikasi, D-III Manajemen Informatika.
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Pemadam kebakaran, Dinas komunikasi Informatika dan Persandian.

25.Pengelola Sistem Informasi Administrasi Kependudukan : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Kesehatan Masyarakat
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

26.Pengelola Situs Web : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Sistem Informasi
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas komunikasi Informatika dan Persandian.

27, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Kesehatan Lingkungan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Lingkungan Hidup.

28.Pengolah Data Sistem Informasi Pelaksanaan Anggaran : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Ekonomi Administrasi Keuangan
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

29.Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Kesehatan Masyarakat
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

30.Penyuluh Masalah Penanganan Sosial : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-IV Kesejahteraan Sosial
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Sosial

31.Penyuluh Pertanian Ahli Pertama : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Pertanian
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan.

32.Penyusunan Rencana Bahan Teknik Prasarana dan Sarana Budidaya : 1 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Perikanan Manajemen Sumber Daya Perairan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Kelautan dan Perikanan

33.Perancang Peraturan Perundang-Undangan Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ilmu Hukum, S.1 Hukum Perundang-Undangan,
b. Unit Kerja Penempatan : Satuan Polisi Pamong Praja, Sekretariat DPRD.

34.Perencanaan Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Ekonomi Pembangunan / Pemerintahan
b. Unit Kerja Penempatan : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

35.Penata Komputer Terampil : 3 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : D-III Manajemen Informatika / Komputer, D-III Manajemen Informatika
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil, Dinas Komunikasi Informatika.

36.Tenik Penyehatan Lingkungan : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Kesehatan Lingkungan
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Lingkungan Hidup.

37.Teknik Jalan dan Jembatan Ahli Pertama : 2 orang
a. Kualifikasi Pendidikan : S.1 Teknik Sipil
b. Unit Kerja Penempatan : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Sumber: https://bone.go.id/2018/09/10/rincian-penetapan-kebutuhan-pns-di-lingkungan-pemerintah-kabupaten-bone-tahun-2018/

sscn.bkn.go.id – Portal Pendaftaran CPNS 2018 Terintegrasi

Wacananya penerimaan CPNS akan dibuka tahun 2018 ini. Pendaftaran CPNS 2018 akan tetap dilakukan secara online. Berbeda seperti proses pendaftaran pada penerimaan CPNS sebelumnya dimana langkah pendaftaran CPNS dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama dilakukan di sscn.bkn.go.id dan setelahnya akan dilanjutkan ke website pendaftaran CPNS instansi pilihan.

Untuk pendaftaran CPNS mulai tahun 2018, rencananya langkah tersebut dipangkas cukup pada satu portal sistem seleksi CPNS nasional yang terintegrasi dan satu-satunya yang dikelola panselnas yaitu pada portal https://sscn.bkn.go.id.

Berbeda dengan proses seleksi sebelumnya, mulai tahun ini seluruh pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang(SKB) hanya akan dilakukan melalui seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT BKN) yang akan diselenggarakan BKN selaku Pelaksana Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Dengan perubahan mekanisme ini seluruh proses seleksi CPNS dipastikan sesuai ekspektasi publik. Selain perubahan dari proses seleksi, pendaftaran CPNS akan dilakukan terintegrasi melalui portal nasional via http://sscn.bkn.go.id dan tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh instansi. Dengan perubahan mekanisme ini, alur pendaftaran CPNS akan lebih singkat sehingga memudahkan pelamar dalam pendaftaran satu pintu”

Demikian Siaran Pers BKN Nomor: 014/RILIS/BKN/VII/2018 seperti dimuat di bkn.go.id

Bagaimana langkah pendaftaran CPNS di sscn.bkn.go pastinya akan diumumkan secara jelas oleh panselnas setelah pendaftaran CPNS dibuka. Jadi mari kita tunggu tanggal mainnya dan sesekali intip alamat https://sscn.bkn.go.id/ untuk melihat ketersediaan informasi terbaru.

Saat kami coba akses alamat tersebut (20/07/18), informasi yang tampil masih dengan pesan berikut:

Portal SSCN saat ini belum dapat diakses sampai pengumuman resmi dari Pemerintah terkait penerimaan CPNS 2018. Info lebih lanjut dapat dilihat di Portal BKN yaitu www.bkn.go.id

Kapan Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka? Ini Jawabnya..

Kapan pendaftaran CPNS 2018 dibuka? Pertanyaan ini mungkin paling banyak yang ditanyakan calon pelamar CPNS saat ini. Hal ini melihat fenomena banyaknya pemberitaan di media massa dan media sosial yang mengindikasikan bahwa pendaftaran CPNS akan segera dibuka. Ada yang menyebutkan akan dibuka Juli, Agustus dan ada yang menyebut usai Pilkada. Jadi kapan sebenarnya pendaftaran CPNS akan dibuka?

Jika pembaca menanyakan kepada admin blog ini maka jawabannya adalah tidak tahu. Hehehe

Tapi fakta sebenarnya memang demikian, tidak ada kepastian jadwal pembukaan CPNS sebelum secara resmi diumumkan pemerintah. Bahkan pemerintah pun dalam hal ini BKN dan Kemenpan RB “membenci” atas pemeberitaan yang masih sebatas isu atau bisa dibilang hoax terkait jadwal penerimaan CPNS.

Yang jelas, kapan pun dibuka pastinya masyarakat umum akan tau dengan sendirinya, karena berita ini biasanya akan ramai dibicarakan.

Yang terbaik sebelum pembukaan ini menurut kami adalah persiapkan diri sebelum pembukaan tes CPNS. Untuk apa menanyakan kapan pendaftaran CPNS dibuka jika kita sendiri belum siap? Jika seandainya dibuka minggu depan, sudah sejauh mana kesiapan kita? Jadi daripada menanyakan Jadwal CPNS yang ujung-ujung nya informasi yang di dapat simpang siur, akan lebih bijak jika kita menanyakan bagaimana kesiapan saya jika ikut tes CPNS tahun ini?

Dan jangan khawatir terkait jadwal, jika ingin pertama sekali tau jawaban untuk pertanyaan kapan pendaftaran CPNS 2018 dibuka, pantau terus saluran resmi hanya di BKN.GO.ID atau MENPAN.GO.ID 🙂

UPDATE:

Dari siaran pers BKN, pendaftaran CPNS 2018 akan dibuka tanggal 19 September 2018 di sscn.bkn.go.id

Gambaran Syarat Pendaftaran CPNS Untuk Guru, Bidan, Perawat dan Formasi Lain

Syarat Pendaftaran CPNS – Dalam setiap penerimaan CPNS sebanarnya tidak ada diskriminasi dalam penentuan persyaratan pendaftaran CPNS. Tidak ada perbedaan syarat Pendaftaran CPNS baik untuk formasi CPNS Guru, formasi CPNS Bidan, formasi CPNS Perawat dan formasi lainnya baik Fungsional maupun struktural. Secara umum yang membedakan hanya pada ijzah yang diminta dimana disesuaikan dengan formasi yang dibutuhkan.

Judul diatas sengaja kami buat seolah-olah spesifik hanya untuk menanggapi banyaknya pertanyaan teman-teman pada blog ini tentang syarat pendaftaran CPNS khususnya untuk formasi Guru, Bidan dan Perawat.

Persyaratan pendaftaran CPNS nantinya akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman pendaftaran CPNS termasuk didalamnya formasi yang dibutuhkan. Saat ini pengumuman penerimaan CPNS tahun 2018 secara resmi belum diumumkan. Namun banyak teman-teman yang sudah tidak sabar menanyakan apa saja syarat pendaftaran CPNS tahun 2018. Khususnya untuk syarat pendaftaran CPNS guru, bidan dan perawat ini yang paling banyak ditanyakan pada blog ini.

Persyaratan CPNS untuk formasi guru, bidan dan perawat ini sebenarnya sama dengan syarat pendaftaran CPNS formasi lain dan akan berada dalam satu pengumuman secara kolektif.

Dasar penentuan syarat pendaftaran CPNS ini mengacu pada Keputusan kepala badan kepegawaian negara Nomor 11 tahun 2002 Tentang Ketentuan pelaksanaan Peraturan pemerintah nomor 98 tahun 2000 Tentang pengadaan pegawai negeri sipil Sebagaimana telah diubah dengan peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2002 (Silahkan cari mungkin sudah ada ketentuan baru).

Persyaratan berkas CPNS yang ditetapkan tidak akan berbeda jauh dari tahun-ketahun sebelum peraturan tersebut diubah. Hal ini juga bisa dilihat seperti syarat yang diminta saat pendaftaran CPNS tahun 2014 yang lalu. Jika anda sudah tidak sabar menunggu pengumuman resmi pendaftaran CPNS meski saat ini belum dibuka berikut ini adalah gambaran umum persyaratan pendaftaran CPNS tahun untuk formasi guru, bidan dan perawat dan sebenarnya juga berlaku bagi formasi lainnya.

A. PERSYARATAN UMUM PENDAFTARAN CPNS

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. Memiliki Integritas yang tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  4. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai
  5. kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;
  6. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat
  7. sebagai Pegawai Negeri Sipil atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
  8. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil;
  9. Mempunyai kualifikasi pendidikan, kecakapan, keahlian dan keterampilan yang diperlukan;
  10. Berkelakuan baik;
  11. Sehat jasmani dan rohani; dan
  12. Syarat lain yang ditentukan dalam persyaratan jabatan.

B. PERSYARATAN KHUSUS PENDAFTARAN CPNS

  1. Berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) tahun dan setinggi-tingginya 35 (tiga puluh lima) tahun per-1 Desember 2014 (Untuk penerimaan CPNS 2014), ditunjukkan dengan Fotocopy Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku dan sesuai dengan yang tertera pada Ijazah;
  2. Bagi yang usianya lebih dari 35 (Tiga puluh lima) tahun sampai dengan 40 (empat puluh) dapat mengikuti pendaftaran dengan syarat memiliki masa kerja pada instansi pemerintah atau lembaga swasta yang berbadan hukum yang menunjang kepentingan nasional dan masih bekerja terus-menerus sampai dengan dibukanya pendaftaran CPNS, yang dibuktikan dengan melampirkan fotocopy sah surat keputusan bukti pengangkatan pertama dan terakhir; (persyaratan khusus yang digeneralisasi dari syarat pendaftaran CPNS 2012).
  3. Persyaratan administrasi pelamar yakni:
    1. Fotokopi ijazah beserta transkrip nilai
    2. Pasfoto terbaru berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak empat lembar
    3. Fotokopi KTP,
    4. Surat keterangan berbadan sehat dari dokter pemerintah terbaru (asli)
    5. Kartu tanda pencari kerja dari Dinas Tenaga Kerja.

Nantinya pendaftaran CPNS guru, bidan dan perawat serta formasi lain harus dilakukan secara online. Setiap pelamar harus melakukan pendaftaran secara secara online pada situs yang dibuat khusus oleh panitia penerimaan CPNS. Alamat website pendaftaran CPNS ini akan diumumkan saat pengumuman pendaftaran sudah dibuka. Pelamar yang telah melakukan pendaftaran secara online akan mendapatkan nomor pendaftaran.

Setelah melakukan pendaftaran online, peserta wajib mengirimkan berkas pendukung dengan gambaran sebagai berikut :

  1. Surat Lamaran dibuat dengan tulisan tangan sendiri memakai tinta hitam ditujukan Kepada sesuai instruksi pada pengumuman.
  2. Fotocopy KTP yang dilegalisir pejabat berwenang;
  3. Foto Copy Ijazah dan transkrip nilai (masing-masing dilegalisir); Catatan : ijazah yang diakui adalah yang sah dikeluarkan dari Sekolah/Perguruan Tinggi Negeri atau dari Sekolah/Perguruan Tinggi swasta yang terakreditasi atau yang telah mendapat ijin operasional/penyelenggaraan dari DIRJEN DIKTI DEPDIKNAS, serta dilegalisir/disahkan oleh Pejabat yang berwenang;
  4. Surat Keterangan Sehat dari Dokter Pemerintah (asli);
  5. Pas photo terbaru ukuran 4 x 6 cm berwarna sebanyak 3 (tiga) lembar;
  6. Surat Keterangan Pencari Kerja dari Dinas Tenaga Kerja (kartu kuning) asli;
  7. Lamaran dan lampirannya ini kemudian dimasukan dalam amplop kemudian dikirim melalui PO BOX yang ditentukan panitia sesuai batas waktu yang ditentukan.

Selanjutnya akan dilakukan seleksi berkas dan diumumkan nama-nama yang lulus seleksi berkas ini. Bagi yang lulus seleksi berkas akan diberikan nomor ujian tes CPNS dan setelah itu siap mengikuti tes CPNS yang terdiri dari dua tahap yaitu mengerjakan soal tes kompetensi dasar (TKD), kemudian bagi yang lulus TKD berhak mengikuti tahapan tes terakhir yaitu tes kompetensi bidang (TKB). Namun pengalaman tahun-tahun lalu TKB hanya diberlakukan untuk formasi tertentu

Perlu juga diketahui sistem penerimaan CPNS merupakan sistem rekrutment yang baru yang mengutamakan transparansi dan kejujuran dalam proses seleksi. Sehingga yang bisa lulus CPNS tahun adalah orang-orang yang benar-benar bisa menyeselaikan soal-soal CPNS dengan nilai tertinggi.

Informasi Awal Penerimaan CPNS 2018

Setelah sukses membuka lowongan penerimaan CPNS 2017 sepertinya pemerintah kembali akan membuka penerimaan CPNS 2018. Jika pada penerimaan CPNS tahun 2017 instansi yang diberi lowongan hanya untuk pemerintah pusat dan satu pemerintah provinsi, tahun 2018 kabarnya akan dibuka penerimaan CPNS untuk pemerintah daerah.

Informasi Resmi Penerimaan CPNS 2018

Namun ada tidaknya penerimaan CPNS 2018 secara resmi akan diumumkan Kementerian PAN-RB dan BKN selaku pihak yang berwenang untuk rekrutment penerimaan CPNS. Masyarakat disarankan selalu memantau website resmi Kemenpan-RB atau BKN untuk perkembang informasi penerimaan CPNS 2018.

Informasi Awal CPNS 2018 Di Media Online

Sebagai informasi awal, berikut ini informasi terkait penerimaan CPNS 2018 yang dikutip langsung dari media online Liputan6.com yang telah merangkum beberapa fakta menarik seputar CPNS 2018, berikut uraiannya:

1. Berapa Jumlah Lowongan CPNS 2018 yang Dibuka?

Setiawan mengatakan, Kementerian PANRB telah mengusulkan jumlah pembukaan CPNS 2018 ke Kementerian Keuangan.

“Yang jelas pada 2018 itu yang akan pensiun itu sebanyak 250 ribu orang, di mana 38 ribu itu di pemerintah pusat dan sisanya di daerah. Posisi terakhir baru itu yang kami sampaikan ke Kementerian Keuangan untuk 2018,” ujar Setiawan.

Pemerintah tetap melakukan seleksi CPNS 2018 dengan sistem zero growth, mengingat moratorium sampai saat ini belum dicabut oleh Menteri PANRB. Artinya, tambahan CPNS tidak akan melebihi jumlah PNS yang pensiun.

2. Kapan Penerimaan CPNS 2018 Dibuka?

Masih ada tahapan yang harus dilalui Kementerian PABRB sebelum mengumumkan pendaftaran CPNS 2018.

Pertama, proses usulan dari masing-masing instansi yang akan mengajukan perekrutan CPNS. Pengajuan ini kini sudah bisa dilakukan melalui sistem e-formasi. Dari usulan ini, nantinya akan diverifikasi Kementerian PANRB.

“Jadi nanti mulai dari usulan hingga validasi ini akan dilakukan pada Februari-Maret 2018. Baru kalau selesai nanti kita akan koordinasi untuk kapan pendaftaran akan dilakukan,” kata Setiawan.

3. Berapa Jumlah Kementerian dan Lembaga?

Kementerian PANRB menyatakan sebanyak 34 pemerintah provinsi dan sekitar 500 pemerintah kabupaten dan kota mengajukan penambahan ASN atau lebih dikenal dengan PNS.

“Hingga saat ini lebih kurang 500 kabupaten dan kota mengajukan untuk kebutuhan ASN, serta 34 provinsi dan termasuk kementerian, lembaga yang ikut mengajukan kebutuhan ASN,” kata Menteri PANRB Asman Abnur.

Akan tetapi, alokasi jumlah CPNS tersebut juga akan bergantung pada kemampuan keuangan negara. Sebab itu, saat ini Kementerian PANBR tengah berkoordinasi dengan Kemenkeu terkait hal ini.

“Namun, keputusannya nanti sangat tergantung pada kemampuan keuangan. Jadi nanti dengan Bu Menkeu akan menghitung dulu kemampuan APBN kita,” tandas dia.

4. Apa Saja Posisi yang Dibutuhkan CPNS 2018?

Posisi seleksi CPNS 2018 yang akan dibuka sesuai dengan rencana strategis masing-masing instansi. Lebih banyak untuk jabatan teknis yang memiliki kemampuan khusus. “Kalau untuk pejabat administrasi sekarang ini sudah cukup,” tambah dia.

Dia mencontohkan, di wilayah Kalimantan. Di wilayah tersebut, rencana strategis pemerintahan adalah memiliki core sebagai wilayah penghasil tambang dan batu bara dan lainnya.

Dengan demikian, jabatan yang akan dibuka pada CPNS 2018 adalah tenaga pemerintahan yang berhubungan dengan berbagai komoditas tersebut.

Sementara secara nasional, berdasarkan data Kementerian PANRB, pegawai pemerintahan masih didominasi posisi atau jabatan yang berorientasi di sektor pertanian dan tenaga administrasi. Sementara pegawai yang sesuai dengan sektor tambang dan geologi tidak lebih dari 1 persen.

Tahapannya, instansi pemerintahan nantinya akan mengusulkan berbagai posisi yang dibutuhkan. Setelah itu, Kementerian PANRB akan memverifikasi untuk disesuaikan dengan rencana strategis di setiap instansi dan wilayah.

“Kita sudah punya peta aparatur sipil negara yang berbasis geografi. Di sana ada data semua di wilayah apa, jumlah PNS berapa, paling banyak bagian apa. Jadi, nanti kita akan pakai data itu untuk verifikasi,” tambah dia.

Sumber: Liputan6.com 25 Desember 2017
URL: http://bisnis.liputan6.com/read/3205801/bkn-lowongan-cpns-2018-tak-ada-jabatan-administratif